<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436</id><updated>2011-04-21T21:07:51.437-07:00</updated><title type='text'>olija</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>64</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-3137008002773566493</id><published>2008-06-07T11:00:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T11:01:10.703-07:00</updated><title type='text'>Bahasa Inggris</title><content type='html'>Posted April 14th, 2008 by Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;Bahasa Inggris&lt;br /&gt;abstraks: &lt;br /&gt;Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perencanaan, penerapan, dan evaluasi yang dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan keefektifan dan efisiensi dalam proses belajar mengajar Bahasa Inggris di kelas XI SMA Negeri 1 Sewon, Bantul pada tahun ajaran 2005/2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa faktor yang turut berperan dalam upaya peningkatan keefektifan pembelajaran Bahasa Inggris di kelas XI SMA Negeri 1 Sewon, Bantul. Faktor-faktor tersebut adalah: guru, siswa, materi yang diajarkan, teknik penyampaian materi, waktu, dan fasilitas yang tersedia. Sedangkan efisiensi berhubungan dengan semua faktor yang ada selama proses belajar mengajar. Selain berhubungan dengan faktor-faktor yang terlibat dalam proses belajar mengajar, pembelajaran Bahasa Inggris juga berhubungan dengan empat macam keterampilan bahasa yaitu listening, speaking, reading, dan writing.&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;A. Latar Belakang Masalah&lt;br /&gt;Berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, salah satu tujuan pembelaaran Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Atas (SMA) adalah mengembangkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris dalam bentuk lisan maupun tertulis. Kemampuan berkomunikasi ini meliputi mendengarkan (listening), berbicara (speaking), membaca (reading), dan menulis (writing). Keempat kompetensi ini diharapkan mampu mempersiapkan dan membekali siswa SMA untuk melanjutkan ke enjang pendidikan yang lebih tinggi atau untuk memasuki dunia kerja terutama di sektor yangmembutuhkan keterampilan berbahasa Inggris.&lt;br /&gt;Untuk mencapai tujuan pembelajaran Bahasa Inggris seperti yang tercantum dalam kurikulum, semua komponen yang terlibat dalam proses belaar mengajar di sekolah harus turut memberikan dukungan. Dengan memperhatikan bahwa setiap kelas mempunyai karakteristik yang berbeda-beda, komponen-komponen yang terkait tersebut harus berupaya meningkatkan keefektifan dan efisiensi proses belajar mengajar di kelas sesuai dengan karakteristik masing-masing kelas.&lt;br /&gt;Secara umum, tidak semua sekolah dapat dengan mudah mencapai tujuan pembelajaran Bahasa Inggris sesuai dengan yang tercantum dalam kurikulum. Masing-masing sekolah menemui kendala yang berbeda-beda dalam mencapai tujuan tersebut. Dengan memperhatikan kesulitan-kesulitan yang dihadapi dan solusi yang diperlukan untuk mengatasinya, maka peneliti berpikir bahwa perlu ada upaya untuk meningkatkan keefektifan dan efisiensi dalam pembelajaran Bahasa Inggris di setiap sekolah. berdasarkan kenyataan tersebut, maka upaya-upaya ini pun bisa diterapkan di SMA Negeri 1 Sewon, Bantul.&lt;br /&gt;Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keefektifan dan efisiensi dalam pembelajaran Bahasa Inggris di kelas XI SMA Negeri 1 Sewon, Bantul dengan menggunakan langkah-langkah penelitian tindakan (action research). Untuk langkah pertama, peneliti akan terlebih dahulu mengidentifikasi masalah-masalah yang mengganggu proses pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah ini.&lt;br /&gt;B. Identifikasi Masalah&lt;br /&gt;Ada beberapa faktor yang turut berperan dalam upaya peningkatan keefektifan pembelajaran Bahasa Inggris di kelas XI SMA Negeri 1 Sewon, Bantul. Faktor-faktor tersebut adalah: guru, siswa, materi yang diajarkan, teknik penyampaian materi, waktu, dan fasilitas yang tersedia. Sedangkan efisiensi berhubungan dengan semua faktor yang ada selama proses belajar mengajar. Selain berhubungan dengan faktor-faktor yang terlibat dalam proses belajar mengajar, pembelajaran Bahasa Inggris juga berhubungan dengan empat macam keterampilan bahasa yaitu listening, speaking, reading, dan writing.&lt;br /&gt;Untuk meningkatkan keefektifan dan efisiensi pembelajaran Bahasa Inggris, faktor-faktor di atas (guru, siswa, materi yang diajarka, teknik penyampaian materi, waktu, dan fasilitas yang tersedia) berhubungan dengan keempat keterampilan bahasa tersebut. Dari sudut pandang guru, keefektifan proses belajar mengajar dipengaruhi oleh penguasaan guru tentang grammar, kosakata, dan konteks wacana. Selain itu juga berhubungan dengan materi yang akan diajarkan. Pembelajaran yang efektif juga dipengaruhi oleh teknik mengajar guru. Biasanya, siswa akan merasa bosan jika harus mengerjakan kegiatan yang sama terus-menerus. Perasaan seperti ini akan menguarangi konsentrasi siswa sehingga mereka tidak akan menangkap materi dengan baik.&lt;br /&gt;Effective reading tampaknya akan berpengaruh pada effective writing. Sebagai keterampilan reseptif, reading memberikan stimulus pada writing (keterampilan produktif). Keefektifan pembelajaran reading dan writing dari sudut pandang guru kemungkinan akan memberikan hasil yang optimal jika guru menggunakan potensinya secara efisien. Efisiensi pembelajaran reading juga dipengaruhi oleh penggunaan fasilitas yang tersedia. Penggunaan fasilitas yang tersedia secara optimal akan membantu siswa dalam memahami materi yang diajarkan dan memberikan pengetahuan serta gagasan untuk dikembangkan dalam writing. Biasanya siswa akan menemukan gagasan ketika mereka menghubungkan pembelajaran bahasa dengan kondisi di sekelilingnya.&lt;br /&gt;Keterampilan bahasa yang lain yaitu listening dan speaking. Dari sudut pandang guru, effectif listening berkaitan dengan penguasaan guru terhadap grammar, kosakata, dan pronunciation. Mereka yang menguasai ketiga faktor tersebut akan dapat memahami pembicaraan orang lain dengan mudah. Guru adalah sumber pengetahuan di kelas, oleh karena itu kompetensi yang dimilikinya uga akan berpengaruh terhadap keberhasilan proses belajar mengajar.&lt;br /&gt;Pembelajaran listening yang efektif akan berpengaruh positif terhadap speaking karena keberhasilan dalam listening membuat pembelajarn speaking lebih mudah. Keefektifan ini juga tergantung pada informasi yang disampaikan guru terhadap siswa. Praktik berbahasa Inggris di dalam kelas akan membentu siswa mengekspresikan gagasannya dalam bahasa Inggris. Pembelajaran listening dan speaking akan lebih efisien jika guru memberikan masalah-masalah untuk didiskusikan. Dalam diskusi ini, beberapa siswa mempraktikkan listening dan yang lainnya mempraktikkan speaking. Jadi, pembelajaran listening dan speaking ini bisa dilakukan secara terpadu.&lt;br /&gt;Keefektifan dan efisiensi dalam proses belajar mengajar Bahasa Inggris tidak hanya dilihat dari sudut pandang guru saja, karena proses belajar mengajar juga berhubungan dengan faktor-faktor yang lain. Jika dilihat dari sudut pandang siswa, pembelajaran reading tergantung pada kebutuhan siswa untuk membaca. Kebutuhan itu bisa saja dilakukan untuk melakukan kegiatan tertentu, seperti menjawab pertanyaan dulu kemudian baru membeca materi. Jadi, mereka bisa menemukan apa yang mereka butuhkan dengan mudah.&lt;br /&gt;Jika dilihat dari sudut pandang siswa, keefektifan dalam pembelajaran listening bergantung pada konsentrasi mereka selama proses belajar mengajar, penguasaan kosakata, dan pronunciation. Seperti pada reading, agar pembelajaran listening lebih efektif maka siswa harus terlebih dahulu mengetahui kebutuhannya, sehingga mereka tahu apa yang harus mereka dengarkan.&lt;br /&gt;Keefektifan dalam pembelajaran speaking berhubungan dengan keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar. Siswa yang aktif akan memperoleh lebih banyak kesempatan untuk mengungkapkan gagasannya sehingga akan lebih lancar berbicara dalam bahasa Inggris. Selain dipengaruhi oleh peran siswa di dalam kelas, proses belajar mengajar juga dipengaruhi oleh penggunaan fasilitas yang tersedia. Penggunaan fasilitas pembelajaran secara optimal akan sangat membantu proses belajar mengajar Bahasa Inggris.&lt;br /&gt;Jika dilihat dari sudut pandang materi yang diajarkan, keefektifan pembelajaran reading berhubungan dengan tingkat kesulitan materi. Materi yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari akan lebih efektif karena sudah akrab dengan siswa, sehingga mereka akan lebih mudah memahami materi tersebut.&lt;br /&gt;Dalam pembelajaran writing, keefektifan berhubungan dengan fase-fase dalam menggunakan materi yang diperoleh. Misalnya, proses belajar mengajar dimulai dari pembelajaran kata dalam kalimat, menyusun kalimat menjadi paragraf yang baik, dan menyusun paragraf menjadi teks. Pemberian materi secara tepat akan memberikan hasil yang optimal. Selain itu, faktor lain yang turut berpengaruh adalah penggunaan waktu dan tenaga secara efisien. Efisiensi dalam penggunaan waktu dan tenaga akan membantu siswa dalam menghasilkan pekerjaan yang lebih baik dalam writing.&lt;br /&gt;Berhubungan dengan materi yang diajarkan, keefektifan pembelajaran listening dipengaruhi oleh keautentikan materi tersebut. Siswa akan lebih mudah memahami materi yang berhubungan dengan masalah-masalah yang sering mereka dengar, misalnya berita dari televisi atau radio, prakiraan cuaca, instruksi, pengumuman, lagu, dan sebagainya. Selain dipengaruhi oleh pembicara yang mereka dengarkan, apakah pembicara itu penutur asli atau bukan, efisiensi dapat dicapai melalui penggunaan fasilitas seperti laboratorium bahasa dan tape recorder.&lt;br /&gt;Keautentikan materi juga berpengaruh pada keefeektifan pembelajaran speaking. Siswa akan lebih mudah mengekspresikan masalah-masalah yangsering mereka hadapi dalam kehidupannya. Dalam mengungkapkan masalah-masalah itu, siswa akan melibatkan pikiran dan perasannya sehingga komunikasi yang dilakukan akan tampak natural. Efisiensi dalam speaking berhubungan dengan level siswa. Siswa dibagi dalam tiga level, yaitu beginner (pemula), intermediate, dan advanced. Bagi pemula, akan lebih efektif dan efisien jika diberikan materi yang sederhana dulu kemudian baru materi yang lebih kompleks.&lt;br /&gt;Berhubungan dengan teknik yang dipakai dalam proses belajar mengajar, pembelajaran reading berhubungan dengan mikro skills: scanning, skimming, explicit dan implicit reading, menarik kesimpulan dari konteks, dan membaca untuk hiburan. Keefektifan berhubungan dengan mikro skills yang terlibat. Penggunaan teknik yang bervariasi dalam pembelajaran akan mengurangi kebosanan siswa. Selain itu, efisiensi juga berhubungan dengan karakteristik kelas. Misalnya untuk kelas yang pasif, explicit reading dan membaca untuk hiburan akan lebih sesuai.&lt;br /&gt;Pembelajaran listening dapat dilakukan dengan berbagai teknik, misalnya mendengarkan tape recorder, menjawab pertanyaan berdasarkan teks, menulis ulang lagu, mendengarkan radio dan televisi, dan sebagainya. Keefektifan berhubungan dengan pemilihan teknik yang tepat untuk kelas tertentu. Sedangkan efisiensi berhubungan dengan penggunaan fasilitas yang tersedia.&lt;br /&gt;Keefektifan dalam pembelajaran speaking berkaitan dengan kegiatan siswa selama proses belajar mengajar, apakah mereka aktif atau tidak. Salah satu upaya untuk mendorong siswa menjadi aktif adalah dengan menggunakan information gap. Caranya dengan membagi kelas menjadi dua kelompok. Kelompok A mendapatkan informasi yang tidak diketahui oleh kelompok B, dan sebaliknya. Dengan cara ini akan terjadi komunikasi antara kelompok A dan B secara alami. Untuk memperoleh hasil yang optimal, proses ini harus efisien. Dalam hal ini efisiensi berhubungan dengan topik, apakah topik itu menarik atau tidak.&lt;br /&gt;Berhubungan dengan waktu dan tempat yang tepat untuk proses belajar mengajar, tidak ada perbedaan antara reading, listening, speaking, dan writing. Keefektifan dan efisiensi tergantung pada tingkat kesulitan materi. Misalnya, reading dan writing membutuhkan banyak konsentrasi, oleh karena itu akan lebih efektif jika dilakukan pada pagi hari. Sedangkan untuk pembelajaran listening dan speaking dapat dilakukan pada siang hari.&lt;br /&gt;Keefektifan dan efisiensi berhubungan dengan tempat yang sesuai untuk proses belajar mengajar listening, speaking, reading, dan writing berkaitan dengan ketersediaan media di dalam kelas. Misalnya, pembelajaran reading, speaking, dan writing dapat dilakukan di dalam kelas. Tetapi, pembelajaran listening akan lebih efektif dan efisien jika dilakukan di laboratorium bahasa, karena disana tersedia peralatan yang diperlukan untuk pembelajaran seperti tape recorder, kaset, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Penelitian ini dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan keefektifan dan efisiensi dalam proses belajar mengajar Bahasa Inggris pada kelas XI SMA Negeri 1 Sewon, Bantul pada tahun ajaran 2005/2006. &lt;br /&gt;C. Pembatasan Masalah&lt;br /&gt;Masalah-masalah dalam penelitian ininterfokus pada pengenalan dan penerapan tindakan-tindakan yang dapat dilakukan oleh semua komponen yang terlibat dalam proses pembelajaran untuk turut berperan dalam upaya untuk meningkatkan keefektifan dan efisiensi dalam proses belajar mengajar Bahasa Inggris di kelas XI SMA Negeri 1 Sewon, Bantul pada tahun ajaran 2005/2006.&lt;br /&gt;D. Rumusan Masalah&lt;br /&gt;Seperti apakah perencanaan, penerapan, dan evaluasi yang dilakukan untuk meningkatkan keefektifan dan efisiensi dalam proses belajar mengajar Bahasa Inggris di kelas XI SMA Negeri 1 Sewon, Bantul pada tahun ajaran 2005/2006?&lt;br /&gt;E. Tujuan Penelitian&lt;br /&gt;Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perencanaan, penerapan, dan evaluasi yang dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan keefektifan dan efisiensi dalam proses belajar mengajar Bahasa Inggris di kelas XI SMA Negeri 1 Sewon, Bantul pada tahun ajaran 2005/2006.&lt;br /&gt;F. Manfaat Penelitian&lt;br /&gt;1. Bgi guru Bahasa Inggris di kelas XI SMA Negeri 1 Sewon, Bantul, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan untuk mengembangkan aktifitas yang efektif dan efisien dalam pembelajaran Bahasa Inggris,&lt;br /&gt;2. Bagi guru-guru yang lain, baik dari sekolah ini maupun dari sekolah lain, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai contoh untuk mengembangkan aktifitas yang efektif dan efisien dalam pembelajaran di kelas.&lt;br /&gt;3. Bagi Kepala SMA Negeri 1 Sewon, hasil penelitian ini dapat dijadikan sumber informasi untuk menyusun atau merencanakan proses belajar mengajar secara terpadu yang efektif dan efisien.&lt;br /&gt;4. Bagi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sewon, penelitian ini dapat digunakan sebagai sarana untuk mengungkapkan gagasan dalam rangka mengembangkan proses belajar mengajar yang efektif dan efisien.&lt;br /&gt;5. Bagi peneliti, penelitian ini dapat memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat, terutama untuk mengembangkan proses belajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-3137008002773566493?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/3137008002773566493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=3137008002773566493' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/3137008002773566493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/3137008002773566493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/bahasa-inggris.html' title='Bahasa Inggris'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-6799956257325356941</id><published>2008-06-07T10:53:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T10:58:51.610-07:00</updated><title type='text'>Kendala-kendala Struktur Kalimat Bahasa Indonesia</title><content type='html'>Kendala-kendala Penguasaan Struktur Kalimat Bahasa Indonesia bagi Mahasiswa Asing pada Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di FPBS UPI Bandung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh&lt;br /&gt; Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;Abstrak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS UPI pada semester genap tahun 2000/2001 ada dua orang asing yang sedang mengikuti kuliah.  Saya merasa tertarik untuk melakukan penelitian terhadap kedua orang mahasiswa tersebut. Penelitian ini difokuskan pada penguasaan struktur kalimat bahasa Indonesia. Setelah dilakukan penelitian, penguasaan struktur kalimat bahasa Indonesia bagi mahasiswa asing itu  masih kurang. Ada berbagai kendala yang menyebabkan mahasiswa asing itu kurang menguasai struktur kalimat bahasa Indonesia, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1)  Kandungan makna yang terdapat dalam struktur kalimat BI masih  kurang mereka&lt;br /&gt;pahami;&lt;br /&gt;            2)  Pemahaman terhadap konsep struktur kalimat BI masih samar-samar;&lt;br /&gt;3) Satuan-satuan linguistik yang menjadi unsur pembangun kalimat BI belum mereka kuasai;&lt;br /&gt;4) Kerancuan pemahaman terhadap posisi fungsi, kategori dan peran dalam sebuah kalimat; &lt;br /&gt;5) Penggunaan BI masih dipengaruhi kebiasaan penggunaan berbahasa ibunya;&lt;br /&gt;6) Struktur pola kalimat BI berbeda dengan struktur kalimat bahasa ibu mereka;&lt;br /&gt;7) Penguasaan kosakata dan proses pembentukannya belum banyak mereka ketahui&lt;br /&gt;8) Penguasaan membaca buku-buku kebahasaan masih kurang.&lt;br /&gt;Sehubungan dengan itu, berbagai usaha perlu diupayakan untuk menanggulangi proses pembelajaran bahasa Indonesia bagi orang asing itu.&lt;br /&gt;                                                                                                                &lt;br /&gt;1. Pendahuluan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa Indonesia sebagai bahasa asing  telah merambah ke berbagai mancanegara, misalnya di negara Amerika terdapat  sembilan universitas dan di Jerman kurang lebih enam lembaga pendidikan (Soedjiarto, 1988); di Jepang ada dua puluh delapan (Shigeru, 1988 dlm. Dardjowijoyo, 1998:797); di Thailand ada lima buah universitas yang menawarkan bahasa Melayu sebagai bahasa asing ( Nimmanupap, 1998); di Italia (Rivai, 1998); di Australia dan di Selandia Baru, BI tidak hanya diajarkan di tingkat universitas bahkan di tingkat sekolah dasar dan menengah pun sudah diajarkan dan di negara-negara asing lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu di sini. Perlu juga kita ketahui bahwa BI dalam program LOTE ( Language Other than English) merupakan salah satu dari enam bahasa asing yang bisa dipilih sebagai mata kuliah oleh para mahasiswa  (Dardjowijoyo, 1998).&lt;br /&gt;Sehubungan dengan itu, saya merasa tertarik untuk mengadakan penelitian ini yang fokus sasarannya ialah penguasaan struktur BI bagi mahasiswa asing yang sedang mempelajari BI sebagai bahasa asing. Dari hasil penelitian ini akan diketahui, bagaimana proses pembelajarannya, hasil yang dicapai serta kendala-kendala apa sajakah yang dirasakan sulit oleh mahasiswa asing itu tentang penguasaan struktur kalimat BI itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Masalah Penelitian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran bahasa Indonesia ( BI)  bagi  penutur asing masih banyak yang perlu digali dan diteliti agar sasaran  atau tujuan yang diharapkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat tercapai. Hal-hal yang perlu mendapat perhatian itu di antaranya tujuan atau target yang ingin dicapai, cakupan materi atau bahan pembelajaran, pendekatan, metode dan teknik pembelajaran, media dan masih banyak lagi  permasalahan yang perlu dirintis untuk dicarikan jalan pemecahannya. Salah satu cara untuk memecahkan  permasalahan tersebut ialah melalui penelitian dan dari berbagai pokok permasalahan yang telah disebutkan di atas, ada pokok masalah yang menarik perhatian saya, yaitu masalah penguasaan struktur kalimat BI bagi mahasiswa asing.  Untuk memudahkan arah sasaran yang ingin dikaji dalam penguasaan struktur kalimat BI itu, masalah penelitian ini dirumuskan dalam bentuk pertanyaan penelitian berikut ini.   &lt;br /&gt;1) Sejauh manakah penguasaan mahasiswa asing terhadap struktur kalimat BI? &lt;br /&gt;2) Kendala-kendala apa sajakah yang dihadapi mahasiswa asing dalam mempelajari struktur BI  itu?&lt;br /&gt;     Kedua pokok masalah tersebut itulah yang akan dijadikan sasaran atau objek kajian penelitian ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2 Tujuan Penelitian &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sesuai dengan pokok masalah sebagaimana telah dikemukakan di atas, tujuan penelitian ini ialah untuk memerikan&lt;br /&gt;           1)  penguasaan mahasiswa asing tentang struktur kalimat BI; dan &lt;br /&gt;           2) kendala-kendala atau hambatan-hambatan yang dihadapi mahasiswa asing  dalam                              mempelajari struktur kalimat BI.&lt;br /&gt;           Untuk mencapai sasaran atau target tujuan penelitian tersebut sudah tentu diperlukan dasar pemikiran teoritis serta pengembangannya dengan mengunakan metode dan teknik penelitian yang diterapkan di lapangan  sesuai dengan objeknya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.3 Kerangka Dasar Pemikiran &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar pemikiran mengapa mahasiswa asing itu diteliti penguasaan struktur kalimat bahasa Indonesianya. Hal itu berdasarkan bahwa mahasiswa asing yang sedang kuliah di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS UPI telah dapat berbahasa Indonesia. Oleh karena mereka telah dapat berbahasa Indonesia maka perlu ditindaklanjuti melalui penelitian ini sejauh manakah penguasaan struktur kalimat bahasa Indonesianya. Di sini timbul dugaan, yaitu mahasiswa mampu menguasai struktur kalimat BI dengan baik dan benar atau mungkin pula sebaliknya.&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;1.4 Metode dan Teknik Penelitian&lt;br /&gt; Metode yang diterapkan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif karena data yang diungkapkan benar-benar terjadi pada saat penelitian ini dilakukan dan untuk mendeskripsikan prilaku berbahasa Indonesia bagi mahasiswa asing itu sebagai  langkah awal digunakan teknik tes yang kemudian diikuti teknik nontes yang berupa observasi dan  wawancara. Di samping itu, saya selaku peneliti mengadakan temu wicara dengan para dosen yang  memberikan kuliah  kepada mahasiswa asing tersebut. Hal itu dilakukan untuk memperoleh masukan mengenai keadaan mahasiswa asing itu dalam mengikuti kegiatan perkuliahannya, begitu juga tentang prestasi perkuliahannya.&lt;br /&gt;            &lt;br /&gt;1.5 Populasi dan Sampel Penelitian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Populasi penelitian ini ialah kemampuan berbahasa Indonesia mahasiswa asing yang sedang mengikuti kuliah bahasa Indonesia di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS UPI pada tahun kuliah 2000/2001. Adapun yang menjadi sampel penelitian ialah kemampuan mahasiswa asing dalam menguasai struktur kalimat BI yang sedang mengikuti kuliah Sintaksis pada semester VI, dan sebagai anggotanya ialah Sdr. Miki Yamane, mahasiswa asing yang berasal dari Jepang dan Sdr. Maheedin Ba-ngo yang berasal dari Thailand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Landasan Teori &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Sesuai dengan tujuan penelitian yang telah dikemukakan  di atas bahwa tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan kemampuan berbahasa Indonesia bagi mahasiswa asing khususnya tentang penguasaan struktur kalimat. Landasan teori yang relevan dengan  pokok masalah tersebut ialah landasan teori tentang struktur kalimat bahasa Indonesia. Sebagaimana kita ketahui, landasan teori tentang struktur kalimat BI itu berbeda-beda, misalnya landasan teori tradisional, struktural, transformasi dan landasan teori yang lain-lainnya. Sehubungan dengan itu, landasan teori yang diterapkan dalam penelitian ini ialah landasan atau pendekatan struktural. Tokoh struktural yang tidak asing lagi di Indonesia ialah Ramlan dengan karya tulisnya Sintaksis Bahasa Indonesia.  Gorys Keraff dengan Tata Bahasa Indonesianya, juga para ahli bahasa yang menyusun Tata Bahasa Baku BI lebih cenderung mengarah kepada faham struktural. Dari berbagai pandangan para ahli ini kemudian disarikan intinya yang kemudian dijadikan ramuan teori untuk memecahkan masalah penguasaan struktur kalimat BI bagi orang asing itu. &lt;br /&gt;Inti teori tersebut dapat disimpulkan bahwa kalimat dapat dibagi atas dua bagian besar, yaitu kalimat sederhana dan kalimat luas. Kalimat sederhana dibagi atas dua bagian, yaitu  kalimat yang tak berklausa dan kalimat yang berklausa satu. Adapun kalimat luas adalah kalimat yang terdiri atas dua klausa atau lebih. Kalimat luas itu bermacam-macam. Macam-macam kalimat luas terdiri atas kalimat luas setara dan kalimat luas tak setara atau lazim juga disebut kalimat majemuk bertingkat. &lt;br /&gt;Selanjutnya bagaimana menentukan tolok ukur struktur kalimat BI itu? &lt;br /&gt;   Tolak ukur untuk menentukan struktur kalimat BI itu didasarkan atas analisis unsur-unsur bawahannya sebagai unsur pembentuknya. Unsur bawahan kalimat adalah klausa. Klausa dapat digolongkan berdasarkan tiga dasar, yaitu berdasarkan 1) struktur internal, 2) ada atau tidaknya kata negatif yang secara gramatik menegatifkan P dan kategori kata atau frasa yang menduduki fungsi P. Analisis klausa berdasarkan struktur internal difokuskan pada tiga tataran, yaitu: 1) fungsi, 2) kategori dan 3) makna atau peran. Analisis fungsional klausa didasarkan atas fungsi S (subjek), P (predikat), O (objek), Pel. (Pelengkap) dan Ket. (keterangan).  Analisis kategori didasarkan atas penentuan jenis kata yang mengisi unsur-unsur fungsi tersebut, misalnya kategori V (Verba),  (N) Nomina, A (Ajektifa) dan kategori yang lainnya. Di bidang makna, S (Subjek) dapat bermakna Pel. (Pelaku), Predikat bermakna  Tin. (Tindakan), Objek bermakna Pen. (Penderita) dan Keterangan dapat bermakna Tempat (Tem.) atau Waktu (W). Rangkaian makna sebagai penjelas maksud tersebut bergantung pada konteks kalimatnya.   &lt;br /&gt;  Sebagai contoh, “ Ani memetik bunga mawar.” &lt;br /&gt;Secara fungsional kalimat di atas terdiri dari fungsi S,P, dan O. Fungsi S diisi oleh kata Ani dan kategori kata Ani itu termasuk golongan N, fungsi P terdiri dari kata memetik yang tergolong kategori V, dan fungsi O terdiri dari kelompok kata bunga mawar yang tergolong kategori FN ( Frasa Nomina).&lt;br /&gt;  Di bidang makna  S pada kalimat di atas menyatakan makna pelaku (Pel.) karena Anilah yang melakukan tindakan atau perbuatan memetik dan P yang diduduki oleh kata menyiram mengandung makna tindakan (Tin.)  dan O yang dinyatakan oleh kata bunga mawar dengan kategorinya FN menyatakan makna penderita. &lt;br /&gt;  Perlu juga dikemukakan di sini bahwa makna P merupakan unsur klausa yang penting dalam struktur kalimat sebab unsur P pada umumnya unsur yang selalu hadir dalam setiap kalimat terkecuali pada  kalimat yang tak berklausa karena pada kalimat tersebut tidak memiliki unsur P. Dari pengamatan para ahli, makna yang dinyatakan oleh P itu bermacam-macam, seperti P yang menyatakan 1) tindakan (Tin.), misalnya ,” Dini mencuci pakaian.” 2) P menyatakan makna keadaan, seperti  dalam kalimat, “ Cuaca  hari ini sangat cerah.” 3) P menyatakan makna pengenal, misalnya, “ Ia pegawai rumah sakit.” Dan  4) P menyatakan makna jumlah, sebagai contoh, “ Anak Pak Samin lima orang.”&lt;br /&gt;             Adapun makna yang dinyatakan  dalam  S (subjek) ialah 1) menggambarkan pelaku, 2) alat (Al), 3) sebab (Seb.), 4) penderita (Pen.), 5) has (H), 6) tempat (Tem.), 7) penerima (Ma), 8) pengalam (Peng.), 9) dikenal (Diken), dan 10) Terjemah (Terj).&lt;br /&gt;         Selanjutnya, makna yang terkandung dalam fungsi Objek (O). Objek dibagi atas dua bagian, yaitu O1 dan O2.  Makna yang dinyatakan dalam O1, yaitu:  1) Penderita, 2) Penerima (Ma), 3) Tempat (Tem.), 4) Alat (Al), dan  5) menyatakan Has (H) dan makna yang dinyatakan dalam O2, yaitu 1) menyatakan makna penderita (Pen.) dan menyatakan makna has (H). &lt;br /&gt;         Di  samping makna yang menduduki fungsi, S, P, dan O sebagaimana telah diuraikan di atas, juga fungsi yang lainnya, yaitu fungsi pelengkap (Pel.) dan Keterangan (Ket.). Makna yang  terkandung dalam fungsi pelengkap (Pel.), yaitu 1) makna penderita (Pen.) dan makna alat (Al) sedangkan makna yang terkandung dalam makna keterangan (Ket.) terdiri atas 11 (sebelas) makna, yaitu:  makna yang menyatakan 1) tempat (Tem.), 2) waktu (W), 3) cara (C), 4) penerima (Ma), 5) peserta (Pes.), 6) alat (Al), 7) sebab (Seb.), 8) pelaku (Pel.),  9) keseringan (Kes.), 10) perbandingan (Perban) dan 11) perkecualian (Perkec).&lt;br /&gt;        Suatu hal lagi yang perlu diperhatikan dalam bangun struktur kalimat bahasa Indonesia adalah keefektifannya sebab suatu struktur kalimat tidak hanya ditinjau dari segi bentuk dan prosesnya semata-mata melainkan harus pula diperhatikan fungsi praktis kalimat adalah sebagai alat komunikasi. Sebuah kalimat dapat dikatakan efektif apabila kalimat tersebut dapat dijadikan alat penyampai ide, gagasan atau pesan pembicara atau penulis kepada penyimak atau pembaca sehingga si penyimak atau pembaca itu dapat memahami kandungan maksud yang disampaikan si pembicara atau penulis itu. Oleh karena itu, keefektifan suatu kalimat sangat perlu diperhatikan. Untuk itu, suatu kalimat dapat dikatakan efektif apabila memiliki: 1) kesatuan gagasan, 2) koherensi yang kompak, 3) diksi yang cocok, 4) ragam atau variasi, 5) paralelisme, 6) kelogisan yang runtut dan runtun, 7) penekanan, dan 8) kehematan.   &lt;br /&gt;Demikian, sepintas kilas tentang landasan teori yang dijadikan tolok ukur untuk menentukan struktur kalimat bahasa Indonesia itu.  Setelah landasan teori ini diinternalisasi dan diakumulasi dengan komponen-komponen penelitian yang lainnya kemudian disusun instrumen. Instrumen itu merupakan alat pengumpul data. Agar instrumen yang digunakan pada mahasiswa asing itu cukup handal, terpercaya dan praktis maka ditempuh melalui penyeleksian materi tes, penyusunan kisi-kisi, penyusunan soal, uji coba soal, analisis soal, revisi soal dan barulah membuat soal yang benar-benar jadi. Setelah soal itu disajikan kepada  mahasiswa asing tersebut kemudian diperoleh data. Data tersebut kemudian diolah, dianalisis dan dibahas. Analisis data dan pembahasannya dapat diikuti pada uraian berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Data,  Analisis dan Pembahasannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data kemampuan penguasaan struktrur kalimat BI bagi mahasiswa asing itu diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara serta pengamatan langsung terhadap orang asing itu dengan mempersilakan mereka  untuk berkomunikasi dengan teman-teman mahasiswa orang Indonesia dan dengan dosen yang kebetulan di antara dosen itu adalah peneliti sendiri.&lt;br /&gt;Setelah  seluruh data itu terkumpul kemudian diolah dan dianalisis. Dari hasil pengolahan data tes tertulis, hasil kemampuan penguasaan struktur kalimat BI bagi orang asing itu masih kurang. Rata-rata penguasaan struktur kalimat BI ialah 40 dan dari hasil penguasaan lisan 50 sehingga rata-rata kemampuan mahasiswa asing itu 45.  Dengan kata lain, kemampuan penguasaan struktur kalimat BI bagi mahasiswa asing itu masih belum memadai. Sehubungan dengan itu, timbul pertanyaan. Hal-hal atau faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan mereka belum mampu menguasai struktur kalimat bahasa Indonesia itu? &lt;br /&gt;Jawaban terhadap pertanyaan tersebut perlu dianalisis dari sumber data yang telah diajukan kepada mahasiswa asing melalui tes dan wawancara dan untuk kurang memahami  struktur kalimat BI perlu difokuskan pada materi atau bahan yang diteskan dan hasil wawancara antara penulis dengan para mahasiswa asing itu. Adapun faktor memudahkan proses analisis, faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan mereka -faktor yang disorot ialah 1) latar belakang penguasaan bahasa Indonesia sebagai bahasa asing, 2) penguasaan kosakata BI, 3) penguasaan kebahasaan, khususnya tentang struktur kalimat BI.&lt;br /&gt;           Baiklah untuk mengupas ketiga faktor tersebut, pembahasaannya dapat diikuti pada uraian berikut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.l  Latar Belakang Penguasaan Bahasa Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Kemampuan mahasiswa asing yang diteliti ini berlatar  belakang bahasa dan bangsa yang berbeda, yaitu dari Jepang dan dari Thailand. Oleh karena itu, penguasaan berbahasa Indonesianya  pun berbeda pula. Sdr. Maheedin Ba-ngo yang berasal dari Thailand penguasaan BI- nya sudah lebih baik daripada Sdr. Miki Yamane dari Jepang.  Berdasarkan hasil wawancara dengan Sdr. Ba-ngo yang berasal dari Thailand menyatakan bahwa dalam pemikirannya BI itu sama dengan bahasa Melayu seperti bahasa Malaysia tetapi setelah dia datang ke Indonesia ternyata banyak sekali perbedaan. Namun, diakuinya bahwa antara bahasa Patani dengan bahasa Indonesia banyak unsur persamaannya karena antara kedua bahasa tersebut masih serumpun. &lt;br /&gt;           Lebih lanjut, ia menyatakan belum pernah mempelajari BI seperti yang dirasakan sekarang. Kalau begitu, kapan dan di mana ia mempelajari bahasa Melayu? Ia mempelajari bahasa Melayu selama mengikuti pelajaran agama Islam di sekolah Aliyah. Perlu dikemukakan di sini bahwa sistem belajar yang ditempuh masyarakat di Patani ditempuh melalui  dua jalur. Jalur pertama, yaitu pendidikan umum dimulai dari tingkat sekolah dasar  sampai dengan tingkat sekolah menengah atas. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pendidikan umum itu dilaksanakan pada pagi hari. Setelah usai mengikuti pendidikan  umum, pada sore hari ia mengikuti pendidikan agama di sekolah Aliyah ( Sekolah pendidikan Agama Islam Atas). Pada saat belajar di Aliyahlah ia banyak mengikuti pelajaran bahasa Melayu mirip bahasa Melayu di  Malaysia. &lt;br /&gt;Suatu hal yang menarik ialah bahasa tulis yang digunakan pada saat proses belajar mengajar di Aliyah ialah Bahasa Arab Melayu sedangkan bahasa tulis yang digunakan pada saat proses belajar mengajar di SMU ( Matayom Play ialah bahasa Rumi (Romawi) sama seperti di Indonesia, yaitu bahasa Latin sebab bahasa  Latin termasuk rumpun bahasa Romawi (Shadily, 1986:293l). Di samping itu ada hal lain yang menarik ialah pelafalan bunyi-bunyi bahasa Rumi itu dilafalkan seperti lafal bahasa Inggris. Jadi, dapat dibayangkan  betapa mereka mengalami proses pemahaman bunyi  bahasa yang begitu kompleks sehingga tidak pelak lagi penggunaan bahasa Melayu yang dipelajarinya terjadi kerancuan, baik kerancuan fonologis, morfologis atau sintaksis. Faktor lain yang menyebabkan mereka kurang memahami struktur kalimat BI ialah kekurangan sumber bacaan kebahasaan dalam bahasa Indonesia. Penguasaan kebahasaan dalam bahasa Indonesia hanya berbekal penguasaan bahasa Melayu sewaktu belajar di sekolah agama. Walaupun  dengan berbekal penguasaan bahasa Indonesia yang kurang mereka bertekad untuk mempelajari BI pada Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di FPBS UPI. Tekad inilah yang patut dibanggakan dan dihargai dengan sambutan yang sebaik-baiknya. &lt;br /&gt;         Berbeda halnya dengan Sdr. Miki Yamane yang berasal dari Jepang. Bahasa Indonesia bagi Sdr. Yamane itu betul-betul asing sehingga komunikasi baik di dalam kelas maupun di luar kurang komunikatif. Walaupun demikian, upaya untuk mengkondisikan agar terjadi interaksi yang komunikatif perlu berbicara yang dilakukan  dengan berulang-ulang dan bila komunikasi  secara tertulis perlu dibantu media kamus atau secara langsung yang bersangkutan mengajukan pertanyaan. Upaya ini berdampak positif sebab dari hari ke hari interaksi antara saya dengan yang bersangkutan mengalami kemajuan. Di samping itu, Sdr. Miki Yamane rajin berinteraksi dengan mahasiswa dan masyarakat baik di lingkungan kampus maupun  di luar kampus. Ia sengaja bertempat tinggal di daerah Kompleks Sarijadi. &lt;br /&gt;Ia  adalah lulusan Sarjana Muda Jurusan  City Planning di Universitas Hiroshima. Adapun latar belakang penguasaan berbahasa Indonesianya ialah melalui “Multi-Group Indonesian Language Class mulai bulan April 1988 sampai dengan bulan Agustus 2000. Jadi, kurang lebih 2 tahun, ia belajar bahasa Indonesia. Penguasaan berbahasa Indonesianya masih tergolong tingkatan dasar.  &lt;br /&gt;Demikian  sekilas gambaran tentang latar belakang penguasaan bahasa Indonesia bagi mahasiswa asing yang berasal dari Thailand dan Jepang itu. Selanjutnya, bagaimana pembahasan tentang penguasaan struktur kalimat bahasa Indonesia bagi kedua mahasiswa asing itu  dapat diikuti pada uraian di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     3.2 Analisis dan Pembahasan Penguasaan Struktur Kalimat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana telah diuraikan di muka bahwa tolok ukur untuk menentukan penguasaan struktur kalimat BI bagi mahasiswa asing  itu didasarkan atas analisis kalimat secara struktural. Analisis difokuskan pada  tiga tataran, yaitu fungsi, kategori dan peran atau makna. Agar proses analisis ini cukup jelas, patut diketengahkan tentang  data penguasaan struktur kalimat yang dibuat oleh para mahasiswa asing itu. Data yang diungkapkan di sini meliputi dua aspek, yaitu aspek penguasaan struktur kalimat BI yang  diperoleh dari hasil tes dan yang kedua  penguasaan kalimat BI yang diekspresikan oleh mahasiswa asing itu secara bebas kemudian ditulis.&lt;br /&gt;Dari hasil pengolahan data melalui tes tertulis, mahasiswa asing itu masih mengalami kesulitan dalam menyusun struktur kalimat BI yang gramatikal. Mereka belum mampu membedakan struktur kalimat BI yang berpola  gramatikal dan yang bukan, sebagai contoh &lt;br /&gt; (l) Dia tidak ambil potlot saya.&lt;br /&gt;        (2) Saya tidak ketemu dengan dia  dari kemaren.&lt;br /&gt; (3) Saya faham apa yang dijelaskan.&lt;br /&gt;Secara fungsional kalimat (1), (2) dan (3) bila dianalisis berdasarkan fungsi, ada yang sudah tepat dan ada pula yang masih kurang tepat. Demikian pula, kalimat tersebut bila  ditinjau dari kategori kata yang menduduki fungsi predikat belum tepat sebab  bentuk kata-kata tersebut tidak gramatikal, seperti kata ambil, ketemu, dan faham. &lt;br /&gt; Kategori kata ambil dan faham termasuk kategori kata kerja bentuk asal atau dasar. Kedua kata kerja tersebut tergolong kata kerja transitif. Oleh karena itu, kedua kata kerja tersebut bila diterapkan dalam konteks kalimat, maka kata kerja tersebut harus dibubuhi awalan me-. Jadi, kalimat itu akan sangat gramatikal bila strukturnya berbunyi, “&lt;br /&gt;         (1)  Dia tidak mengambil potlot saya. &lt;br /&gt;(2)   Saya tidak menemui dia dari kemarin.&lt;br /&gt;            (3)   Saya memahami apa yang dijelaskannya.&lt;br /&gt; Timbul pertanyaan mengapa kata ambil, dan faham itu kurang gramatikal dalam struktur  tersebut? Kata-kata tersebut kurang gramatikal  dalam konteks kalimat tersebut karena, kata ambil dan faham termasuk kategori kata dasar. Kategori kata dasar bila diterapkan dalam struktur kalimat pada umumnya akan berupa kalimat suruh. Contoh, “Ambil potlot itu!" Atau ambillah potlot itu! Jadi, berdasarkan hasil  penelitian ini dapat ditemukan bahwa kendala yang menyebabkan bagi mahasiswa asing kurang memahami struktur kalimat BI dikarenakan belum menguasai konstruksi kategori kata dalam konteks kalimat. Dasar pemahaman konstruksi kategori kata itu tidak terlepas dari bidang morfologi. Oleh karena itu, penguasaan morfologi BI bagi mahasiswa asing  sangat diperlukan sebelum mereka mempelajari struktur kalimat BI.&lt;br /&gt;Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mahasiswa asing belum menguasai struktur kalimat secara gramatikal disebabkan masih banyak ditemukan kesalahan-kesalahan dalam menggunakan kalimat itu dengan baik dan benar.  Dengan kata lain, kesalahan yang dibuat mereka adalah kesalahan yang  disebabkan kurang memahami aspek ketatabahasaan dalam BI. Kesalahan lain yang ditemukan dalam penelitian ini  ialah penggunaan BI yang benar-benar kacau. Untuk itu, perhatikan data berikut ini.&lt;br /&gt;(1) Kita tidak dapat krana ingin kita.&lt;br /&gt;(2) Saya ingin mengungkapkan sesuatu yang tidak terungkapkan dalam bentuk lain dan pertanya-pertanya itu.&lt;br /&gt;(3) Sedang penyair jadinya penyair harus dengan membaca buku-buku. &lt;br /&gt;Kalimat yang diungkapkan oleh mahasiswa yang bersasal dari Thailand ini benar-benar sangat kacau sebab di samping struktur kalimatnya yang tidak beraturan juga arti yang terkandung dalam kalimat tersebut tidak dipahami. Setelah dilakukan pengecekan secara langsung melalui wawancara dengan yang bersangkutan ternyata mereka masih sangat sulit untuk mengekspresikan kalimat dalam BI karena faktor 1) penguasaan kosakata BI masih kurang, 2) kurang memahami fonem BI, 3) Kurang memahami morfem BI dan konstruksinya, 4) kurang memahami konstruksi  struktur   kalimat BI serta unsur-unsur yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;Suatu hal yang menarik dari hasil penelitian ini ialah tentang penguasaan kalimat yang diungkapkan oleh mahasiswa  yang  berasal dari Jepang, sebagai contoh&lt;br /&gt;            (1)  Saya itu buku baca.&lt;br /&gt;(2)  Saya tempat itu tahu.&lt;br /&gt;            Kalimat (1) dan (2) di atas merupakan interferensi dari bahasa Jepang sebab dalam bahasa Jepang konstruksi kalimatnya  berpola S O P seperti “ Watashi wa hon o yomu.” Watashi = saya, hon = buku, dan  yomu = membaca. Jadi, kalimat tersebut bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “Saya buku membaca. Hal itu berbeda dengan konstruksi kalimat BI. Konstruksi kalimat BI berpola SPO. Kebiasaan menggunakan bahasa ibu terkadang telah melekat, akibatnya sangat berpengaruh terhadap penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa asing. Di samping kesulitan pengaruh bahasa ibu terhadap bahasa asing, bahasa Indonesia, juga kesulitan penguasaan kosakata. Jangankan  menguasai struktur kalimat BI, penguasaan kosakata pun masih sangat terbatas. Fakta ini dapat dibuktikan, yaitu pada waktu mereka dites dan hasil penelitian kemampuan membaca bagi mahasiswa asing yang dilakukan pada tahun 1999 di jurusan dan mahasiswa yang sama pula (Hidayat, 1999). Pembuktian yang lainnya ialah pada saat ujian, Sdr. Miki Yamane  meminta izin untuk membuka kamus. Walaupun mereka diizinkan untuk membuka kamus, namun masih banyak soal yang tidak dijawab. Hal ini disebabkan mereka belum memahami benar kandungan  maksud yang terdapat  dalam kalimat yang ditanyakan itu. Akibatnya banyak soal yang tidak dijawab karena tidak memahami  pertanyaan yang diajukan kepadanya, sebagai contoh&lt;br /&gt;Apakah Sdr. mengalami kesulitan dalam mempelajari struktur kalimat di atas? Apakah  kesulitannya?&lt;br /&gt;            Pertanyaan tersebut dijawab oleh mahasiswa asing yang berasal dari Jepang ialah  &lt;br /&gt;“ Karena ada kata apa.”&lt;br /&gt;Demikan pula pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan jenis kata, atau unsur-unsur suatu kalimat tidak dapat mereka jawab, seperti  fungsi kalimat, kategori kata dan peran atau makna  yang merupakan satuan pembentuk struktur kalimat. Oleh karena itu, ditemukan dalam penelitian ini bahwa pemahaman tentang penguasaan struktrur kalimat dan bagaimana proses penggunaannya masih belum mereka kuasai. Sebagai akhir pembahasan hasil penelitian ini perlu disimpulkan sebagaimana diuraikan berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 Simpulan dan Rekomendasi&lt;br /&gt;4.1 Simpulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Setelah melalui proses analisis data, pengolahan dan pembahasannya, hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa mahasiswa asing masih belum menguasai struktur kalimat BI. Ada beberapa kendala yang menyebabkan mereka belum menguasai struktur kalimat, yaitu  1) Penguasaan kosakata BI masih kurang dan 2) Satuan-satuan linguistik sebagai unsur pembentuk struktur kalimat belum dikuasai; 3) Penguasaan struktur kalimat bahasa ibu masih melekat sehingga terjadi interferensi ke dalam BI sebagai bahasa asing; 4) terdapat perbedaan antara struktur pola kalimat BI dengan bahasa ibu khusus dalam bahasa Jepang sedangkan  dalam bahasa Thailand tidak terlalu mencolok perbedaan antara BI dan bahasa Patani masih serumpun, yaitu rumpun bahasa Melayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.2 Rekomendasi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan ditemukannya beberapa kendala yang dihadapi mahasiswa asing dalam mempelajari BI sebagai bahasa asing maka dipandang perlu untuk dipikirkan langkah-langkah penanggulangan. Untuk itu ada beberapa rekomendasi yang mungkin dapat dijadikan masukan untuk memecahkan masalah tersebut, yaitu&lt;br /&gt;1) Mahasiswa asing yang akan mengikuti kuliah di Jurusan Pendidikan  Bahasa dan Sastra Indonesia harus dites terlebih dahulu untuk mengetahui kemampuan dasar yang dikuasai mahasiswa asing itu. Rekomendasi ini telah diajukan pula pada hasil penelitian kemampuan membaca  bagi mahasiswa asing di Jurusan yang sama pada tahun l998. ( Hidayat, 1988);&lt;br /&gt;       2) Penyusunan rancangan garis-garis besar perkuliahan sintaksis tentang struktur kalimat  bagi mahasiswa asing;&lt;br /&gt;       3) Rancangan pengembangan model pembelajaran struktur kalimat BI bagi mahasiswa asing;                           &lt;br /&gt;       4) Penyediaan sarana media pembelajaran struktur kalimat BI baik yang bersifat elektronik    maupun bukan elektronik; dan    &lt;br /&gt;5) Pengkajian evaluasi hasil pembelajaran struktur kalimat BI bagi pembelajar asing.&lt;br /&gt;           Demikian, beberapa rekomendasi yang dapat diajukan. Sudah tentu, masih banyak hal- hal  lain yang belum terungkapkan di sini. Oleh karena itu, melalui konperensi yang dilaksanakan  sekarang ini, kami sangat mengharapkan masukan dan kritik yang sangat berharga dari hadirin sekalian agar proses pembelajaran BI bagi penutur asing dapat dikemas dalam suatu program pembelajaran yang menarik minat khususnya bagi penutur asing yang berkeinginan untuk memperdalam atau menguasai penggunaan BI secara praktis. &lt;br /&gt;Akhirnya, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, karena sajian hasil penelitian ini masih sederhana dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penelitian ini perlu dilanjutkan  agar harapan serta tujuan yang diinginkan dapat dicapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabire, 23 Agustus  2001                                                                             Peneliti dan Penyaji&lt;br /&gt;                                                                                                                            Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;                  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Daftar Bacaan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alderson, J. Charles &amp; Urquhart. (1984). Reading in Foreign Language. London: Longman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ellis, Rod. (1986). Understanding Second Language Acquisition. New York: Oxford   University. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hornstein, Norbert and Lightfoot, David. ( 1981). London: Longman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayat, S. Kosadi. (1998). Kemampuan Mahasiswa Asing pada Jurusan Pendidikan  Bahasa dan Sastra Indonesia dalam Membaca Wacana Bahasa Indonesia. Bandung: UPI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moeliono, M., Anton. dkk. (1988). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.&lt;br /&gt;          &lt;br /&gt;Ramlan, M. (1982). Ilmu Bahasa Indonesia: “ Sintaksis.” Yogyakarta: CV Karyono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakri, Ajat. (1993). Bangun Kalimat Bahasa Indonesia. Bandung: Penerbit ITB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seliger, W. Herbert and Shohamy, Elana. (1989). Second Language Research Method.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarigan, Henry, Guntur. (1985). Pengajaran Sintaksis. Bandung: Angkasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallace, Michael, J. (1991). Training Foreign Language Teacher. New York: Cambridge  University Press.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-6799956257325356941?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/6799956257325356941/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=6799956257325356941' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/6799956257325356941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/6799956257325356941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/kendala-kendala-struktur-kalimat-bahasa.html' title='Kendala-kendala Struktur Kalimat Bahasa Indonesia'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-9048709426426765804</id><published>2008-06-07T10:51:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T10:53:24.276-07:00</updated><title type='text'>NOMOR HALAMAN  HEADER &amp;  FOOTER</title><content type='html'>NOMOR HALAMAN  HEADER &amp;  FOOTER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam  word  2000  nomor  halan  naskah standarnya  adalah  tidak  di cetak.&lt;br /&gt;Artinya  jika  mengetik naskah  dan   mecetak  naskah tersebut, maka  kita  tidak  akan  mendapatkan  nomor  halaman   di bawah  naskah  cetakan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nomor  Halaman  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika  kita  ingin membuat  nomor halaman  agar  tercetak  dibawah  naskah ,maka  kita  bisa  menyisipkan  nomor  halaman  tersebut  pada  documen kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah  yang digunakan  dalam  menyisip nomor  halaman  adalah  dengan  mengetik  menu insert,lalu  klik  page  numbers.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat  dari  perintah  ini,  maka  di layer  akan muncul  kotak  dialog  page  number   untuk  membuat  nomor  halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;……………………………………………………………………………………………&lt;br /&gt;• Potision    di isi  dengan  letak  dari   nomor halaman  yang  akan  kita  buat  di bawah  naskah ( footer ) atau  di atas  naskah ( header ).&lt;br /&gt;• Aligment  di isi  dengan  peralatan ( letak )  dari nomor halaman.apakah  ingin  di kiri,kanan  dan  di tengah  naskah.&lt;br /&gt;• Show  Number  on  First  jika  di beri tanda  silang,maka  nomor  halaman  akan  di cetak mulai  dari  halaman  pertama  yang di cetak.jika  tidak di beri tanda  silang, maka  pada  halaman  pertama  nomor  tidak  muncul, tetapi  di halaman  2  dan  berikut nya  akan di cetak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk  menentukan  jenis  penomoran  dan  angka  awalnya, kita  harus  mengklik   tombol  format   pada  Kotak Dialog Page Number, maka  muncul  kotak dialog  format  nomor   halaman:&lt;br /&gt;…………………………………………………………………………………………..&lt;br /&gt;• Number  Format &lt;br /&gt;Pilih  dan klik   jenis  penomoran   yang  akan di pakai. Bisa memakai  angka  biasa,abjad  dan angka  romawi.&lt;br /&gt;• Page  number &lt;br /&gt;Klik  nomor awal  yang akan  kita  buat. Kita  bisa  melanjut  kan  nomor  halaman  dari  halaman  sebelum nya, atau  membuat  nomor  halaman  awal  yang baru. Jika  ingin membuat  yang baru  kita bisa  memilih  Start  At, lalu  mengisi  nomor  halamannya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klik  OK  untu keluar dari  dialog  format, lalu  klik  lagi  OK  lagi  untuk keluar  dari  kotak  dialog   pembuatan  nomor  halaman.&lt;br /&gt;Jika  kita  ingin lihat aapakah  nomor halaman  sudah   muncul  di akhir teks,  maka  kita  bisa  mengubah  tampilan  naskah  dengan  mengklil  manu  View, lalu  klik  Print  Layout.&lt;br /&gt;Atau  kita  menggunakan  fasilitas  preview  dari  word  2000  (menampil kan  hasil  cetakan  dilayar)  dengan menklik menu   File,  laliu  klik    print  preview.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Headeer  dan  Footer  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Header  dan Footer  adalah  suatu  fasilitas   dalam  program  mengolah  kata  yang  di gunakan  untuk   membuat   judul  berulang  di atas (Header)  dan  judul berulang  di bawah  (footer)  naskah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan  fasilitas  ini  juga  kita  dapat membuat  nomor halaman, jika  tidak ingin  membuat  nomor halaman   dari  menu Inset, lalu  klik  Page  Number.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara  untuk  membuat  Header  dan Footer  adalah  dengan  mengklik  menu  View. Lalu klik  Header   and  Footer.&lt;br /&gt;Akibat  perintah  tersebut, maka  di layar  akan  muncul  fasilitas  untuk  membuat  header  and  footer :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;……………………………………………………………………………………………. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain  dari  dialog  header  dan  footer, maka  di bawah nya  juga  akan  muncul  satu  kotak dengan di kelilingi  garis terputus-  putus  yang  digunakan untuk  mengetik header  footer.&lt;br /&gt;Jika  berada  pada  halaman  genap,maka  muncul  tulisan  Even  Page  Header, jika  berada  dalam  halaman  ganjil,  maka  muncul  tulisan   Odd Page  Header.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat inilah kita  bisa  mengetik   teks  yang akan kita  jadikan  header  atau  Footer. Penggunaan  atribut   tulisan  seperti  mengubah  ukuran tulisan,menebalkan  tulisan  dan lain lain  juga  bisa  kita  gunakan. Jangan lupa  garis  skala  pengetikan  juga  berfungsi  saat kita  berada  dalam  fasilitas  pengetikan    Header  dan  Footer. Juga  tabulasinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insert Auto Text  untuk menyisikan  teks secara  otomatis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insert  Page  Number  untuk  menyisipkan  nomor  halaman,  nomor  halaman  yang muncul  akan  akan  sesuai  dengan  nomor  halaman yang kita  pesan   melalui  menu Insert, lalu klik  Page  Number.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insert  Number  of  Page   untuk  memunculkan  jumlah  halaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insert  Date  untuk  menyisipkan  tanggal  system  DOS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insert  Time  untuk  menyisipkan  waktu  system  DOS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Page  setup  untuk  mengubah  setup  halaman   ( batas  batas  halaman).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sho/Hide  Ducument Text   untuk menyembunyikan  dan   memunculkan  naskah  utama  kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Save  as  Previous   untuk  membuat  header  dan  footer  yang sedang  di kerjakan agar  sama  dengan  header  dan footer   sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Switch  between  Header  and  Footer    untuk   berpindah dari  pengetikan  header  atau  sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Show  Previous   untuk  menuju  ke  header dan  footer  halaman  sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Show   Next  untuk  menuju  ke header  atau  footer  halaman   selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;close  untuk  keluar  dari  pengetikan  header  atau  footer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-9048709426426765804?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/9048709426426765804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=9048709426426765804' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/9048709426426765804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/9048709426426765804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/nomor-halaman-header-footer.html' title='NOMOR HALAMAN  HEADER &amp;  FOOTER'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-212219173354331131</id><published>2008-06-07T10:46:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T10:49:23.931-07:00</updated><title type='text'>Kata kata  bijak</title><content type='html'>Kata kata  bijak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidupku  tak akan  menghasilkan&lt;br /&gt;Buah  jika  aku  tidak  belajar  &lt;br /&gt;Pemborosan  waktu   secara   kreatif&lt;br /&gt;                          By.Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Suara  panggilan  terus  mengundang&lt;br /&gt;Setiap  kali di bawa nya  aku  cinta &lt;br /&gt;Entah  kemana, baru  ku ketahui  kemuadian:&lt;br /&gt;Aku dipanggil  untuk   apa  hari kemaring ?&lt;br /&gt;                           By.Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup   seorang   bahiagia  miskin…..&lt;br /&gt;Aku  bersyukur  kepad  Tuhan &lt;br /&gt;Akan  tiap  peristiwa  kemarin&lt;br /&gt;Pada   hari baru ini………….&lt;br /&gt;                          By.Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka  kepada  harta  masa  lampau &lt;br /&gt;Yang  terindah  sekalipun  aku  &lt;br /&gt;Tetap  ku katakana  selamat  tinggal&lt;br /&gt;Dan  akhirnya  ku berdiri di hadapan  Tuhan,sendirian.&lt;br /&gt;Kepada-Nyalah  kuberikan hatiku,sambil &lt;br /&gt;Berkata,”Engkaulah, Tuhan,  hidupku.&lt;br /&gt;Engkau lah  tujuan  hidupku&lt;br /&gt;                          By.Putra.Tatiratu&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setip  kali  ku alami   penyembuhan  &lt;br /&gt;Luka  batin…. Tangan   Kristus  menyentuh aku&lt;br /&gt;Dan ketika aku  mengalami   frustasi,kegelapan,&lt;br /&gt;Derita …..Kristuslah  bergulat  dalam kesengsaraan.&lt;br /&gt;                               By.Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-212219173354331131?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/212219173354331131/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=212219173354331131' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/212219173354331131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/212219173354331131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/kata-kata-bijak.html' title='Kata kata  bijak'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-6988470632211560336</id><published>2008-06-07T10:44:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T10:51:11.660-07:00</updated><title type='text'>Outbond yang Mengasyikan</title><content type='html'>Outbond yang Mengasyikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Outbond yang sangat mengasyikan itulah pikir kami sehabis mengikuti kegiatan ini. Outbond merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan tiap tahunnya oleh SMA Kristen Anak Panah dengan tujuan utama mendidik setiap generasi penerus bangsa untuk menjadi seorang pemimpin yang cakap, kreatif serta inofatif dalam memimpin. Bertepatan dengan angkatan pertama dari SMA Anak Panah yang baru kelas tiga maka kegiatan inipun telah dilaksanakan sebanyak 3 kali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dengan persetujuan dari kepala sekolah, guru kesiswaan serta ketua osis maka kegiatan inipun siap dilaksanakan dengan membentuk sebuah panitia kecil yang tujuannya agar dapat menyukseskan kegiatan ini. Adapun panitia kecil yang dibuat dengan menunjuk Yohanes Hendrik Sukan sebagai ketua panitia serta beberapa anggota diantaranya Aris Purhoko, Linda Iriani, Sonya Pupoho, Marten Kobogau, Berto Lalao, Dina Miokbun, Santi Resbal, Tiara Andoy, Sari Kolamsusu, Jefri Tabuni serta yang lainnya.&lt;br /&gt; . Sebelum kegiatan ini diberlangsungkan kami para peserta telah dibagi dalam tujuh kelompok dengan jumlah perkelompok 8-7 orang. Membawah berbagai atribut serta perlengkapan adalah kewajiban kami para peserta. Adapaun berbagai perlengkapan yang dibawah oleh peserta pria seperti ; topi kerucut, papan nama, tas kresek warna hitam, buku satu lembar serta ballpoint hitam dan untuk peserta wanita ; rambut dikepang dua, papan nama, tas kresek warna merah, buku satu lembar serta ballpoint biru. Itulah berbagai perlengkapan yang harus dibawah oleh kami para peserta. Hasil kesepakatan yang dibuat baik dari kepala sekolah, guru kesiswaan, ketua osis maupun ketua panitia adalah mereka menetapkan tanggal 2 Oktober hari sabtu sebagai hari hanya dimana kegiatan ini akan diberlangsungkan.&lt;br /&gt; Pagi yang sangat cerah kira-kira pukul enam kamipun telah siap disekolah dengan berbagai macam atribut kami. Hari sabtu yang mengasyikan itulah pikir kami saat kegiatan ini akan diberlangsungkan. Sehabis terkumpulnya seluruh peserta walaupun ada yang terlambat maka kegiataan inipun siap dilaksanakan. Lokasi yang diambil untuk melangsungkan kegiatan ini adalah  gunung Karang Mulia. Seraya menaiki mobil kamipun menuju tempat kegiatan akan diberlangsungkan.&lt;br /&gt;  Setelah tiba, kamipun mendapat berbagai pengarahan dari kepala sekolah yang sekaligus membuka berlangsungnya kegiatan ini. Beberapa pengarahan yang diberikan antara lain tentang tiga pasal utama dalam mengikuti kegitan tersebut. Adapun pasal pertama berbunyi ; peserta selalu bersalah, bunyi pasal kedua pembina tidak pernah bersalah, dan pasal yang terakhir kalau tidak terima dengan perlakuan panitia kembali kepasal dua.&lt;br /&gt; Sehabis dibacakan ketiga pasal tersebut kami agak heran namun apa boleh buat kami selaku peserta harus mengikuti semua itu. Setelah mendengarkan berbagai ceramah dan arahan kamipun diberikan berbagai nasihat berupa hukuman. Hukuman yang diberikan semuanya dilakukan karena kesalahan kecil yang kami lakukan. Berbagai hukuman yang diberikan kepada kami para peserta diantaranya adalah push up, lari joging mengintari pusat kegiatan, merayap di tanah sambil menyanyi dan hukuman lainnya yang kalau diamati sangat mengecewakan kami.&lt;br /&gt; Sehabis menerima berbagai hukuman dari para panitia kamipun tiba di pos pertama tepatnya di halaman gereja GBI Bethany Karang-Mulia. Pos ini dinamakan pos kejujuran. Di pos ini kami telah disambut dengan berbagai pertanyaan yang intinya menyangkut kejujuran kami. Sehabis menjawab berbagi pertanyaan kamipun mendapat berbagi saran dari para guru kami meyangkut kejujuran. Saran yang diberikan diantaranya adalah agar disaat kita menjadi seorang pemimpin jangan hanya pintar bicara atau IQ tinggi tetapi harus menjadi seorang pemimpin yang berhati jujur dan tulus agar kedepannya daerah yang di pimpin tetap aman dan tentram. Dengan mendengarakan berbagai uraian tentang kejujuran dari para guru kami membuat kami paham dan mengerti betul pentingnya suatu kejujuran.&lt;br /&gt;Setelah cukup lama di pos pertama kami pun melanjutkan perjalanan kami ke pos yang berikutnya yaiut pos kedua. Dalam perjalanan menuju pos kedua kami diberi sebuah ultimat untuk menyanyikan sebuah lagu hingga tiba di pos kedua. Pos kedua ini dinamakan pos kesabaran. Di pos ini kami diajar untuk menjadi seorang pemimpin yang sabar serta bertanggung jawab terhadap segala kepercayaan yang diberikan. Ujian pertama yang diberikan di pos ini adalah kami harus mencari sebuah cincin milik salah seorang guru yang telah hilang (jatuh) dalam kali dan yang kedua adalah masing-masing kelompok harus menangkap berudu (katak kecil) sebanyak lima ekor dalam kali. Kalau dilihat ujian ini bukanlah sebuah ujian yang mudah. Tapi dengan segala kesabaran bahkan ketekunan kami maka sebuah cincin yang telah jatuh dan hilang dalam kali tersebut berhasil di temukan serta masing-masing kelompok berhasil menangkap berudu. Kira-kira waktu yang diperlukan untuk melaksanakan kedua pekerjaan tersebut 2 jam. &lt;br /&gt;Setelah tugas dan tanggung jawab di pos kesabaran telah selesai maka kami pun menuju pos ketiga yaitu pos rendah hati. Dalam perjalanan menuju pos ini kami harus mendaki gunung yang tinggi, melewati berbagi rintangan berupa hukuman maupun cobaan. Dalam perjalanan  kami juga ditekankan agar tetap menjaga kekompakan agar bisa terlaksana apa yang diinginkan. Setelah melewati berbagai rintangan dalam mencapai pos rendah hati maka kamipun tiba di pos ini. Setelah kami tiba maka kamipun diperintahkan untuk mengucapkan setiap yel-yel yang kami miliki. Dengan mengucapkan berbagai yel-yel dari masing-masing kelompok kamipun diberi berbagai pengarahan mengenai kerendahan hati. Dari semua materi yang diberikan tentang rendah hati beberapa diantaranya adalah kami ditekannkan agar kedepannya menjadi seorang pemimpin yang rendah hati serta peduli terhadap sesama yang hidup dilingkungan kita.&lt;br /&gt;Sambil materi diberikan nasihat dan teguran berupa hukuman tetap dijalankan. Beberapa hukuman yang diberikan oleh panitia kepada kami terlebih khusus bagi mereka yang agak bandel di pos ini diantaranya adalah memeluk sebatang pohon sambil meneriakan “saya mau merendahkan diri” memikul sebuah kayu menjadi salib sambil meneriakan yang sama dan penulis juga sempat disuruh mengangkat sebatang batang pohon yang sangat besar sambil meneriakan hal yang sama. Dengan hukuman serta nasehat yang diberikan membuat kami bisa memahami pentingnya suatu kerendahan hati agar disaat kami memimpin dapat menjadi seorang pemimpin yang takut akan Tuhan.&lt;br /&gt;Sehabis mendengarkan berbagai nasihat maupun materi tentang kerendahan hati kamipun melanjutkan pertualangan kami menuju pos keempat. pos keempat ini dinamakan pos ketaatan.  Di pos ini kami ini diajarkan untuk menjadi seorang siswa yang taat dan patuh terhadap orang tua maupun guru kami. Kemudian beberapa siswa yang sering mengabaikan teguran menyangkut peraturan disekolah dipanggil kedepan umum untuk meyampaikan janjinya agar tetap patuh dan taat kepada guru maupun orang tua mereka. Penyampaian janji mereka agak unik karena mereka nenyampaikannya melalui sebuah adegan berpidato. Dengan penyampain janji mereka didepan umum maka diharapkan agar kedepanya mereka lebih taat dan patuh lagi terhadap guru maupun orang tua. Sambil menyampaikan beberapa pidato dari pada siswa maka kegiataan lain berupa hukuman dan teguran kepada para pesertapun masih tetap diberlangsungkan. Sambil santai disertai gigitan nyamuk-nyamuk jahat kamipun dengan tabah dan sabar mendengarkan berbagai pidato yang disampaikan oleh mereka dan disamping itu juga kami secara umum dinasehati agar tetap menjadi siswa yang patuh dan taat kepada guru maupun orang tua yang kedepannya bisa berguna bagi banyak orang terutama orang tua kita.&lt;br /&gt; Sehabis dari pos keempat maka kamipun melanjutkan kepos terakhir. Para panitia menamakan pos ini sebagai pos periistrahatan namun kami para peserta menamanakn pos ini sebagai pos pengujian. Mengapa kami menamakan pos ini sebagai pos pengujian. karena dipos ini kami diuji berbagai hal terutama mental kami. Banyak pemimpin pintar dan hebat namun, namun tidak banyak pemimpin yang baik mentalnya. Disinilah mental kami diuji karena kami juga akan menjadi pemimpin yang kedepannya dapat bermanfaat bagi banyak orang.&lt;br /&gt;. Sambil baris kamipun diminta mengeluarkan berbagai ide maupun tanggapan kami mengenai kegiatan yang kira-kira telah diberlangsungkan hampir satu hari itu. Kami para pesertapun dengan santainya megeluarkan berbagai unek-unek kami tentang kegiatan tersebut tanpa sedikitpun ragu. Tanpa diduga-duga saat kami sedang mengeluarkan berbagai ide-ide maupun unek-unek kami tiba-tiba terjadi suatu perkelahiaan yang sangat luar biasa antara seorang panitia dengan seorang peserta, bahkan perkelaian ini melibatkan seluruh panitia. Karena terjadi perkelahian maka kami para pesertapun disuruh untuk berdiri dan memejamkan mata sambil mendengarkan berbagi kata-kata perlawanan yang dikeluarkan oleh para panitia terhadap seorang peserta tersebut. &lt;br /&gt;Karena perkelahiaan yang terjadi semakin hebat maka beberapa peserta yang tidak terima dengan keadaan tersebut langsung keluar barisan sambil membuka matanya seraya mengatakan kata tantangan kepada para panitia. Dengan tabah dan sabar beberapa panitia yang memberhentikan suatu aksi yang sebenarnya tidak perlu bahkan tidak seharusnya dilakukan oleh para siswa-siswi yang kebetulan saat itu kepala sekolah serta beberapa gurupun sedang hadir. Saat kejadian sedang terjadi beberapa siswa wanita yang jarang mendapat bentakan bahkan omongan kasar langsung mengucurkan air mata sebagai tanda takut dan tidak terima dengan kejadian tersebut.  Kemudian setelah drama itu dilewati maka kami para pesertapun diberitahukan bahwa itu merupakan sebuah aksi atau pertujukan yang diberikan agar menguji mental maupun emosi kami para peserta. Sehabis mendengarkan perkataan tersebut maka kami beberapa peserta yang sempat terpancing emosinya karena kejadian tadi hanya bisa tertunduk malu.&lt;br /&gt;Sehabis drama tadi maka kami dikumpulkan untuk memanjatkan doa secara bersama yang sekaligus menutup kegiatan tersebut sambil melahap makan siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                     By.Putra,Tatiratu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-6988470632211560336?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/6988470632211560336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=6988470632211560336' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/6988470632211560336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/6988470632211560336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/outbond-yang-mengasyikan-outbond-yang.html' title='Outbond yang Mengasyikan'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-2224647659813150574</id><published>2008-06-07T10:42:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T10:44:25.106-07:00</updated><title type='text'>Cerpen</title><content type='html'>Cerpen&lt;br /&gt;Pria  Berambut  Ikal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tolong….  Tolong “  teriakan  Yanti,  karena   dompetnya  di  copet  namun  tak  ada  seorang  pun  yang  beranani  untuk  menghadan  pencopet  itu.   Karena di tangan  nya  terdapat  sebauah  senjata  api  yang  siap untuk  di  tembaki  sipa  saja  yang  mendekattinya, namun  tiba – tiba  dari  belakan  orang  itu  muncul  seorang  pria  berambut ikal dan  berpakaian mantel  hitam  yang pamjang  mantel itu hampir  menutupi  seluruh tubuhnya.   &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dengan   dua  tendangan  yang  mengenai     dada  si pencopet  itu, dan  satu  tendangan  lagi  yang  menyebabkan  sehingga  senjata  api  yang  dipegangnya  itu  terlepas dari  tangannya, maka  dengan  begitu  pria  berambut ikal  itu  mendapatkan  kesempatan  untuk  menghajar  sipencopet  tersebut  lebih  bebas. Dan  akhirnya    pencopet  itu  ditangap  satpam  dan  tas  Yanti  pun  di kembalikan&lt;br /&gt;Trimakasih  ya  kata  Yanti  setelah  mendapatkan  tas nya  kembali  dari pria  berambut  ikal  itu.dengan  tak  sengaja  Yanti  memandangi  jam  yang  terpasan  di  tangan nya  menunjukan pukul  05:00  dengan  cepat  Yanti   mengangkat  kepalanya  untuk  melihat  pria  yang sudah  menolong nya, namun  betapa terkejutnya ia  karena  pria yang tadinya berdiri  dihadapan nya  itu telah  menghilang  dengan  hitungan  detik  saja.dengan  gegas  Yanti  mencari  pria  tersebut  namun  ia  tidak  menemukannya, dengan hati  yang  gelisa   dan  penuh  kebingungan  Yanti  berjalan  pulang. Setelah  tiba  di rumah  Yanti pun  langsung membaringakan  tubuh  di kasur nya. Namun  hati  nya  masih bingung  memikirkan  pria  yang  menolong nya di  supermarket   tadi. Ia  mengambil  remote  TV  yang berada  di atas  meja  nya  dan  menylakan TV  nya dengan maksud untuk  melupakan kejadian  yang baru  saja  ia  alami. Namun  ia  pun  kembali  terkejut  setelah  mendengar  berita  pembunuhan  yang  ia  dengar  dari  TV  itu. dan  yang  membuatnya  kaget  adalah  sikorban  adalah   pria  yang menolongnya  di  depan  supermarket,  itu. Dengan saksama  ia  mendengar berita  itu  ternya  orang  yang  menolongnya  itu  telah  dibunuh  15 menit  sebelum kejadian  di depan  supermarket.&lt;br /&gt;Dengan hati yang  kurang  percaya, Yanti  bergegas  menuju  tempat  kejadian  untu  memastikan  apakah  betul  orang  yang  menolongnya  itu  sudah  meninggal  sbelum  menolongnya.Ternya  betul  kalau orang  yang  menolongnya  itu lah  yang   meninggal. Ia  meninggal  akibat  di  tembak  seorang  penjahat   bersenjata  api. Dan  menurut  saksi yang  melihat  kejadian  itu, sipelaku  adalah  orang  yang  sama  dengan  yang  didepan  supermarket. Brkat  saksi-saksi  dan  pengakuan  dari   Yanti  akhirnya  si pelaku  di tangkap dan  di jeblos kan  kedalam  penjara.        &lt;br /&gt; By.Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-2224647659813150574?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/2224647659813150574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=2224647659813150574' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/2224647659813150574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/2224647659813150574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/cerpen.html' title='Cerpen'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-7616678702646226407</id><published>2008-06-07T10:41:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T10:42:20.206-07:00</updated><title type='text'>Puisi 2</title><content type='html'>Remaja rahasia &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikejauhan aku memandangmu &lt;br /&gt;Aku mengamati semua gerak tubuhmu&lt;br /&gt;Dan kau tak tahu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih ingat jelas waktu itu&lt;br /&gt;Senyumanmu yang manis merekah indah&lt;br /&gt;Membuatku tak lelah memandangmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai siapakah gerangan namamu&lt;br /&gt;Bolehkah aku mengenalmu?&lt;br /&gt;Mengenalmu lebih dalam &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beribuh cara melintas dikepalahku&lt;br /&gt;Bagaimanaka aku harus memulai&lt;br /&gt;Maka kuawali dengan sebuah salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kukembalikan kelangit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar semua orang tahu&lt;br /&gt;Betapa bahagianya aku mengenalmu&lt;br /&gt;Meliahatmu puaskan hatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin rasanya kuseberangi jurang ini&lt;br /&gt;Agar kutak jauh lagi darimu&lt;br /&gt;Melihatmu lagi itu yang ku mau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kuas ditangan ditemani kertas putih &lt;br /&gt;Ayunan kuasku perlahan membentuk wajahmu&lt;br /&gt;Wajah yang begitu akrab dihayalanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desi…..puisi ini telah kutulis&lt;br /&gt;Singkat dan sederhana namun&lt;br /&gt;Cukup mewakili semua yang kurasakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun …,akulah pemuja rahasia&lt;br /&gt;Bagai khayal,tetapi nyata&lt;br /&gt;Aku ada namun jarang terlihat&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Desi,itu namamu&lt;br /&gt;Kutahu itu dari kawan sekolahmu&lt;br /&gt;Nama yang manis lebih dari manis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwasanyaku menarik pelangi dari langit&lt;br /&gt;Kan kubentuk namamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-7616678702646226407?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/7616678702646226407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=7616678702646226407' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/7616678702646226407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/7616678702646226407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/puisi-2.html' title='Puisi 2'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-5324547866693322720</id><published>2008-06-07T10:37:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T10:39:56.098-07:00</updated><title type='text'>PUISI  TERAKHIR  UNTUK IBU</title><content type='html'>PUISI  TERAKHIR  UNTUK IBU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi  indah Dan diramaikan  kicauan  burung  yang  merdu yang  telah membangunkan   semua  orang,namun aku.&lt;br /&gt;Tiba tiba  saja  ada   suara   perempuan   stengah  baya  yang membangunkan  aku dari mimpiku,&lt;br /&gt;“Rasya bangunlah hari sudah siang”&lt;br /&gt;bi  Ina, dia  lah  orang yang selalu membangunkan aku  setiap  pagi jika  aku terlambat  bangun&lt;br /&gt;pagi itu aku sengaja  di bangunkan  kesiangan,  karena  pada hari  itu aku  akan  di  antar  ibu  ke dokter&lt;br /&gt;aku  memang  lagi sakit   tertapi  aku sendiri  tidak  tahu  penyakit  apa  yang aku  alami, karena  ibu selalu  menyembunyikan   hasil  pemeriksaan  ku  dari dokter, karena  memang  ibu tidak ingin melihat  aku  sedih&lt;br /&gt;sampai  tak sengaja  aku  lewat  didepan   ruang  dokter   yang manangani  aku.  Dan aku      mendengar  percakapan  dokter  itu  dengan ibu ku  tentang  penyakit  ku   yang      sudah  mencapai    stadium 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ternyata  selama  ini  aku mengidap   kangker   otak  yang  kapan  saja  dapat  merengut  nyawahku, karena  itu aku selalu  di  bawah  periksa  ke dokter  oleh ibu ku.&lt;br /&gt;Aku  melangkahkan  kaki ku  ke  lorong  tengah  rumah   sakit   itu   yang  agak  sepi, dan   tampa sadar  air  mataku  telah   membasahi   seluruh  pipiku. Setelah  ayahku  meninggal  ibu lah   yang  menjadi  tulang  punggung   keluarga  dan  mengambil   aliih  seluruh  pekerjaan  ayah.kecelakaan  itu lah yang  membuat  aku  dan ibu  terpisah  dari ayah.&lt;br /&gt;******&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pagi  Rasya”  tegur  seorang  yang  baru datang  dari belakan ku.dia  adalah  tema  dekat aku  namanya   jesicka.&lt;br /&gt;Muka  kamu  kok  pucat,  kamu  ada masalah ya?  atau  kamu lagi sakit ? aku  baik baik  saja,balas ku sambil tersenyum  padanya,  walaupun  senyunman  itu   kupaksakan.dia  adalah  cewek  remaja  di sekolah  ku yang  paling aku sayangi  selain   ibuku.&lt;br /&gt;“Rasya  hari sabtu  nanti  kamu  datang  ya  ke rumah aku ,  kakak ku ulang  tahun  dan  kami  membuat  ucapan syukur. “Kamu  datang ya  Ras”  iya  aku pasti datang&lt;br /&gt;Tiba-tiba   terdengar  deringan  lonceng  yang   memutuskan  pembicaraan kami  berdua.&lt;br /&gt;Dan  ia pun   berjalan  menuju kelasnya  sambil  mengingatka  aku  lagi tentang  ulang tahun kakak nya,  dan  aku  pun  langsung  masuk  kedalam  kelas ku  karena  kebetulan kami   berbicara  di depan kelas ku. Sementara  didalam kelas  aku  memikirkan  sesuatu  kepada  ibu  aku, karena aku  tahu  hidup ku  tidak akan lama  lagi, karena  aku   difonis  dokter  hidup ku  tinggal  tiga  bulan   lagi.&lt;br /&gt;Tampa  terasa  hari- hari  telah berlalu,  dan hari ini  adalah hari   sabtu,  dan   aku  sudah bersiap – siap  untuk  pergi  kerumah  jescka.&lt;br /&gt;“Rasya  kamu  perginya  diantar  sama  sopir ya”  kata  ibuku   sambil  menyuruh   pak  sopir  untuk  mengantarkan aku.&lt;br /&gt;******&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Malam  Jesc”  sapa aku  pada  jesicka  yang  sudah dari  tadi  menunggu  aku di depan teras  rumahnya&lt;br /&gt;Rasya  aku  kira  kamu  tidak akan datang,  “nyatanya  aku disini. kan”  balas  aku  dengan  nada  agak  bergurau,    “mana  kakak mu? “  ada  didalam  tu,  ayo  kita  masuk.&lt;br /&gt;Kami  berdua  pun masuk  dan bergabung  dengan  yang  lainya&lt;br /&gt;Setelah acara  itu selesai  aku pamitan Dan langsung  pulang  karena,  rasa  sakit  dikepala  ku tak dapat  ku  tahan  lagi.  Tetapi  aku berusaha  menyembunyikan itu dari jesicka, karma  ku tak ingin melihat dia sedih karena aku&lt;br /&gt;******&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa  sakit ku  sudah tak  tertahankan lagi,  tetapi  aku tak ingin  melihat ibu ku sedih,karena  itu aku selalu  menyembunyikan  dari  ibu ku  Dan membuat  seolah olah  aku tak  merasakan apa-apa. Namun kini  rasa  itu sudah tak sanggup aku tahan lagi, Dan  aku  tahu bahwa  sebentar lagi  aku akan meninggalkan  semua  orang- orang  yang kau  sayangi, terutama  ibu ku dan  Jesicka.&lt;br /&gt;Aku  memutuskan untuk  menulis  sebuah   puisi  terakhir   untuk ibu ku  di  akhir  hidup ku ini.&lt;br /&gt;Aku masuk ke kamar aku Dan  mengambil  selembar  kertas  berwarna  biru  tua,dan  ku mulai menulis  puisi  itu.&lt;br /&gt;Terima kasih ibu  9  bulan aku  berada  dalam rahim mu&lt;br /&gt;Engkau  menjaga  ku dengan kasih yang  tak dimiliki  orang lain&lt;br /&gt;Disaat   Engkau  lahirkan aku kedalam dunia ini  &lt;br /&gt;Engkau dihadapkan  pada  dua  pilihan  mati  atau  hidup untuk ku&lt;br /&gt;Kektika  Engkau berhasil  memilih   hidup  untuk  ku&lt;br /&gt;Penderitaan mu  ta  terhenti sampai  disitu  &lt;br /&gt;Engkau  masih harus  manjaga,dan menyusuiku&lt;br /&gt;Denga  kasih sayang  dan cinta  engkau  membesarkan ku  &lt;br /&gt;Walaupun engkau mesti  berkorban  demi  aku,dengan apakah harus &lt;br /&gt;Ku balas  semuanya  itu,kalau  saja  aku masih diberi  kesempatan  Untuk hidup  aku  Ingin  membahagiakan mu  dan  melihat  senyum  Yang terpancar  dari wajahmu, Namun kini   hidupku  sudah tak lama  Lagi, didetik-detik  terakhir  hidup ku ini  Hanya  puisi  ini  yang dapat  Aku  tinggalkan  untuk mu&lt;br /&gt;Semoga  Tuhan selalu   menjaga  dan melindungimu  dari  terpaan  Gelombang  Dunia  ini, tegarlah  selalu  Bunda&lt;br /&gt;Selamat  tinggal bunda  tercinta…………………… &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-5324547866693322720?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/5324547866693322720/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=5324547866693322720' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/5324547866693322720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/5324547866693322720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/puisi-terakhir-untuk-ibu.html' title='PUISI  TERAKHIR  UNTUK IBU'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-765550334690045325</id><published>2008-06-07T10:35:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T10:36:58.516-07:00</updated><title type='text'>MAKALAH 2</title><content type='html'>MAKALAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JUDUL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGARUH BUDAYA TERHADAP KEPRIBADIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SOSIOLOGI&lt;br /&gt;                                                               DISUSUN OLEH :Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KATA PENGANTAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa atas telahNya memberikan akal budi dan pemikiran kepada kami, maka kami  dapat menyelesaikan makala sosiologi dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh kebudayaan terhadap kepribadian dengan maksudnya pempelajaran mata pelajaran sosiologi ini di fokuskan kepada upaya pengembangan kemampuan dan pemahaman kehidupan manusia. Demikian pula kepada teman – teman mendiskusikan tentang hasil diskusinya. &lt;br /&gt;      Penulis ucapan terimakasih yang sebesar – besarnya kepada guru pengajar sosiologi BAPAK HARY NONOBAIS. S. SOS&lt;br /&gt;Tentang sosiologi semoga makala ini bermanfaat bagi guru- guru dan murid –murid khususnya SMA Kristen Anak Panah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di nabire yang kita cintai ini.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Nabire 29 mei 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR ISI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata pengantar……………………………………………….i&lt;br /&gt;Daftar isi………………………………………………ii&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB I. PENDAHULUAN……………………………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. kebudayaan ……………………………………………1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pengertian kebudayaan &lt;br /&gt; Kebudayaan menurut beberapa Alih Sosiologi…….&lt;br /&gt;Bab IIB. kepribadian………………………………………………&lt;br /&gt;         I.  pengertian kepribadian ………………………&lt;br /&gt;         2.faktor factor yang mempengaruhi kepribadian ………………&lt;br /&gt;a. Warisan biologis……………………………..&lt;br /&gt;b. Lingkungan fisik&lt;br /&gt;BAB III PENUTUPAN ………………………………………&lt;br /&gt;A. kesimpulan……………………………………………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Saran………………………………………………&lt;br /&gt;Pustaka………………………………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab I        &lt;br /&gt;KEBUDAYAAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata kebudayaan berasal dari kata budih dalam bahasa sansekerta yang berarti akal kemudian menjadi kata budhi (tunggal)atau budhaya (majemuk)sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Ada pendapat yang mengatakan bahwa kekbudayaan berasal dari kata budhi dan daya. Budhi adalah akal yang merupakan unsure rohani dalam kebudayaan, sedangkan daya berarti perbuatan atau  ikhtiar sebagai unsure jasmani sehingga kebudayaan diartikan sebagai  hasil dari akal dan ikhtiar manusia &lt;br /&gt;      Dalam bahasda inggris, kebudayaan adalah culture, berasal dari kata culere (bahasa yunani)yang berarti mengerjakan tanah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Pemilihan definisi kebudayaan  yang tepat sangat sukar karena begitu banyak orang yang mendefinisikanya. Enam di antaranya akan dibahas berikut ini,terdiri atas tiga buah dari budayawan Indonesia dan tiga lagi dari bangsa asing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) ki hajar dewantara &lt;br /&gt;    kebudayaan menurut ki hajar dewantara berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni alam dan zaman (kodrat dan masyarakat ) yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi rintangan dan kesukaran di dalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) sutan takdir alisyahbana  &lt;br /&gt;    sutan takdir disyahban mengatakan bahwa kebudayaan adalah manisvestasi dari cara berfikir sehingga menurutnya pola kebudayaan itu sangat luas sebab semua laku dan cara perbuatan tercakup di dalamnya dan dapat di ungkapkan dari baris dan cara berfiki9r termasuk di dalamnya perasaan karena perasaan juga merupakan maksud dari  pikiran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) koetrajaranigrat  &lt;br /&gt;    koetrajanigrat mengatakan bahwa kebudayaan berarti keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus di biasakanya dengan belajar serta keseluruhan dari hasil budi pekertinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d)  A.L. Kroeber dan c.kluckhohn &lt;br /&gt;      a.l Kroeber dan c.kluckhohn  dalam bukunya culture, a crittical  review  of concept  and  definisitions (1952) mengatakan bahwa kebudayaan adalah manivestasi atau penjelmaan kerja jiwa manusia dalam arti seluas-luasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e) Malinoswski &lt;br /&gt;     Malinowski menyebutkan bahwa kebudayaan pada prinsipnya berdasarkan atas berbagai system kebutuhan manusia. Tiap tinkat kebutuhan itu menghadirkan corak budaya yang khas. Misalnya, guna memenuhi kebutuhan manusia akan keselamatanya maka timbul kebudayaan yang berupa perlindungan, yakni seperangkat budaya dalam bentuk yang tertentu, seperti lembaga kemasyarakatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f)  C.A fan peursen &lt;br /&gt;      f.a fan peursen  menyatakan bahwa dewasa ini kebudayaan di artikan sebagai manifestasi kehidupan setiap orang dan kehidupan setiap kelompok orang berlainan dengan hewan maka manusia tidak dapat hidup begitu saja di tengah alam. Oleh karena itu, untuk dapat hidup, manusia harus mengubah segala sesuatu yang telah di sediakan oleh alam. Misalnya beras agar dapat di makan harus di ubah dulu menjadi nasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bebera Faktor Yang Mempengaruhi Kebudayaan Secara Garis Besar &lt;br /&gt;a) factor kitaran (lingkungan hidup, geografis mileu) factor lingkungan fisik lokasi geografis merupakan suatu corak budaya sekelompok masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) faktor induk bangsa &lt;br /&gt;     ada dua pandangan berbeda mengenai faktor induk bangsa ini, yaitu pandangan barat dan pandangan timur. Pandangan barat berpendapat bahwa perbedaan induk bangsa dari beberapa kelompok masyarakat mempunyai pengaru terhadap suatu corak kebudayaan. Berdasarkan pandangan barat umumnya tingkat cauca soit dianggap lebih tinggi dari pada bangsa lain,yaitu mingloid dan negroid. &lt;br /&gt;Sedangkan pandangan timur berpendapat bahwa peran ihnduk bukan sebagai factor yang lebih dulu lahir dan cukup tinggi pada saat bangsa barat masih “ tidur dalam kegelapan . hal itu lebih jelas ketika dalam abad xx, bangsa jepang yang dapat di ikatakan lebih rendah daripada bangsa barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) fakto saling kontak antar bangsa &lt;br /&gt;     hubungan antar bangsa yang makin mudah akibat sarana perhubungan yang makin sempurna menebabkan satu bangsa mudah berhubungan dengan bangs lain. &lt;br /&gt;Akibat  daripada adanya hubungan ini dapat atau tidak suatu bangsa mempertahankan jkebudayaanya tergantung pada kebudayaan asing mana yang lebih kuat maka kebudayaan asli dapat bertahan lebih kuat. Sebaliknya apabila kebudayaan asli lebih lemah daripada kebudayaan asing maka lenyaplah kebudayaan aslidan terjadi budaya jajahan yang sifatnuya tiruan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMAHAMI KEBUDAYAAN &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk lebih mendalami kebudayaan perlu di kenala beberapa masalah lain yang menyangkut kebudayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) unsure kebudayaan  &lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;       unsure  kebudayan  dalam kamus besar Indonesia berarti bagiandari suatu kebudayaan yang dapat digunakan sebagai suatu analisi tertentu. Dengan adanya unsur tersebut , kebudayan disini lebih mengandung makna totalitas dari pada sekedar perjumlahan usur – unsure yang terdapat di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) system regili dan upacaru keagamaan merupakan produk manusia sebagai homoriligius. manusia yang mempunyai kecerdasan ,pikiran ,dan perasaan luhur ,tangapan bahwa kekuatan  lain mahabesar yang dapat “menghitam – putikan”kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) system organisasi kemasyarakatan merupakan produk manusia sebagia homosocius.manusia sadar bahwa tubuh nay lemah.namun, dengan akalnya  manusia membuat kekuatan dengan menyusun organisasikemasyarakatan yang merupakan tempat berkerja sama untuk mencapai tujuan baersama,yaitu meningatkan kesejahtraan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Sistem pengetahuan merupakan produk dari manusia homo sapien. Pengetahuan dapat dari pemikiran sendiri ,disampin itu  dapat juga dari pemikiran orang lain.&lt;br /&gt;4)  System teknologi dan peralatan merupakan produk dari manusia sebagai hormo faber.Dapat memegan suatu yang enak, manusia dapat menciptakan sekaligus mempergunakan suatu alat.&lt;br /&gt;5) Bahasa merupakan produk dari manusia sebagai homo longuens. Bahasa manusia pada mulanya diwujud kan dalam bentuk tanda ( kode ) ,yang kemudian di sempurnakan dalam bentuk bahasa lisan, dan akhirnya menjadi bahasa tulisan.&lt;br /&gt;6) Kesenian merupakan hasil dari manusia sebagai homo esteticus. Setelah manusia dapat mencukupi kebutuhan fisiknya maka manusia perlu dan selalu pemuas untuk memenuhi kebutuahan psikisnya.&lt;br /&gt;b. wujud kebudayaan &lt;br /&gt;                  selain  unsure kebudayaan, masalah lain juga penting dalam kebudayaan adalah wujudnya. Pendapat umum mengatakan ada dua wujud kebudayaan. Pertama, kebudayaan bendaniah (material ) yang memiliki cirri dapat dilihat ,diraba, dan dirasa sehingga libeh konkret atau mudah dipahami.kedua kebedayaan kerohaniaan (spitual ) yang memiliki cirri da[at di rasa saja .oleh karena itu ,kebudayaan rohani bersifat lebih abstrak dan lebih sulit di pahami &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     koentjaraningrat  dalam karyanya kebudayaan ,memtalitet,dan pembangunan menyebut bahwa paling sedikit ada tiga wujud kebudayaan ,yaitu &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;1) Sebagai suatu kompeks dari  ide-ide ,gagasan ,nilai-nilai ,norma- norma ,peraturandan Sebagainya.&lt;br /&gt;2) Sebagasi suatu komleks aktifitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat &lt;br /&gt;3) Sebagai benda – benda hasil karya manusia   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Sifat- Sifat Kebudayaan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Selain memiliki unsure dan wujud, kebudayaan juga memiliki sifat. &lt;br /&gt;Kebudayaan sangat banyak, mengingat kebudayaan kita sangat beraneka ragam dan dapat di teruskan secara social dan pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Kebudayaan Beraneka Ragam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keanekaragama kebudayaan di sebabkan oleh beberapa factor, antara lain manusia tidak mememiliki struktur anatomi secara khusus sehingga harus menyesuaikan diri dengan lingkunganya.&lt;br /&gt;2) kebudayaan dapat di teruskan secara social dengan pelajaran &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penerus kebudayaan dapat dilakukan secara horizontal dan fertikal. Penerus secara hori sontal apabila di lakukan terhadap suatu generasi dan biasanya secara lisan sedangkan vertical di lakukan antara generasi dengan jalan melalui tulisan.&lt;br /&gt;3) kebudayaak di jabarkan komponen-komponen biologi, psikologi,dan sosiologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biologi, psikologi, dan sosiologi merupakan tiga komponen yang di bentuk pribasi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab II B.          KEPRIBADIAN &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I:   PENGERTIAN KEPRIBADIAN  SECARA UMUM&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;         Seorang tersusun atas dasar fatalitas jasmani dan rohania, di samping ada faktor temperamen, karakter,dan bakat fitalitas jasmani seseorang bergantunng pada konstruksi tubuhnya yang terpengaruh oleh factor-faktor hereditas sehingga keaadaanya dapat di katakan tetap atau konstan dan merupakan daya hidup yang sifatnya jasmanias.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) PENGERTIAN KEPRIBADIAN MENURUT BEBERAPA ALIH SOSIOLOGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a)           Menurut Horton (1982)&lt;br /&gt;Kepribadian adalah keseluruhan sikap, perasaan, ekspresi dan temparmen seseorang. Sikap perasaan ekspresi dan tempramen itu akan terwujud dalam tindakan seseorang jika di hadapan pada situasi tertentu. Setiap orang mempunyai kecenderungan prilaku yang baku, atau pola dan konsisten, sehingga menjadi ciri khas pribadinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Menurut Schever Dan Lamm (1998)&lt;br /&gt;       mendevinisikan kepribadian sebagai keseluruhan pola sikap, kebutuhan, ciri-ciri kas dan prilaku seseorang. Pola berarti sesuatu yang sudah menjadi standar atu baku, sehingga kalau di katakan pola sikap, maka sikap itu sudah baku berlaku terus menerus secara konsisten dalam menghadapai situasi yang di hadapi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  factor factor yang mempengaruhi kepri badian &lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;a) Warisan Biologis &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;warisan biologis adalah semua halyang di terima seseorang sebagai manusia melalui gen kedua orang tuanya atau sifat turunan dari kedua orang tua . &lt;br /&gt;Contohnya : ayah Darwin adalah seseorang yang tidak suka banyak berbicara dan suka berdiam diri, maka sifat itu tampa di sadari  di miliki juga oleh anaknya Samuel. Contoh lainya adalah ayah otis adalah seorang yang bentuk tubuhnya sangat tinggi dan lebar otomatis otispun akan bertumbuh ke hal yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Lingkungan Fisik &lt;br /&gt;         pengaruh lingkungan atu fisik terhadap kepribadian manusia paling sedikit di bandingkan factor- factor lainya. Lingkungan fisik tidak mendorong terjadinya kepribadian khusus seseorang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERBEDAAN PENGERTIAN ORANG PADA ZZAMAN DUHULU      DAN ORANG PADA ZAMAN SEKARANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Dulu orang percaya bahwa beberapa unsure kepribadian se perti ambisi, kejujuran, kriminalitas,&lt;br /&gt;penimpanan seksual dan sebagainya, merupakan warisan dari orangtua.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;b) Namun pada zaman sekarang orang lebih percaya beberapa pakar bahkan sifat kepribadian di tentukan oleh pengalaman seperti kemampuan, perestasi, dan prilaku  sepenuhnya di tentukak lingkungannya. &lt;br /&gt;Hal ini sangat benar karena kita melihat kondisi yang terjadi pada zaman ini, pada umumnya orang tidak dapat melakukan segala sesuatu dengan kepribadianya sendiri tetapi kepribadian itu sangat di pengaruhi oleh kebudayaan&lt;br /&gt; Salah satu contoh yang membutikan bahwa kepribadian di pengaruhi oleh kebudayaan adalah, dulu masyarakat Indonesia pada umumnya tidak pernah mengenakan pakayan seksi, sangat sopan santun ketika bertemu atau akan melewati depan orang yang lebih tua dan sangat menjaga perasaan orang lain Hal ini di laksanakan tampa ada peraturang namun dengan kesadaran daripada pribadi seseorang.&lt;br /&gt; Tetapi yang kita temukan sekarang adalah, banyaka sekali perilaku yang  terjadi dan itu sangat bertentangan  dengan kepribadian seseorang  pada zaman dulu, ini semua terjadi karena pemanasan global dan perkembangan budaya atau pertukaran budaya antar suatu kelompok suku, bangsa, bahasa, dan benua dapat mempengaruhi kepribadian seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Bab III  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sadar sedalam dalamnya bahwa sosiologi adalah ilmu karena menyapkan pengetahuan tentang masyarakat yang di peroleh melalui metode ilmiah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Kesimpulan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kebudayaan memberikan pengalaman terhadap kepribadian tiap – tiap individu yang tumbuh di daerahnya dan pengalaman masyarakat atau kebudayaak akan membentuk ssuatu metode kepribasian / karakterseseorang dalam bermasyarakat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. saran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sebagai penulis sadar bahwa makalah yang kami sasjikan sebuah judul pengaruh kebudayaan terhadap kepribadian agar pembaca bisa membaca dan memahami apa yang ada didalam makalah ini sehingga sangat berguna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Apabila pembahasan dari kelompok ini ada kata – kata yang kurang di mengeti atau kurang di pahami, kami mohon maaf sebesar besarnya dan siap menerima saran usul / masukan pendapat dari teman – teman dan juga guru pengajar BAPAK HARI NONOBAIS &lt;br /&gt;       apabila ada kata kata yang kurang di mengerti kami mohon maaf sebesar- besarnya maka tugas makalan ini bisa mengerjakan sesuai dengan tugas yang di berikan atas perhatian serta tanggung jawab bersama kami ucapkan banyak terima kasih &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-765550334690045325?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/765550334690045325/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=765550334690045325' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/765550334690045325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/765550334690045325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/makalah-2.html' title='MAKALAH 2'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-7124750617322828904</id><published>2008-06-07T10:30:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T10:33:50.420-07:00</updated><title type='text'>MAKALAH</title><content type='html'>MAKALAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JUDUL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGARUH BUDAYA TERHADAP KEPRIBADIAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SOSIOLOGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                            DISUSUN OLEH :Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;KATA PENGANTAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puju dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa atas telahNya memberikan akal budi dan pemikiran kepada kami, maka kami  dapat menyelesaikan makala sosiologi dengan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;      Pengaruh kebudayaan terhadap kepribadian dengan maksudnya pempelajaran mata pelajaran sosiologi ini di fokuskan kepada upaya pengembangan kemampuan dan pemahaman kehidupan manusia. Demikian pula kepada teman – teman mendiskusikan tentang hasil diskusinya. &lt;br /&gt;      Penulis ucapan terimakasih yang sebesar – besarnya kepada guru pengajar sosiologi BAPAK HARY NONOBAIS. S. SOS&lt;br /&gt;Tentang sosiologi semoga makala ini bermanfaat bagi guru- guru dan murid –murid khususnya SMA Kristen Anak Panah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di nabire yang kita cintai ini.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Nabire 29 mei 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR ISI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata pengantar……………………………………………….i&lt;br /&gt;Daftar isi………………………………………………ii&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB I. PENDAHULUAN……………………………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. kebudayaan ……………………………………………1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pengertian kebudayaan &lt;br /&gt; Kebudayaan menurut beberapa Alih Sosiologi…….&lt;br /&gt;Bab IIB. kepribadian………………………………………………&lt;br /&gt;         I.  pengertian kepribadian ………………………&lt;br /&gt;         2.faktor factor yang mempengaruhi kepribadian ………………&lt;br /&gt;a. Warisan biologis……………………………..&lt;br /&gt;b. Lingkungan fisik&lt;br /&gt;BAB III PENUTUPAN ………………………………………&lt;br /&gt;A. kesimpulan……………………………………………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Saran………………………………………………&lt;br /&gt;Pustaka………………………………………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bab I        &lt;br /&gt;KEBUDAYAAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata kebudayaan berasal dari kata budih dalam bahasa sansekerta yang berarti akal kemudian menjadi kata budhi (tunggal)atau budhaya (majemuk)sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Ada pendapat yang mengatakan bahwa kekbudayaan berasal dari kata budhi dan daya. Budhi adalah akal yang merupakan unsure rohani dalam kebudayaan, sedangkan daya berarti perbuatan atau  ikhtiar sebagai unsure jasmani sehingga kebudayaan diartikan sebagai  hasil dari akal dan ikhtiar manusia &lt;br /&gt;      Dalam bahasda inggris, kebudayaan adalah culture, berasal dari kata culere (bahasa yunani)yang berarti mengerjakan tanah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Pemilihan definisi kebudayaan  yang tepat sangat sukar karena begitu banyak orang yang mendefinisikanya. Enam di antaranya akan dibahas berikut ini,terdiri atas tiga buah dari budayawan Indonesia dan tiga lagi dari bangsa asing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) ki hajar dewantara &lt;br /&gt;    kebudayaan menurut ki hajar dewantara berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni alam dan zaman (kodrat dan masyarakat ) yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi rintangan dan kesukaran di dalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) sutan takdir alisyahbana  &lt;br /&gt;    sutan takdir disyahban mengatakan bahwa kebudayaan adalah manisvestasi dari cara berfikir sehingga menurutnya pola kebudayaan itu sangat luas sebab semua laku dan cara perbuatan tercakup di dalamnya dan dapat di ungkapkan dari baris dan cara berfiki9r termasuk di dalamnya perasaan karena perasaan juga merupakan maksud dari  pikiran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) koetrajaranigrat  &lt;br /&gt;    koetrajanigrat mengatakan bahwa kebudayaan berarti keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus di biasakanya dengan belajar serta keseluruhan dari hasil budi pekertinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d)  A.L. Kroeber dan c.kluckhohn &lt;br /&gt;      a.l Kroeber dan c.kluckhohn  dalam bukunya culture, a crittical  review  of concept  and  definisitions (1952) mengatakan bahwa kebudayaan adalah manivestasi atau penjelmaan kerja jiwa manusia dalam arti seluas-luasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e) Malinoswski &lt;br /&gt;     Malinowski menyebutkan bahwa kebudayaan pada prinsipnya berdasarkan atas berbagai system kebutuhan manusia. Tiap tinkat kebutuhan itu menghadirkan corak budaya yang khas. Misalnya, guna memenuhi kebutuhan manusia akan keselamatanya maka timbul kebudayaan yang berupa perlindungan, yakni seperangkat budaya dalam bentuk yang tertentu, seperti lembaga kemasyarakatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f)  C.A fan peursen &lt;br /&gt;      f.a fan peursen  menyatakan bahwa dewasa ini kebudayaan di artikan sebagai manifestasi kehidupan setiap orang dan kehidupan setiap kelompok orang berlainan dengan hewan maka manusia tidak dapat hidup begitu saja di tengah alam. Oleh karena itu, untuk dapat hidup, manusia harus mengubah segala sesuatu yang telah di sediakan oleh alam. Misalnya beras agar dapat di makan harus di ubah dulu menjadi nasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bebera Faktor Yang Mempengaruhi Kebudayaan Secara Garis Besar &lt;br /&gt;a) factor kitaran (lingkungan hidup, geografis mileu) factor lingkungan fisik lokasi geografis merupakan suatu corak budaya sekelompok masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) faktor induk bangsa &lt;br /&gt;     ada dua pandangan berbeda mengenai faktor induk bangsa ini, yaitu pandangan barat dan pandangan timur. Pandangan barat berpendapat bahwa perbedaan induk bangsa dari beberapa kelompok masyarakat mempunyai pengaru terhadap suatu corak kebudayaan. Berdasarkan pandangan barat umumnya tingkat cauca soit dianggap lebih tinggi dari pada bangsa lain,yaitu mingloid dan negroid. &lt;br /&gt;Sedangkan pandangan timur berpendapat bahwa peran ihnduk bukan sebagai factor yang lebih dulu lahir dan cukup tinggi pada saat bangsa barat masih “ tidur dalam kegelapan . hal itu lebih jelas ketika dalam abad xx, bangsa jepang yang dapat di ikatakan lebih rendah daripada bangsa barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c) fakto saling kontak antar bangsa &lt;br /&gt;     hubungan antar bangsa yang makin mudah akibat sarana perhubungan yang makin sempurna menebabkan satu bangsa mudah berhubungan dengan bangs lain. &lt;br /&gt;Akibat  daripada adanya hubungan ini dapat atau tidak suatu bangsa mempertahankan jkebudayaanya tergantung pada kebudayaan asing mana yang lebih kuat maka kebudayaan asli dapat bertahan lebih kuat. Sebaliknya apabila kebudayaan asli lebih lemah daripada kebudayaan asing maka lenyaplah kebudayaan aslidan terjadi budaya jajahan yang sifatnuya tiruan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMAHAMI KEBUDAYAAN &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk lebih mendalami kebudayaan perlu di kenala beberapa masalah lain yang menyangkut kebudayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) unsure kebudayaan  &lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;       unsure  kebudayan  dalam kamus besar Indonesia berarti bagiandari suatu kebudayaan yang dapat digunakan sebagai suatu analisi tertentu. Dengan adanya unsur tersebut , kebudayan disini lebih mengandung makna totalitas dari pada sekedar perjumlahan usur – unsure yang terdapat di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) system regili dan upacaru keagamaan merupakan produk manusia sebagai homoriligius. manusia yang mempunyai kecerdasan ,pikiran ,dan perasaan luhur ,tangapan bahwa kekuatan  lain mahabesar yang dapat “menghitam – putikan”kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) system organisasi kemasyarakatan merupakan produk manusia sebagia homosocius.manusia sadar bahwa tubuh nay lemah.namun, dengan akalnya  manusia membuat kekuatan dengan menyusun organisasikemasyarakatan yang merupakan tempat berkerja sama untuk mencapai tujuan baersama,yaitu meningatkan kesejahtraan hidupnya.&lt;br /&gt;3) system mata pencarian  yang merupakan produk dari manusia sebagai homoeconomicus manjadikan tinkat kehudupan manusia  secara umum terus meningkat.contoh bercocok tanam ,kemudian  berternak ,lalu mengusahakan  kerjinan,dan berdaggan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-7124750617322828904?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/7124750617322828904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=7124750617322828904' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/7124750617322828904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/7124750617322828904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/makalah.html' title='MAKALAH'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-6964413920390797506</id><published>2008-06-07T10:29:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T10:30:18.372-07:00</updated><title type='text'>PENGERTIAN KEPRIBADIAN  SECARA UMUM</title><content type='html'>I:   PENGERTIAN KEPRIBADIAN  SECARA UMUM&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;         Seorang tersusun atas dasar fatalitas jasmani dan rohania, di samping ada faktor temperamen, karakter,dan bakat fitalitas jasmani seseorang bergantunng pada konstruksi tubuhnya yang terpengaruh oleh factor-faktor hereditas sehingga keaadaanya dapat di katakan tetap atau konstan dan merupakan daya hidup yang sifatnya jasmanias.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) PENGERTIAN KEPRIBADIAN MENURUT BEBERAPA ALIH SOSIOLOGI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a)           Menurut Horton (1982)&lt;br /&gt;Kepribadian adalah keseluruhan sikap, perasaan, ekspresi dan temparmen seseorang. Sikap perasaan ekspresi dan tempramen itu akan terwujud dalam tindakan seseorang jika di hadapan pada situasi tertentu. Setiap orang mempunyai kecenderungan prilaku yang baku, atau pola dan konsisten, sehingga menjadi ciri khas pribadinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Menurut Schever Dan Lamm (1998)&lt;br /&gt;       mendevinisikan kepribadian sebagai keseluruhan pola sikap, kebutuhan, ciri-ciri kas dan prilaku seseorang. Pola berarti sesuatu yang sudah menjadi standar atu baku, sehingga kalau di katakan pola sikap, maka sikap itu sudah baku berlaku terus menerus secara konsisten dalam menghadapai situasi yang di hadapi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  factor factor yang mempengaruhi kepri badian &lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;a) Warisan Biologis &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;warisan biologis adalah semua halyang di terima seseorang sebagai manusia melalui gen kedua orang tuanya atau sifat turunan dari kedua orang tua . &lt;br /&gt;Contohnya : ayah Darwin adalah seseorang yang tidak suka banyak berbicara dan suka berdiam diri, maka sifat itu tampa di sadari  di miliki juga oleh anaknya Samuel. Contoh lainya adalah ayah otis adalah seorang yang bentuk tubuhnya sangat tinggi dan lebar otomatis otispun akan bertumbuh ke hal yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b) Lingkungan Fisik &lt;br /&gt;         pengaruh lingkungan atu fisik terhadap kepribadian manusia paling sedikit di bandingkan factor- factor lainya. Lingkungan fisik tidak mendorong terjadinya kepribadian khusus seseorang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERBEDAAN PENGERTIAN ORANG PADA ZZAMAN DUHULU      DAN ORANG PADA ZAMAN SEKARANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Dulu orang percaya bahwa beberapa unsure kepribadian se perti ambisi, kejujuran, kriminalitas,&lt;br /&gt;penimpanan seksual dan sebagainya, merupakan warisan dari orangtua.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;b) Namun pada zaman sekarang orang lebih percaya beberapa pakar bahkan sifat kepribadian di tentukan oleh pengalaman seperti kemampuan, perestasi, dan prilaku  sepenuhnya di tentukak lingkungannya. &lt;br /&gt;Hal ini sangat benar karena kita melihat kondisi yang terjadi pada zaman ini, pada umumnya orang tidak dapat melakukan segala sesuatu dengan kepribadianya sendiri tetapi kepribadian itu sangat di pengaruhi oleh kebudayaan&lt;br /&gt; Salah satu contoh yang membutikan bahwa kepribadian di pengaruhi oleh kebudayaan adalah, dulu masyarakat Indonesia pada umumnya tidak pernah mengenakan pakayan seksi, sangat sopan santun ketika bertemu atau akan melewati depan orang yang lebih tua dan sangat menjaga perasaan orang lain Hal ini di laksanakan tampa ada peraturang namun dengan kesadaran daripada pribadi seseorang.&lt;br /&gt; Tetapi yang kita temukan sekarang adalah, banyaka sekali perilaku yang  terjadi dan itu sangat bertentangan  dengan kepribadian seseorang  pada zaman dulu, ini semua terjadi karena pemanasan global dan perkembangan budaya atau pertukaran budaya antar suatu kelompok suku, bangsa, bahasa, dan benua dapat mempengaruhi kepribadian seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Bab III  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sadar sedalam dalamnya bahwa sosiologi adalah ilmu karena menyapkan pengetahuan tentang masyarakat yang di peroleh melalui metode ilmiah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Kesimpulan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kebudayaan memberikan pengalaman terhadap kepribadian tiap – tiap individu yang tumbuh di daerahnya dan pengalaman masyarakat atau kebudayaak akan membentuk ssuatu metode kepribasian / karakterseseorang dalam bermasyarakat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. saran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sebagai penulis sadar bahwa makalah yang kami sasjikan sebuah judul pengaruh kebudayaan terhadap kepribadian agar pembaca bisa membaca dan memahami apa yang ada didalam makalah ini sehingga sangat berguna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Apabila pembahasan dari kelompok ini ada kata – kata yang kurang di mengeti atau kurang di pahami, kami mohon maaf sebesar besarnya dan siap menerima saran usul / masukan pendapat dari teman – teman dan juga guru pengajar BAPAK HARI NONOBAIS &lt;br /&gt;       apabila ada kata kata yang kurang di mengerti kami mohon maaf sebesar- besarnya maka tugas makalan ini bisa mengerjakan sesuai dengan tugas yang di berikan atas perhatian serta tanggung jawab bersama kami ucapkan banyak terima kasih &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-6964413920390797506?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/6964413920390797506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=6964413920390797506' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/6964413920390797506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/6964413920390797506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/pengertian-kepribadian-secara-umum.html' title='PENGERTIAN KEPRIBADIAN  SECARA UMUM'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-9001644573722371027</id><published>2008-06-07T06:12:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T06:13:17.091-07:00</updated><title type='text'>Pemerintah Menutup  Mata Hati terhadap Meninggalnya 67 Orang</title><content type='html'>Yones Douw : Pemerintah Menutup  Mata Hati terhadap Meninggalnya 67 Orang di Distrik Kamu, Monamani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pejabat jangan kalian gila dengan jabatan, uang serta kedudukan tetapi gila dan pedulilah terhadap masyarakt yang memilih dan mengakat kalian menjadi wakil mereka. Karena tanpa mereka kalian tidak akan berdiri di kursi empuk yang sedang kalian duduki saat ini. Tidak salah kalau pemerintah pusat menyebutkan pejabat Papua hanya jadi boneka di daerahnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hal ini di tuturkan Yones Douw Ketua Koordinator perdamaian dan Keadilan  Daerah Nabire, Paniai dan Puncak Jaya ditemui, jumat (30/5) di sela-sela kesibukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut dirinya menambahkan, korban yang meninggal di distrik kamu ini dari hari ke hari akan bertambah terus, sehingga perhatian dari distrik dan pemerintah nabire sangat penting. Namun yang di sayangkan perhatina mereka sama sekali tidak ada. Mereka sempat memabntu dengan mengirimkan beberapa perawat dari &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moanemani pada tanggal 3 Mei 2008 selama 4 Hari Dinas Kesehatan membentuk Tim Medis dan persiapan-persiapan untuk turung kelokasi kejadian ,pada tanggal  7 Mei 2008 Tim Medis berangkat dengan mengunakan Pesawat SUSI AIR Ke Moanemani   dan khusus Kepala Distrik Kamu Penyerahkan Uang Saja kepada Tim Medis saja  Lalu kepala Distrik nya Tidak berangkat ke tempat  Tugas .Setelah Tim Medis tiba di Moanemani Mereka melaksanakan Pengbatan kepada masyarakat  yang sedang menderita selama kurang lebih 4 hari . Pada Tanggal 12 Mei 2008 Tim Dokter Kembali dari Moanemani ke Nabire.Tanggal 13 Mei 2008&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-9001644573722371027?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/9001644573722371027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=9001644573722371027' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/9001644573722371027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/9001644573722371027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/pemerintah-menutup-mata-hati-terhadap.html' title='Pemerintah Menutup  Mata Hati terhadap Meninggalnya 67 Orang'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-6104978295905661234</id><published>2008-06-07T06:10:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T06:11:41.860-07:00</updated><title type='text'>Berbagai fenomena yang terjadi di Tanah Papua</title><content type='html'>NABIRE - Berbagai fenomena yang terjadi saat ini di Tanah Papua, sungguh sangat memprihatinkan. Betapa tidak! Penduduk miskin dari tahun ke tahun semakin meningkat, angka penggangguran terus melambung tinggi, korupsi kian hari kian merajalela.&lt;br /&gt;Dari daftar kenyataan tragis itu, Pdt. Yance Nawipa, M.Th menyimpulkan bahwa di Papua ini sedang terjadi kebobrokan moral dan kekerasan batin, sehingga membuat semua orang buta rohani yang menyebabkan semuanya berjalan dalam kegelapan yang ujung-ujungnya membawa Papua ke ambang kehancuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saat ini orang-orang di Papua bekerja dengan tidak memperhatikan baik buruknya. Apapun yang mereka anggap dapat mendatangkan keuntungan bagi mereka, semuanya disapu bersih tanpa menimbang-nimbang apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Mereka juga bahkan tidak peduli dosa atau tidak dosa, halal atau tidak halal yang penting mereka puas dan bisa hidup. Padahal sebagai umat beragama, seharusnya menyadari dan bisa memilah-milah mana yang baik dan mana yang buruk,” tutur Pdt. Yance Nawipa ditemui, Senin (26/5) di kediamannya di Karang Mulia, Nabire.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berpendapat, sebagus apapun visi dan misi yang dibutuhkan untuk membangun Papua ke depan, jika dalam pelaksanaannya tidak terealasi, maka hal itu sama saja pembohongan belaka. Oleh karena itu, kita tidak perlu mengharapakan visi dan misi yang sebagus-bagusnya serta strategi yang matang, kita lihat fakta sosial yang terjadi di lapangan saat sekarang ini. Bagaimana para pemimpin yang menerapkan visi, misi serta strategi pembangunan itu saja telah buta, bahkan telah mati rohaninya, sehingga tidak melihat kenyataan yang dihadapi masyarakat saat ini. Bagaimana para bawahannya mau mengikuti dan menerapkan semua visi, misi serta program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Nawipa, siapapun mengakui secara terang-terangan bahwa Papua adalah lumbung kekayaan atau dapur bangsa Indonesia, karena melimpah ruahnya berbagai kekayaan alam. Tetapi yang memprihatinkan adalah orang Papua mati diatas kekayaannya sendiri. Bagaikan tikus mati diatas lumbung padi, hal ini tidak bisa disangkal lagi, sebab memang kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, kenapa hal ini bisa terjadi? Menurut Pdt. Yance, para pemimpin tidak berjalan di dalam kebenaran Firman Tuhan. Bukan mereka tidak tahu kebenaran firman-Nya, melainkan pura-pura lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal lagi yang terjadi di Papua saat ini adalah berbagai kekerasan batin. Baik kekerasan yang terjadi di dalam rumah tangga, badan lembaga sampai pada tingkat yang lebih tinggi yaitu pemerintahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh di rumah, anak selalu ditindas oleh ibunya, ibu selalu ditindas suaminya, kemudian suaminya ditindas bosnya di kantor. Jadi semua serba keras, sehingga menciptakan suasana batin yang selalu dan selalu keras. Apa jadinya nanti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tingkat yang lebih tinggi, yaitu pemerintahan. Kepala Lurah ditindas camat, seorang camat ditindas bupati, bupati akhirnya ditindas juga oleh gubernur. Semuanya tidak menciptakan suasana yang tenteram dan damai, sehingga yang ada dipikirkan hanyalah kekerasan dan kekerasan melulu. Lantas, apakah Papua mau terus dibawah payung kekerasan?&lt;br /&gt;Rektor STT Walter Pos Kampus II Nabire ini menyoroti, perekonomian di Papua pun telah kena dampak daripada kekerasan. Dengan kekerasan itu rakyat semakin menderita dan terhimpit. Contoh paling nyata bisa kita lihat pada masyarakat asli Papua yang kalau berjualan selalu di gang-gang atau lorong-lorong yang baunya sangat menyengat hidung. Padahal di tanah kelahiran mereka sendiri. "Seluruh perekonomian dimonopoli oleh orang-orang yang bukan asli Papua, maka tidak mungkin kalau sifat pesismis akan tumbuh berkembang dalam kehidupan mereka," tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, contoh paling nyata juga tampak dari kegemaran masyarakat untuk berburu dan beternak. Para pemerintah sudah menyadari jika masyarakat terutama yang berasal dari pegunungan suka berternak babi. Tapi tak pernah menyiapkan tempat untuk beternak babi. Dengan cara seperti ini tentunya menambah keresahan masyarakat terhadap pemerintah yang ada. Ketika mereka resah, apakah mau dipaksakan untuk tetap patuh dan taat kepada pemerintah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saat ini saya jadi bingung, mana pengusaha dan mana penguasa? Saya yakin bukan saya saja, tetapi semua orang berpikir demikian. Sebab sekarang di Tanah Papua ini banyak penguasa menyamar menjadi pengusaha. Berbagai proyek pemerintahan yang ada langsung ditangani oleh penguasa. Padahal kalau mau dibilang, penguasa sama sekali tidak mempunyai wewenang dan hak untuk menangani berbagai proyek. Karena semua itu tugas dari pengusaha."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt. Yance juga mengomentari soal Otonomi Khusus (Otsus) yang dicanangkan 7 tahun lalu bukanlah jalan keluar untuk membangun dan menjawab kerinduan rakyat Papua. Karena kenyataannya selama 7 tahun Otsus diberikan malah menambah keresahan masyarakat. "Hal terpenting adalah bagaimana para pejabat pemerintahan yang ada menyadari kalau rakyat butuh uluran tangan secara praktek bukan berteori," ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, rakyat juga menyadari dana Otsus yang diberikan bukan sedikit jumlahnya. Rakyat tahu semua itu, tetapi mereka tetap menutup mulut. "Satu yang rakyat harapkan dengan dana Otsus itu adalah bagaimana memanage dana tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan semua insan yang ada di Bumi Cenderawasih ini,” kata Nawipa sembari mengakhiri obrolan singkat pada sore hari yang mendung itu. (Putra.Tatiratu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-6104978295905661234?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/6104978295905661234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=6104978295905661234' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/6104978295905661234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/6104978295905661234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/berbagai-fenomena-yang-terjadi-di-tanah.html' title='Berbagai fenomena yang terjadi di Tanah Papua'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-1238527346451379459</id><published>2008-06-07T06:07:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T06:09:15.213-07:00</updated><title type='text'>Tips Menulis Surat Lamaran Kerja</title><content type='html'>Tips Menulis Surat Lamaran Kerja &lt;br /&gt;Banyak perusahaan yang memandang surat lamaran atau cover letter sebagai bagian terpenting dari seluruh dokumen lamaran Anda. Karena itu penting sekali bagi Anda untuk menuliskan surat lamaran yang baik. Berbagai tips di bawah akan membantu Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kesan Individual&lt;br /&gt;Jika Anda berencana mengirimkan lamaran ke berbagai perusahaan pastikan Anda menuliskan nama perusahaan yang benar pada surat lamaran Anda. Selain itu perlu juga Anda membuat surat lamaran yang ditujukan pada seseorang. Gunakan nama dan jabatan yang spesifik jika mungkin. Secara khusus, untuk surat yang ditujukan pada seorang perempuan, jika Anda tidak mengetahui status pernikahannya, gunakan awalan Ms. Contoh: Ms. Suryanegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat: Di Internet dan di MS Word tersedia banyak template atau contoh surat lamaran. Jangan hanya mengkopi contoh-contoh tersebut. Ubahlah sesuai dengan keperluan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2. Singkat dan Padat&lt;br /&gt;Jangan bertele-tele. Tuliskan surat Anda dengan singkat dan padat. Gunakan bahasa yang mudah. Gunakan kata-kata yang biasa digunakan. Tidak perlu berusaha untuk mengesankan pembaca Anda dengan menggunakan kata-kata yang sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat: Jangan menulis surat lamaran Anda lebih dari satu halaman. Perusahaan mungkin menerima belasan bahkan ratusan surat lamaran. Surat lamaran yang terlalu panjang tidak efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Rapi dan Bersih&lt;br /&gt;Sedapat-dapatnya gunakan program komputer untuk menuliskan surat lamaran Anda. Dengan begitu Anda dapat menuliskan surat lamaran yang rapi dan bersih sehingga mudah dibaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat: Hindari menulis surat lamaran dengan tulisan tangan. Hindari menggunakan tip-ex atau sejenisnya dalam surat lamaran Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Isi&lt;br /&gt;Dalam surat lamaran Anda, ada beberapa hal yang perlu dituliskan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembukaan: Sebutkan dimana Anda mendapatkan informasi tentang lowongan kerja tersebut.Contohnya, Anda bisa menyebutkan bahwa Anda mengetahui lowongan kerja tersebut dari iklan di surat kabar, iklan di Internet, atau dari seorang teman Anda.&lt;br /&gt;Pekerjaan Anda sekarang: Ceritakan secara singkat posisi dan bidang pekerjaan Anda saat ini. Anda juga perlu menceritakan secara singkat pencapaian utama Anda dalam pekerjaan tersebut. Agar memberikan gambaran yang lebih baik, berikan informasi secara kuantitatif. Misalnya, "Saya membawahi lima orang junior manager". Yang perlu Anda perhatikan di sini, tuliskan hanya hal-hal yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Baca dengan baik persyaratan yang dibutuhkan dalam iklan lowongan pekerjaan tersebut. Jika pekerjaan yang Anda lamar adalah di bidang marketing research, Anda mungkin tidak perlu menceritakan pencapaian Anda di bidang logistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan: Jika latar belakang pendidikan perlu diinformasikan, tuliskan secara singkat pendidikan tertinggi Anda. Jika Anda pernah mendapatkan pendidikan di sekolah yang cukup dikenal, ada baiknya Anda menuliskannya di surat lamaran.&lt;br /&gt;Penutup: Dalam penutup ingatkan pembacanya bahwa Anda mempunyai keinginan kuat untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Ada baiknya Anda menyatakan kapan saat terbaik Anda bisa dihubungi untuk proses selanjutnya. Dan jangan lupa ucapkan "Terima kasih".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Proof Read&lt;br /&gt;Proof read artinya membaca kembali seluruh tulisan Anda dan memastikan semuanya sudah benar. Pastikan tidak ada kesalahan pengejaan, tidak ada kata-kata yang diulang atau repetitif, dan tata bahasa (grammar) yang digunakan sesuai. Dalam program MS Word Anda bisa menggunakan spell dan grammar checker. Gunakanlah! Menurut sebuah website,"Suatu kesalahan dalam ejaan saja bisa menyebabkan Anda kehilangan kesempatan yang penting untuk memperoleh pekerjaan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-1238527346451379459?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/1238527346451379459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=1238527346451379459' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/1238527346451379459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/1238527346451379459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/tips-menulis-surat-lamaran-kerja.html' title='Tips Menulis Surat Lamaran Kerja'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-3801879348884592264</id><published>2008-06-07T06:03:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T06:07:33.281-07:00</updated><title type='text'>Sertifikasi Guru Bukan Kebutuhan Persyaratan Administrasi Saja</title><content type='html'>Sertifikasi Guru Bukan Kebutuhan Persyaratan Administrasi Saja&lt;br /&gt;Oleh :Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;KabarIndonesia - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ginandjar Kartasasmita menyatakan, pendidikan yang bermutu memiliki kaitan ke depan dan ke belakang, bahwa pendidikan bermutu merupakan syarat utama mewujudkan bangsa yang maju, modern, dan sejahtera sekaligus pendidikan bermutu tergantung guru yang profesional, sejahtera, dan bermartabat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Output pendidikan tidak bisa dilepaskan dari input pendidikan," katanya ketika berbicara di depan peserta Pelatihan Teknik Penyusunan Proposal Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang diselenggarakan Badan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Kota Bekasi, Minggu (1/6). "Tantangan besar yang dihadapi bangsa Indonesia adalah betapa buruk gambaran pendidikan dewasa ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ginandjar, sejarah perkembangan dan pembangunan bangsa-bangsa membuktikan bahwa bangsa yang maju, modern, dan sejahtera memiliki sistem dan praktik pendidikan yang bermutu. Karena guru bermutu menentukan sistem dan praktik pendidikan yang berkualitas, hampir semua bangsa di dunia ini mempunyai kebijakan yang mendorong guru semakin berkualitas. "Kalau bangsa ini ingin lebih baik, kualitas guru harus ditingkatkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah di banyak negara mempunyai kebijakan yang mengintervensi peningkatan mutu dan menjamin kesejahteraan guru. Ia memisalkan, Jepang dan Amerika Serikat meningkatkan mutu guru melalui sertifikasi guru. Indonesia, tahun 2005 telah memiliki Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UU Guru dan Dosen) yang mewajibkan seorang pendidik memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan, UU Guru dan Dosen merupakan kebijakan yang mengintervensi peningkatan kompetensi guru dengan keharusan memiliki kualifikasi sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) dan sertifikat profesi. Dengan sertifikat profesi ini pula guru &lt;br /&gt;mendapatkan tunjangan profesi di samping gaji pokok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, UU Guru dan Dosen meningkatkan kompetensi guru dan menjamin kesejahteraan mereka. "Jadi, pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru selain diwajibkan UU Guru dan Dosen juga kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan," ujar Ginandjar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana agar sertifikasi guru berhasil meningkatkan kompetensi guru dan mengapa sertifikasi guru gagal meningkatkan kompetensi guru? Ia mengingatkan, sebagai instrumen untuk meningkatkan kompetensi guru, sertifikasi bukan tujuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan mencapai tujuan ini terutama dikarenakan sertifikasi sebagai tujuan itu sendiri. "Janganlah sertifikasi guru dikejar sebagai kebutuhan persyaratan administrasi saja tetapi dijalankan sungguh-sungguh untuk meningkatkan mutu dan kesejahteraan guru," tukasnya. "Jangan sampai sertifikasi guru dikomersialkan. Berita buruk kalau itu terjadi, membuat keyakinan pada pendidikan menjadi lemah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan, pendidik adalah pekerja profesional yang mendapat hak sekaligus kewajiban. Dengan itu, pendidik diharapkan mengabdikan total pada profesinya dan dapat hidup layak dari profesi tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam UU Guru dan Dosen ditentukan bahwa seorang pendidik wajib memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran. Kualifikasi akademik diperoleh melalui pendidikan tinggi program sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) untuk guru dan program magister (S-2) untuk dosen. Kompetensi profesi pendidik meliputi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siaran pers ini dikeluarkan secara resmi oleh Bagian Hubungan Antar-Lembaga dan Pemberitaan &lt;br /&gt;Sekretariat Jenderal DPD &lt;br /&gt;Penanggungjawab:Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-3801879348884592264?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/3801879348884592264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=3801879348884592264' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/3801879348884592264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/3801879348884592264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/sertifikasi-guru-bukan-kebutuhan.html' title='Sertifikasi Guru Bukan Kebutuhan Persyaratan Administrasi Saja'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-5521191765546579769</id><published>2008-06-07T06:02:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T06:03:26.825-07:00</updated><title type='text'>Pentingnya Peradilan HAM di Papua Barat</title><content type='html'>Pentingnya Peradilan HAM di Papua Barat&lt;br /&gt;Oleh:Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak Asasi Manusia adalah hak dasar yang dimiliki pribadi manusia sejak lahir secara kodrat sebagai anugrah dari Tuhan. Hak Asasi Manusia yang dalam bahasa Inggrisnya Human Rights haruslah universal yang artinya merata untuk semua orang, baik orang Jawa, orang Sumatra, orang Bali maupun orang Papua sendiri. Hak Asasi Manusia haruslah dihargai dan dijunjung tinggi. Untuk tetap menghormati, melindungi dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia Negara kita bangsa Indonesia membuat beberapa peraturan dan menetapkan dalam berbagai tulisan, seperti; dalam UUD 1945, Tap MPR NO XVII/MPR/1998 dan lebih rinci lagi diatur dalam UUD NO 39 THN 1999 tentang Hak Asasi Manusia.&lt;br /&gt;Dibuatnya berbagai peraturan tersebut dengan maksud dan tujuan agar Hak Asasi dari setiap orang  tersebut tidak dilanggar, diinjak-injak dan dilecehkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab semaunya, baik dari kalangan militer ( Kopasus, Mariner, Polisi, Tentara, dan lain sebagainya yang menyangkut militer), kalangan cendekiawan, kalangan opurtunis dan dari kalangan lainnya yang merasa dirinya lebih mampu dan lebih layak dibandingkan dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun semua peraturan yang telah dituangkan dalam UUD 1945, tap MPR NO XVII/MPR/1998 dan UUD NO 39 THN 1999 Tentang Hak Asasi Manusia tersebut  hanya tinggallah tulisan yang terbaca diatas kertas putih yang dapat dijual untuk menghasilkan uang dan juga pengadaan peraturan agar mendapat simpatisan dan perhatian dari Negara luar khususnya Negara yang menjunjung tinggi HAM  agar Negara kita Negara  Indonesia dianggap Negara yang menghargai nilai-nilai kemanusiaan dan telah menghormatinya. Mengapa bisa saya katakan dengan sekasar itu terhadap bangsa kita, akan saya uraikan beberapa pelanggaran  yang telah nyata-nyata melanggar HAM di Indonesia dan semua itu telah terbukti melanggar peraturan yang telah dicantumkan dan ditetapkan dalam berbagai Instrument tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UUD 1945 PASAL 28E ayat 1 &lt;br /&gt;Setiap warga Negara berhak untuk mengeluarkan pendapat. Mengeluarkan pendapat disini tidak dikhususkan untuk satu suku saja atau satu ras saja melainkan semua warga Negara diberikan hak untuk mengeluarakan pendapat. Biasanya pendapat dikeluarkan atau diajukan apabila terjadi berbagai kesalahan, baik kesalahan dalam memimpin, kesalahan dalam mengambil keputusan maupun berbagai kesalahan lainnya yang intinya dengan pendapat tersebut bisa membuat rakyat atau orang banyak yang dipimpin bisa semakin terkontrol dan terarah. Kita disini diberikan kebebasan untuk mengeluarkan berbagai pendapat namun satu yang perlu dipahami dalam mengeluarkan pendapat adalah  bisa pertanggungjawabkan setiap pendapat yang telah dikeluarkan tersebut.&lt;br /&gt;Dengan demikian tidak salah saya mengkritik sedikit kesalahan atau ketidakpatuhan   pemerintah terhadap setiap Instrumen dan perundangan yang dibuat dan ditetapkan oleh mereka sendiri, Sebagaiman orang Papua sudah sangat lama dari tahun 1964 saat terjadi pemberontakan Organisasi Papua Merdeka tepatnya didaerah Manokwari dibawah pimpinan Terianus Aronggear hingga tahun 2007 ini selalu meminta kepada pihak pemerintah Indonesia  untuk mendiskusikan atau membicarakan masalah kelurusan sejarah Bangsa Papua yang sebenarnya yang telah nyata-nyata bahkan  sengaja dibengkokan atau diputar oleh pemerintah Indonesia sendiri, namun apa jawaban dan tanggapan mereka terhadap argumen tersebut selalu saja dianggap  sebagai suatu masalah yang tidak penting dan tidak perlu untuk  di diskusikan. Mereka selalu beriskeras untuk tidak mendiskusikan dan membicarakan masalah itu dengan banyak maksud dua diantaranya adalah yang pertama agar mereka tetap menjajah dan membantai orang  Papua secara perlahan seperti yang terjadi saat-saat ini di Provinsi Papua terlebih khusus didaerah Nabire sendiri dan yang kedua karena Papua sendiri telah nyata-nyata memberikan pemasukan atau devisa  yang sangat besar bagi Negara Indonesia  yang berjumlah 24 trilyun pertahun  yang sebagian besarnya dari pajak PT Freport Indonesia data inipun di ambil dari data tahun 2002. &lt;br /&gt;Melihat  ketidakseriusan pemerintah dalam meresponinya  tidak salah kalau  saya menyatakan sebagai tindakan yang sungguh sangat melangar hak setiap orang  untuk mengeluarkan pendapatnya seperti yang nyata-nyata telah tertera sendiri dalam UUD 1945 pasalanya yang ke-28E tersebut.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UUD 1945 PASAL 28E ayat 3&lt;br /&gt;Setiap warga negara berhak untuk berkumpul dan berserikat. Namun sangatlah  disayangkan dan berdosalah seluruh pemerintah karena lagi-lagi peraturan yang dibuat karena kesepakatan dan persetujuan mereka harus dilangar lagi oleh mereka sendiri. Contoh paling nyata adalah  orang Papua membentuk suatu organisasi yang mereka sebut dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang tujuannya tidak lain hanya berkumpul untuk membahas dan mendiskusikan kemajuan daerah mereka agar kedepan daerah mereka daerah Papua lebih baik, lebih aman dan lebih diperhatikan lagi. Contoh paling nyata  juga terlihat dari  orang Maluku membentuk suatu organisasi yang mereka sebut dengan Republik Maluku Selatan  (RMS) yang tujuan kumpulnya sama juga  dengan orang Papua yaitu untuk membahas dan mendiskusikan kemajuan daerah atau kota mereka agar kedepannya lebih aman, lebih makmur, lebih sejahtra dan lebih diperhatikan lagi. Namun semua kegiatan perkumpulan selalu saja dianggap perkumpulan pemberontak atau lebih sadisnya lagi disebut dengan kata kaum separitis. Jahat bukan? Julukan dan cap yang mereka berikan kepada setiap orang yang nyata-nyata telah mengikuti dan telah mematuhi setiap Instrument dan perundangan yang mereka buat. Katanya pemerintah pemerintah Indonesia menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia mana buktinya malahan mereka-mereka yang disebut atau dijuluki kaum separitis tersebut selalu saja dikejar-kejar bahkan selalu diawasi langkahnya bagaikan mengawasi seorang bayi yang baru mau belajar untuk berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UUD 1945 PASAL 28G&lt;br /&gt;Setiap warga Negara berhak memperohleh suaka politik dari Negara lain dikatakan dalam pasalanya yang ke 28G dengan sungguh sangat jelas apabila kita tidak mendapat perlindungan yang baik, kurang mendapat perhatian, selalu ditindas dan diabaikan yang semuanya menyangkut hak hidup seseorang atau kelempok haruslah mereka  mencari suaka politik atau mencari perlindungan  dinegara lain yang di anggap mampu memberikan keamanan dan perlindungan kepada mereka dengan maksud agar hak hidup mereka tetap ada.&lt;br /&gt;Dengan demikian tidak salah lagi kalau saya menyebutkan pemerintah melangar peraturan yang telah dibuat sendiri sebagaimana saya menyebutkannya karena beberapa saat lalu beberapa orang asli Papua dari daerah Jayapura yang mencarai suaka politk di Negara Australia dibahwa pimpinan Yunus Wanggai yang pada saat itu tiba di benua tetangga benua Australia langsung membuka bendera bintang kejora tanpa kompromi sedikutpun padahal pada saat itu terdapat berbagai wartawan baik wartawan media cetak maupun media elektronik yang meliput langsung aksinya. Meraka mencari suaka politk didaerah benua tetangga benua Australia disebabkan berbagai hal diantaranya ketidaknyamanan mereka dalam hidup didaerah mereka yaitu daerah  Papua karena selalu dikucilkan dan selalu diasingkan padahal tanah tempat mereka tinggal adalah daerah kelahiran mereka sendiri dan tanah yang telah membesarkan mereka, mengasuh mereka dan telah mendidik mereka, Aneh, bukan?&lt;br /&gt;Karena kegiatan atau aksi  mereka yang membuat bangsa Indonesia malu maka dengan perantara Menteri Luar Negeri banyak kritikan menghujani mereka dengan maksud agar mereka kembali dipulangkan kedaerah asal mereka, akibat hujan kritikan yang dikirim dari Indonesia terhadap mereka maka tambah tersiksalah dan terkucillah hidup mereka, tetapi Tuhan membuka jalan untuk mereka dan akhirnya mereka dititip untuk tinggal disatu pulau yaitu pulau Chrismas dibenua Australia untuk sementara waktu.&lt;br /&gt;Melihat peristiwa ini berarti telah nyata-nyata  melanggar UUD 1945 pasal 28G yang telah mereka tetapkan sendiri dengan demikian perlu untuk mereka kaji atau amati kembali apakah peraturan tersebut tidak salah dibuat. &lt;br /&gt;Dengan mengamati berbagai ketidakpatuhan dan ketidakseriusan pemerintah dalam mengikuti dan mematuhi setiap instrument dan perundangan yang mereka buat sendiri khususnya Instrument dan perundangan yang menyangkut Hak Asasi Manusia apakah perlu untuk tetap ditegakan bahkan tetap dijunjung tinggi Hak Asasi Manusia di Negara kita Negara Indonesia padahal telah nyata-nyata tidak sesuai dengan semua yang mereka buat. Akan saya uraikan beberapa ketidakseriusan mereka dalam menjujung tinggi Hak Asasi Manusia diantara berbagai kasus yang belum tuntas hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penuntasan Kasus HAM&lt;br /&gt;Tidak bisa kita bicara soal HAM panjang lebar padahal hal ini masih disebelamatakan oleh Negara kita Bangsa Indonesia. Bangsa dan Negara yang menjujunjung tinggi HAM adalah bangsa dan Negara yang betul-betul meyakini adanya Tuhan, karena setiap manusia atau pribadi yang ada adalah ciptaan yang diciptakan seturut rupa dan gambarnya. &lt;br /&gt;Kita akan melihat lagi-lagi ketidakbecusan Negara yang mengaku adanya Tuhan dan menomorsatukan Tuhan dalam sila mereka dalam menuntaskan seluruh kasus HAM dinegara ini. Seluruh kasus yang sampai saat ini belum tuntas adalah kasus yang masuk dalam golongan kejahatan genosida. Kasus tersebut terjadi disaat orde lama hingga saat orde baru ini. Beberapa kasus besar yang sampai saat ini belum dituntaskan bahkan tidak pernah  dipastikan titik temunya akan diuraikan dibawah ini.&lt;br /&gt;Sejak terjadinya demo besar-besaran yang pada saat itu dilakukan oleh mahasiswa Universitas Trisakti yang menuntut mundurnya Presiden Soeharto dan terjadilah kasus Trisakti dan Semanggi yang pada saat itu beberapa mahasiswa baik pria maupun wanita ditembak dengan senjata tanpa kompromi olah pihak Mariner yang sampai saat ini telah dilupakan karena tidak pernah ditemukan titik temunya, bukannya tidak ditemukan titik temunya melainkan karena takut militer berbicara padahal kasus ini selalu diupayakan untuk dikuak kebenarannya baik dari orang tua para korban maupun organisasi yang menangani kasus seperti ini seperti Komnas HAM, lembaga bantuan hokum (LBH) dan  organisasi lainnya yang merasa iba terhadap kasus ini.&lt;br /&gt;Setelah berakhirnya orde lama maka lain halnya juga dengan orde baru yaitu terjadi kasus yang mengemparkan bahkan menghebohkan seluruh lapisan masyarakat Indonesia yaitu dengan tewasnya pejuang Hak Asasi Manusia bapak Munir. Kalau dilihat kasus ini begitu mendapat perhatian dari berbagai pihak terutama bapak presiden RI sendiri dengan menunjuk kepolisian RI untuk membentuk berbagai tim yang kiranya dapat memuluskan dalam menuntas dan mengkuak pembunuh pejuang HAM tersebut namun lagi-lagi sampai saat ini pembunuh beliau belum dipastikan kebenarannya karena hanya selalu berputar sebatas terdakwa bukan tersangka. Dengan demikian sudah hampir 3 tahun kasus sebesar itu belum dikuak kebenaranya kalau begitu ada apa dengan cara kerja para tim kepolisian tersebut?&lt;br /&gt;Tidak sampai disitu saja namun beberapa saat lalu seluruh masyarakat papua digemparkan dengan meninggalnya salah satu tokoh besar Papua yaitu bapak Theys Elluay yang menurut kebenaran beberapa pihak bahwa beliau dibunuh dengan cara diculik oleh beberapa orang yang sama sekali tidak diketahui identitasnya. Dengan kasus sebesar ini masyarakat Papua berharap semoga saja bisa diusut tuntas dan bisa mengetahui siapa pembunuh beliau namun apa kata sampai saat ini kasus itu telah dilupakan bahkan sama sekali tidak pernah dibicarakan. Dengan ketidakseriusan mereka dalam menuntas kasus tersebut otomatis seluruh harapan rakyat Papua dan seluruh kepercayaan rakyat Papua terhadap mereka akan semakin  pupus dan sirna. &lt;br /&gt;Dengan ketidakmampuan mereka dalam menuntaskan berbagai kasus kejahtan terhadap pelanggaran HAM tersebut mana ada rakyat yang mau mempercayakan cara kerja mereka dalam menangani berbagai kasus tersebut, yang ada hanya kekecewaan, kecemburuan dan ketidakpuasan seluruh rakyat terhadap mereka yang intinya tidak sejalan dengan pemerintah dalam hidup. Memang dalam menuntas berbagai kasus seperti ini bukanlah hal mudah seperti kita memutar balik telapak tangan kita, tetapi dalam penuntasan tersebut akan tersa mudah apabila kejujuran dan kebenaran diutamakan dalam kerja dan satu yang perlu diingat sesuai dengan kelima sila kita nomor satu utamakan Tuhan dalam segalanya. Tuhan Yesus Memberkati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-5521191765546579769?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/5521191765546579769/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=5521191765546579769' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/5521191765546579769'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/5521191765546579769'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/pentingnya-peradilan-ham-di-papua-barat.html' title='Pentingnya Peradilan HAM di Papua Barat'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-2625817278820547067</id><published>2008-06-07T06:00:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T06:01:31.401-07:00</updated><title type='text'>Pengaruh Kebudayaan Terhadap Kepribadian</title><content type='html'>Pengaruh Kebudayaan Terhadap Kepribadian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I.  1  Pendahuluan&lt;br /&gt;Berbicara tentang kebudayaan sangat erat kaitannya dengan kepribadian seseorang. Budaya dan keperibadian bagaikan dua sisi mata uang tidak bisa dipisahkan. Dimana budaya yang baik selalu mempengaruhi pribadi yang baik, kemudian budaya buruk selalu mempengaruhi pribadi yang buruk juga. &lt;br /&gt;Disamping itu kadang kala lingkungan menjadi hal utama yang dapat mempengaruhi baik buruknya budaya seseorang. Kita ambli contoh di Papua memilki berbagai kebudayaan yang berbeda dengan daerah lainnya, sehingga dengan sendiri kepriabadian mereka juga agak berbeda dan unik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dapat dikatakan melihat budaya Papua yang agak keras dan unik. Sehingga keperibadian yang terbentukpun agak unik dan berbeda. Contoh budaya potong jari. Yang telah lama turun-temurun diterapkan di Papua, bahkan menjadi budaya (kebiasaan) yang lumrah untuk dihilangkan walaupun kelihatannya agar buruk dan tidaks sesuai baik norma agama maupun norma hokum.&lt;br /&gt;Contoh pengaruh budaya terhadap keperibadiaan yang lainnya dapat kita petik dari kehidupan masyarakat suku dayak di daerah  pedalaman Kalimantan. Yang sebagaimana hidupnya sangat memperihatinkan dan menggenaskan. Bagi mereka memakai anting sebanyak-banyaknya ditelinga baik pria maupun wanita merupakan suatu hal yang biasa, padahal hal sangat mengelikan dan menakutkan. Yang lebih parahnya lagi hal ini telah melanggar berbagai norma-norma yang telah tertera. Tetapi mau bagaimana lagi, inikan budaya.&lt;br /&gt;Baik masyarakat yang hidup di Papua maupun Kalimantan memilki budaya yang unik dan berbeda. Keunikan kebudayaan mereka membuat cara hidup termasuk kepribadiaan mereka sesuai dengan nilai-nilai kebudayaan yang mereka milki, pengaruh itu dapat kita lihat masyarakt Papua selalu hidup dan berbbudaya dengan istilah mengorbankan apapun yang mereka milki unutk seseoran gyang mereka milkiu dan sayangi. Sama halnnya juga dengan orang Kalimantan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1 Latar Belakang&lt;br /&gt; Tema yang diberikan oleh pak guru adalah “pengaruh kebudayaan terhadap kepribadian”. Memang kalau diamati sebagai siswa yang masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas agak sulit menguraikannya dalam tulisan, apalagi baru memulai tulis menulis.&lt;br /&gt; Sebenarnya yang melatarbelakangi penulis unutk memulai menulis ini bukan dikarenakan desakan, paksaaan bahkan tugas dari pak guru melainkan kemauan yang ingin diungkapkan bagaimana sih pengaruh berbagai budaya terhadap keperibadiaan seseorang. Dengan pengukpan makalah ini juga sekaligus memaksa dan menuntut penulis unutk tetap eksis dalam tulis menulis yang menjadi kegemaran dan kesenangan penulis.&lt;br /&gt; Alhasi dengan adanya makalah ini maka semua kita dituntut untuk tetap memperhatikan berbagai pengaruh yang dapat ditimbulkan terhadap perkembagan keperibadian kita, agar kita tetap berkepribdian baik dalam kehidupan kita dimana pun kita tinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2 Masalah &lt;br /&gt; Era yang berkembang ini banyak masalah atau pengaruh yang bisa terjadi disebabkan budaya yang tidak mendukung. Ketika pengaruh budaya buruk mempengaruhi kepribadiaan seseorang maka dengan sendirinya berbagai masalah yang tidak di inginkan akan terjadi secara terus-menerus.&lt;br /&gt; Nah yang menjadi tantangan untuk kita, apa yang harus kita lakukan agar permasalahan yang sering timbul ditengah masyarakt akibat pengaruh budaya yang buruk dapat disingkirkan secara perlahan. Menyingkirkan budaya buruk yang dimaksdukan disi adalah bagaimana cara kita tidak menerapkan budaya-budaya lama yagn telah nyata-nyata tidak sesuai dengan norma-norma maupun adapt istiadat.&lt;br /&gt; Menjadi tantang unutk kita apakah kita berani mengambil resiko dengan cara tidak mengikuti dan menerapkan berbagai budaya buruk yang kita lihat dapat mempengaruhi kebudayaan kita. Dan memberitahukan kepada setiap orang bahwa budaya yang buruk harus dibuang dan dilenyapkan.&lt;br /&gt; Melenyapkan dan menyingkan budaya yang buruk bukanlah hal yang mudah, layakanya kita membalik telapak tangan. Tetapi butuh usaha, kerja keras dan kemauan yang besar unutk merubah itu. Semoga hal ini dapat di atasi dengan baik..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3 Tujuan Penulisan&lt;br /&gt; Tujuan yang dapat dipetik dari penulisan karya ilmiah ini adalah memberikan gambaran dan pemahaman kepada siapapun tentang pengaruh budaya terhadap kepriabdian seseorang. Agar ketika akan bertindak tidak bertindak sesuai dengan budaya buruk, yang ketiak bertindak sesuai dengan budaya yang baik, serta pengaruh positif dapat kita rasakan bersama sesuai dengan tujuna Undang-undag dasar yang menjadi landasan dan akar dari bangsa kita.&lt;br /&gt; Kemudian tujuan lain yang tidak kala pentingnya adalah, agar kita (siswa-siswa) semakin kreatif dan mampu mengukapakn sesuatu secara ilmiah yang dituangkan dalam bentuk makalah kali ini. Yang sebagaimana kita juga sedang dipersiapkan unutk melanjutkan ke tingkatan yang lebih lanjut lagi, yaitu perguruan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. 1 Isi Makalah &lt;br /&gt;  Dalam isi makalah ini akan dibedakan menjadi beberapa bagian. Bagian yang pertama mengenai kebudayaan; baik dari pengertiannya, artinya, manfaatnya maupun factor-faktor yang dapat mempengaruhi kebudayaannya.&lt;br /&gt;  Dan bagian yang kedua adalah menyangkut kepribadian. Baik pengertian, manfaat, maupun artinya serta pengaruh yang ditimbulkan. Dan bagian yang ketiga pengaruh yang di timbulkan dari pada kebudayaan. &lt;br /&gt;  Penjelasan yang akan di jelaskan kali ini jauh dari sempurna, karena keterbatasan berbagai bahan maupun sumber. Tetapi dengan segala keterbatasan ini kita mejadikannya berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2 Kebudayaan&lt;br /&gt;  Sangat disayangkan kalau kita memahami budaya hanya dari sisi yang sempit. Oleh karena itu perlulah kita memandang budaya secara luas agar pemahan dan pengertiannya pun tidak salah. Di dunia ini banyak ahli yang hidup, sehingga rasanya perlu kl kita lihat beberapa pendapat yang mereka kemukakan dalam hal ini tentang kebudayaan..&lt;br /&gt;  Definisi budaya sendiri menurut koentjaranigrat menyebutkan bahwa kata kebudayaan berasal dari kata sansekerta yang artinya buddhaya yang merupakan bentuk jamak dari kata buddhi yang berarti budi atau akal.  Dengan demikian, kebudayaan bisa diartikan sebagai hal-hal yang bersangkutan dengan akal.&lt;br /&gt;  Selain itu E.B. Taylor mengukapkan budaya adalah suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, kesusilaan, hokum, adapt istiadat, serta kebiasaan lainnya yang dipelajari oleh manusia sebagai anggota masyarakt.&lt;br /&gt;  Kemudian Linton juga mengukapkan budaya adalah keseluruhan pengetahuan, sikap, dan pola perilaku yang merupakn kebiasaan yang dimilki dan diwariskan oleh anggota suatu masyarakat tertentu.&lt;br /&gt;  Selain ketiga ahli diatas, tidak ketinggaln Kluckhon dan Kelly juga memberikan pengertian budaya menutut pemahamn yang mereka milki. Yang menurutnyta budaya adalah semua rancangan hidup tercipta secara histories, baik yang eksplit maupun implicit, rasional, irasional yang ada pada suatu waktu sebagai peddoman yang potensial untuk perilaku manusia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-2625817278820547067?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/2625817278820547067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=2625817278820547067' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/2625817278820547067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/2625817278820547067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/pengaruh-kebudayaan-terhadap.html' title='Pengaruh Kebudayaan Terhadap Kepribadian'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-7709706879369564083</id><published>2008-06-07T05:59:00.001-07:00</published><updated>2008-06-07T05:59:56.761-07:00</updated><title type='text'>Pengalokasian Zakat untuk Pendidikan, Kenapa Tidak?</title><content type='html'>Pengalokasian Zakat untuk Pendidikan, Kenapa Tidak?&lt;br /&gt;Oleh : Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;KabarIndonesia - Zakat adalah ibadah maaliyah ijtima'iyyah yang memiliki posisi yang sangat penting, strategis, dan sangat menentukan (Yusuf Qardhawi, 1993), baik dari sisi ajaran maupun dari sisi pembangunan ekonomi umat. Zakat merupakan salah satu bentuk ibadah pokok kepada Allah SWT. Sebagai suatu ibadah pokok, zakat termasuk salah satu rukun Islam yang lima, sehingga keberadaannya dianggap sebagai ma'lum min ad-dien bi adh-dharurah atau diketahui secara otomatis adanya dan merupakan bagian mutlak dari keislaman seseorang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslim yang ikhlas menunaikan zakat adalah semata-mata didorong oleh keimanannya dengan melaksanakan perintah-perintah Allah SWT. Hal tersebut sama halnya dengan keimanan mereka dalam menunaikan perintah wajib shalat, puasa, dan haji. Ia tidak menganggap bahwa harta yang ia serahkan kepada para fuqara dan masakin sebagai harta lebihan, harta sampingan, dan lain sebagainya. Namun, hal tersebut di dorong oleh kewajiban yang Allah SWT tetapkan atas dirinya pada hartanya. Karena itulah, zakat ibarat proyek latihan bagi seorang muslim dalam menjalankan perintah Allah SWT. Disebutkan dalam Qur’an Suci surat Adz-Dzariyat ayat 19, "Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tak mendapat bagian (tidak meminta)." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak, mari kita lihat negeri kita. Negara kaya raya yang laksana zamrud katulistiwa dengan perairan luas yang konon bukan lautan tapi merupakan kolam susu dengan tanah yang maha subur hingga tongkat dan batu jadi tanaman ini telah berusia enam puluh dua tahun dengan enam kali ganti pimpinan. Setengah abad lebih usianya, yakni selama 32 tahun pernah digawangi oleh sebuah keluarga besar: Keluraga Cendana. Suatu kali pernah dipimpin bapak dan anak seperti sebuah dinasti. Lalu pada kesempatan lain pernah juga dipimpin oleh ilmuwan jenius alang kepalang, dan pada kali lainnya pernah dipimpin oleh seorang kiai. Beda orang dan kepribadian, beda pula gaya kepemimpinan dan kebijakannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, dari pengalaman dipimpin oleh bermacam-macam tipe pemimpin, tetap saja menyisakan sebuah titik persamaan realita : anggaran pendidikan sebesar 20 persen yang merupakan amanah Undang-Undang Dasar 1945 belum juga terwujud. Lihatlah pendidikan kita, banyak orang tua yang tidak mampu menyekolahkan anaknya karena alasan tak bisa membayar SPP ataupun karena mahalnya harga buku, siswa gantung diri karena tidak mampu membayar, dan masih banyak lagi kasus siswa terancam putus sekolah karena biaya pendidikan mahal. Padahal pendidikan adalah investasi masa depan untuk melangsungkan kehidupan berbangsa dan bernegara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan yang sering terdengar, kemajuan suatu bangsa di segala aspek kehidupan berbanding lurus dengan kualitas pendidikan bangsa. Nah, salahkah bila sebagian zakat diberikan kepada para fuqara dan masakin demi menunjang pendidikan? Meskipun hampir seluruh BAZ dan LAZ di Indonesia memiliki program peduli pendidikan dengan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada siswa-siswa yang berasal dari kalangan tidak mampu dari pendidikan dasar hingga jenjang perguruan tinggi, namun pengalokasian dana zakat pada sektor pendidikan oleh lembaga pengelola zakat masih memiliki persentase lebih kecil jika dibandingkan dengan alokasi untuk pemberdayaan ekonomi berupa pemberian modal. Tentu saja dengan melihat anggaran 20 persen yang belum terwujud, para pengelola zakat dituntut untuk lebih kreatif, amanah, dan professional. Dan, tentu saja hal ini sangat membantu masyarakat miskin dalam mengakses pendidikan. Dengan memfasilitasi warga negara yang beragama Islam dalam menunaikan zakat, pemerintah tak hanya memberi kebebasan kepada warga negara dalam menjalankan agama dan kepercayaan sebagaimana tertuang dalam UUD 1945 Pasal 29 Ayat (1) dan (2), namun secara langsung pemerintah telah mempercepat cita-cita bangsa mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa yang mudah dipahami, masalah zakat bukan lagi melulu masalah umat Islam, tetapi telah menjadi masalah bersama bangsa Indonesia. Peran pemerintah dan masyarakat secara simultan merupakan akselerasi bagi perwujudan amanah para pendiri bangsa bahwa pendidikan adalah hak dasar warga negara. Inilah salah satu bagian dari istimewanya ajaran islam. Keselarasannya dengan fitrah manusia, agama Islam memberi perhatian secara seimbang terhadap unsur materi dan unsur ruhani. Artinya, kedua unsur tersebut dalam kehidupan manusia berhak memperoleh peran yang sama, tanpa ada salah satu unsur yang melebihi atau mengurangi peran unsur lain. Kita dapat melihat sisi keistimewaan tersebut, misalnya pada perintah wajib zakat. Perintah zakat, disamping mengandung dimensi materi, juga dimensi ruhani. Bila zakat diterapkan secara benar dan menyeluruh, ia memiliki peran yang sangat esensial yang selanjutnya akan merealisasikan keadilan sosial, mencerdaskan kehidupan bangsa melalui zakat pendidikan, dan juga melahirkan pertumbuhan ekonomi yang sehat dan pesat. Alih-alih menunggu tanpa kepastian anggaran sebesar 20 persen untuk pendidikan dari pemerintah, masyarakat yang dalam hal ini diwakili oleh lembaga pengelola zakat tentu telah bisa menjawab ketidakpastian tersebut. (*)   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-7709706879369564083?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/7709706879369564083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=7709706879369564083' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/7709706879369564083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/7709706879369564083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/pengalokasian-zakat-untuk-pendidikan.html' title='Pengalokasian Zakat untuk Pendidikan, Kenapa Tidak?'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-2681512860300439947</id><published>2008-06-07T05:56:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T05:57:56.012-07:00</updated><title type='text'>Pemahaman Tentang Kepemimpinan</title><content type='html'>Pemahaman Tentang Kepemimpinan&lt;br /&gt;Oleh : Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;Pengertian tentang arti dan hakekat kepemimpinan sangat penting bagi seorang pemimpin. Sebab sadar atau tidak sadar, sengaja atau tidak sengaja, kepemimpinan yang dipraktikkan seorang pemimpin akan diwarnai oleh pemahaman internalnya tentang arti kepemimpinan itu sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Henry Pratt Fairchild, pemimpin adalah seorang pribadi yang memilki kecakapan dan kelebihan, khususnya kecakapan/ kelebihan disatu bidang sehingga dia mampu mempengaruhi orang-orang lain untu bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi mencapai satu atau beberapa tujuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tetapi berbeda dengan pendapat yang diberikan Kartini Kartono tentang makna seorang pemimpin. Menurutnya pemimpin adalah mereka yang memimpin denga jelas memprakarsai tingkah laku social dengan mengatur, menunjukan, mengorganisir atau mengontrol usaha/upaya orang lain, atau melalui prestise, kekuasaan, atau posisinya. Namun dirnya mendefinisiannya dengan jelas makna seorang pemimpin adalah pemimpin sebagai pribadi yang meilki kecakapan khusus, dengan atau tanpa pengakatan resmi dapat mempengaruhi kelompok yang dipimpinnya, unutk melakukan sesuatu mencapai sasaran-sasaran tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertolak dari kedua makna diatas, berarti seorang pemimpin bukan dipengaruhi oleh status social, jabatan serta gelar yang di milkinya. Tetapi seorang pemimpin muncul karena diperlukan untuk merubah suasana agar mencapai tujuan tertentu yang ingin diarasakan manfaatnya secara bersama-sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga teori yang penyebab munculnya seorang pemimpin. Pertama; teori genetic yang menyatakan bahwa pemimpin lahir dari pembawaan bakatnya sejak ia lahir. Kedua; teori social, pemimpin tidak mucul akiabat bawahan sejal lahir, melainkan disiapkan dan dibentuk. Ketiga; terori ekologis, yang menyatakan bahwa pemimpin mucul melalui bakat-bakat sejak kelahirannya, lalau dipersiapkan melalui pengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimak ketiga teori diatas tentunya memberi harapan bagi kita kalau siapapun bisa menjadi seorang pemimpin. Pemimpin selalu identik dengan kemampuan dan kelebihan. Banyak orang tidak bisa memimpin namun selalu memaksakan unutk menjadi pemimpin, hingga jangan heran kalau saat ini banyak pemimpin yang dikeluhi oleh para bawahannya. Kalau ada keluhan seperti ini otomatis siapapun tidak akan mempercayai sang pemimpin tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bertolak dari ketiga hal diatas ada tiga hal penting yang menjadi persyaratan seorang pemimpin yang sekuler. Pertama, Kekuasaan. Seorang pemimpin harus memiliki kekuatan, otoritas, dan legalitas untuk mempengaruhi dan menggerakkan bawahannya. Kedua, Kewibawaan. Pemimpin harus memiliki kelebihan, keunggulan, keutamaan agar ia mampu mengatur orang lain untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tertentu. Ketiga, Kemampuan. Pemimpin harus memiliki daya, kekuatan, keunggulan, kecakapan teknis dan social yang melampaui bawahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pemimpin sekuler di dunia seperti Nelson Mandela, Mahatama Gandhi, Mother Theresia dan Jahwarla Nehru adalah contoh-contoh hidup dari pemimpin sekuler yang patut kita contohi dan banggakan. Misalnya Nelson Mandela punya daya tahan tinggi walaupun dirinya di penajra atas nama kebenaran, kemudian halnya dengan Mahatama Gandhi mengasihi dan memaafkan siapapun walaupun mendapat tekan yang luar biasa secara terus menerus dari Kerajaan Inggris. Melihat contoh beberapa pemimpin ini paling tidak melahirkan sebuah pertanyaan pada kita, adakah yang dapat menjadi pemimpin sekuler seperti mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pula yang beranggapan bahwa pemimpin harus memiliki kualitas-kualitas unggul seperti kemampuan berpikir tinggi, bijaksana, bertanggung jawab, adil, jujur, memiliki rasa humor, dsb. Sebagian lagi beranggapan pemimpin harus memiliki kemampuan relasional dengan bawahannya, misal, kemampuan mengkoordinasi bawahannya, menyusun konsep dan penjabaran tujuan-tujuan, bersikap adil, dsb. Namun, menurut pandangan umum/sekuler ini, keunggulan pemimpin dari sisi karakter tidak bersifat mutlak, sebab bisa saja karakter yang baik tidak terdapat pada seorang pemimpin dunia yang paling menonjol dan dipandang paling sukses. Misalnya, Hitler dan Idi Amin yang dikenal sebagai tiran dan menimbulkan petaka dahsyat dalam sejarah dunia dan melenyapkan banyak jiwa, memiliki tabiat yang abnormal dan destruktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-2681512860300439947?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/2681512860300439947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=2681512860300439947' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/2681512860300439947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/2681512860300439947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/pemahaman-tentang-kepemimpinan-oleh.html' title='Pemahaman Tentang Kepemimpinan'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-7338738725420189646</id><published>2008-06-07T05:52:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T05:55:19.536-07:00</updated><title type='text'>Otsus di Papua Telah Gagal Gagal</title><content type='html'>Otsus di Papua Telah Gagal Gagal&lt;br /&gt;Oleh : Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otonomi Khusus seharusnya menjadi pedang bermata dua yang dapat memajukan dan Mengubah Papua. Namun kenyataan otsus sama sekali tidak memberikan dampak perubahan bagi rakyat dan masyarakat Papua. Kita ambil contoh saja disektor pendidikan. Pendidikan di Papua masih jauh tertinggal dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia bahkan angka buta huruf paling tinggi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Beberapa fakta mendukung kebenaran opini diatas. Contohnya saya sempat baca sebuah artikel di web blog milik pendidikan Papua dengan judul ”Pendidikan di Kabupaten Timika Maju Mundur” bisa bayangkan daerah kekuasaan PT. Freport Indonesia yang penuh bahkan berhamburan uang saja nasib pendidikan sudah begini, bagaimana dengan nasib pendidikan di daerah lain. Kemudian nasib pendidikan di daerah Mulia lebih memprihatinkan lagi. Sebagaimana para mahasiswa-mahasiwi sekolah tinggi alkitab harus menggunakan honai menjadi ruang belajar di siang hari dan malam hari sebagai tempat membaringkan tubuh. Bagi yang pernah tidur di honai akan berpikir bagaimana suasana di dalam ruangan. Apalagi ruangan tersebut digunakan untuk belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat berbagai fenomena keterpurukan dan ketertinggalan pendidikan di Papua setelah Otonomi Khusus dicanangakan, menajadi pertanyaan tersendiri yang harus dijawab oleh kita. Apakah otonomi khusus memberi jalan keluar bagi kemajuan Papua terutama di sektor pendidikan. Siapapun tidak bisa membantah kalau kita mau mengatakan Otonomi Khusus tidak memberikan hasil yang maksimal bagi kemajuan Papua khususnya sektor pendidikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku yang berjudul ”Kami yang menanam, kami yang menyiram dan Tuhanlah yang menumbuhkan” yang ditulis langsung oleh Gubernur Provinsi Papua, Barnabas Suebu SH. Banyak sekali membuka kedok maupun kegagalan Otonomi Khusus di Papua. Dengan berbagai ungkapan yang dilontarkan didalam bukunya memberi ultimat dan pandangan kepada semua termasuk pemerintah pusat kalau Otonomi Khusus telah gagal di Papua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu yang diungkapkan beliau adalah setelah adanya otonomi khusus jurang pemisah antara yang gologan yang kaya dan golongan yang miskin sangat nampak. Dan adanya jurang tersebut membuat mental dan moralitas orang Papua rusak. ”di Papua saya lihat ada dua golongan yang jurang pemisahnya sangat jauh. Golongan yang pertama adalah para kalangan elit yang berfoya-foya dan pesta pora dengan uang Otonomi Khusus padahal uang itu adalah milik rakyat. Dan golongan yang kedua adalah masyarakat miskin yang berteriak dan menjerit-jerit di kampung-kampung (pedalaman) yang membutuhkan jamahan dari adanya dana Otonomi Khusus. Demikian salah satu persoalan yang diungkapkan beliau dalam bukunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berarti Otonomi Khusus benar-benar gagal di Papua. Otonomi Khsus diberikan atas dua alasan mendasar. Yang pertama agar Papua mengalami kemajuan sama seperti daerah yang lainnya di Indonesia. Dan yang kedua adalah agar suara-suara refrendum yang selalu dilontarkan oleh berbagai kalangan terutama para penjabat di Papua dapat dihentikan. Tidak alasan lain kecuali dua alasan ini. Inipun opini saya siapapun yang mau membantah boleh saja kok. Karena masing-masing orang mempunyai pandangan dan pendapat yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah tujuan yang pertama telah  berhasil di Papua. Sangat luar biasa kalau ada yang sampai bilang telah berhasil di Papua. Keberhasilannya menyentuh luarnya saja belum namapk. Malahan dengan adanya Otonomi Khusus kesejahteraan masyarakat bawah semakin terinjak-injak, kemudian kesejahtreraan kalangan elit semakin meningkat. Yakobus F Dumupa dalam bukunya yang berjudul ”Berburu Keadilan di Papua Barat” mengukapkan ”kini orang Papua barat  lebih suka hidup bergaya foya-foya karena adanya Otonomi Khusus, kita bisa melihat sekarang banyak penjabat yang suka pulang pergi jakarta dengan menghamburkan banyak uang padahal uang itu didapatkan dengan cara yang ilegal (korupsi). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semana-mena yang dilakukan para penjabat terhadap rakyat Papua dengan uang Otonomi Khusus diatas tidak bisa dibantah kebenarannya. Kemudian selain itu para penjabat Papua saat ini juga lebih  trend dengan istilah ”siang dengan plat merah ke kantor, tetapi malam dengan plat hitam di diskotek”. Hal ini tidak bisa siapapun membantah. Karena kenyataanya selalu dilakukan oleh mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian tujuan pertama diberikannya Otonomi Khusus oleh pemerintah pusat sama sekali tidak berhasil. Karena para pejabat bukannya perwakilan dari seluruh masyarakt Papua. Karena mereka hanyalah mangsa ditengah penderitaan dan jeritan masyarakata Papua yang selalu berteriak membutuhkan bantuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan kedua diberlakukannya Otonomi Khusus yaitu untuk menutup suara-suara dan perlawanan yang selalu di perlihatkan oleh orang-orang Papua terutama para pejabat. Kalau kita meninjau kebelakang sebelum Otonomi Khusus diberikan banyak pejabat dan tokoh adat yang ikut memperjuangkan agar Papua bisa lepas dari pangkuan ibu pertiwi. Tetapi apa yang terjadi saat ini setelah Otonomi Khusus dicanangkan. Bukannya mereka menyuarakan lagi agar cita-cita awal yang telah mereka perjuangkan itu tercapai melainkan menutup mulut seakan-akan masalah itu telah berakhir dan tuntas. Padahal rakyat jelata tetap berteriak terus meminta kebenaran diungkap di bumi Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa  yang menutup mulut mereka, siapa lagi kalau bukan Otonomi Khusus. Ada apa sehingga dengan mudahnya Otonomi Khusus menutup mulut mereka. Tentunya disana ada suatu benda penting. Salah seorang guru saya pernah mengatakan ”omong kosong kalau Papua tidak bisa maju karena tidak ada uang, nyatanya uang otonomi khusus setiap tahunnya dikucurkan triliunan rupiah. bahkan tahun 2008 ini dana otonomi khusus dikucurkan oleh pemerintah pusat kurang lebih 5 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berarti mereka (penjabat) hanya mau bersuara agar mendapat uang. Ketika cara yang mereka tempuh (meneriakan merdeka) tidak berhasil. Kemudian ketika pemerintah pusat menawarkan cara mereka yaitu dengan diberikannnya Otonomi Khsusus bagi Papua dengan kelimpahan uang. Maka semua mereka berbalik arah, dari berjuang untuk mau refrendum berbalik kearah untuk mau memeperjuangkan perut mereka agar kenyang setiap hari. Jahat bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari lalu saya sempat membaca sekaligus menyimak beberapa berita dan tayangan di televisi yang memeprlihatkan bagaimana beberapa mahasiswa Papua yang ada di bali dan Jogja mengibarkan bendera bintang kejora dengan tidak gentar-gentarnya. walaupun berada dalam situasi dan medan yang sangat mencekam. Beberapa situasi yang mencekam itu seperti adanya aparat yang mamatai-matai lalu lintas pergerakan mereka, yang kedua berjuang dan mengaduh nasib di tanah orang yang berikutnya mereka memilki jumlah yang tidak begitu besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang terlihat disini adalah semangat, kemauan dan kerja keras mereka untuk tetap memperlihatkan dan menunjukan  kepada ketiga pihak yang selama ini menjadi boneka untuk Papua seperti Belanda, Amerika Serikat dan PBB bahwa Papua tetap ingin memisahkan diri dari pangkuan ibu pertiwi seperti yang telah nyata-nyata tertera dalam UUD 1945 bahwa kemerdakaan adalah hak segala bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara mengenai kebebesan. Dalam kumpulan pidato Presiden Soeharto yang pernah dibukukannya dalam buku dengan judul ”Soekarno Menggali Pancasila” disitu beliau mengungkapkan bahwa bangsa Mesir yang pada saat ini telah merdeka, dulunya waktu mau diberikan kemerdekaan mereka masih sangat awam sekali. Awamnya mereka seperti ini mereka mempunyai mobil tetapi mereka tidak tahu kalau mobil itu punya bahan bakar apa, bahkan ada yang sempat mengatakan bahan bakar mobil adalah gandum. Kata soekarno kemamapuan mereka masih sangat terbatas itu toh mereka merdeka juga. Bagaimana nasib bangsa Indonesia yang kemampuannya melebihi mereka. Itu pertanyaan Soekarno yang yang paling menggugat bangsa belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sekarang saya balik bertanya bagaimana dengan Papua.’ Yang nyata-nyata telah memiliki kemampuan lebih sama seperti negara Mesir pada saat itu. Tidak bisa kalian katakan kalau Sumber Daya Manusia (SDM) di Papua masih sangat  rendah. Banyak kok orang Papua yang telah berhasil dan menjadi orang pintar. Katakan saja Rektor Universitas Cenderawasih Prof. Dr. Berth Kambuaya, M.BA, Rektor Universitas Papua Prof. Dr. Ir. Frans Wanggay, Dr. Benny Giay, Dr. Nelles Tebay, Dr. Noak Nawipa dan sederatan orang pintar lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah sederatan orang pintar yang bisa membahwa dan mengarahakan kemana nanti Papua bergerak. Jadi kurangnya sumber daya manusia untuk tidak memisahkan Papua adalah bukan alasan utama untuk tidak menjawab aspirasi yang selalu dilontarkan oleh orang Papua dimanapun berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi buat kawan-kawan mahasiswa-mahasiswi yang selalu berjuang mengukap berbagai dosa yang selalu dibuat terhadap kita orang Papua tetaplah perjuangkan. Karena Otonomi Khusus telah nyata-nyata mencelakakan dan menjatuhkan kita. Sehingga orang Papua  pada umumnya telah memilki mental dan moralitas yang rusak dan hancur. Karena itu mereka selalu korupsi tetapi tidak pernah sadar kalau itu perbuatan yang sungguh sangat terhina dari segala dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembalikan moral dan mental yang baik itu dengan cara berjuang terus menyatakan ketidakbenaran dan berbagai hal lainnya yang membuat Papua tetap terbelakang dari dulu saat Otonomi Khusus belum diberikan hingga saat ini setelah Otonomi Khusus telah diberikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-7338738725420189646?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/7338738725420189646/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=7338738725420189646' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/7338738725420189646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/7338738725420189646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/otsus-di-papua-telah-gagal-gagal-oleh.html' title='Otsus di Papua Telah Gagal Gagal'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-7776882165846286830</id><published>2008-06-07T05:50:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T05:51:09.278-07:00</updated><title type='text'>Mengenali Diri dan Mengembangkan Kepribadian..!</title><content type='html'>Mengenali Diri dan Mengembangkan Kepribadian..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GloriaNet - Setiap manusia normal cenderung mengharapkan dirinya berkembang menjadi lebih baik lagi, apa pun profesinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;W Stern mengemukakan Teori Konvergensi yang mengatakan kepribadian manusia terbentuk sebagai hasil interaksi dari nature dan nurture. Jadi, hasil interaksi dari potensi yang dimiliki manusia dan seberapa besar lingkungan mempengaruhi perwujudan potensi yang dimiliki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau berbicara mengenai "potensi", kita tidak bisa berbuat banyak, karena potensi manusia memang sudah terberi. Yang dapat diupayakan adalah usaha untuk mengembangkan potensi yang ada agar berfungsi sesuai dengan peran yang harus kita jalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kalau berbicara mengenai "potensi", kita tidak bisa berbuat banyak, karena potensi manusia memang sudah terberi. Yang dapat diupayakan adalah usaha untuk mengembangkan potensi yang ada agar berfungsi sesuai dengan peran yang harus kita jalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini, Harry Ingham dan Joseph Luft dalam Johari Window-nya (nama Johari berasal dari Joseph Luft dan Harrington Ingham) menyatakan bahwa manusia memiliki empat daerah pengenalan diri yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Diri terbuka&lt;br /&gt;2. Diri terlena&lt;br /&gt;3. Diri tersembunyi&lt;br /&gt;4. Diri yang tidak dikenal siapa pun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat hal di atas digambarkan sebagai berikut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang 1: Diri terbuka&lt;br /&gt;Bagian diri yang disadari oleh diri sendiri dan ditampilkan kepada orang lain atas kemauan sendiri. Misalnya perasaan, pendapat dan pikiran yang dipilih untuk disampaikan kepada orang lain. Juga hal-hal yang tidak dapat ditutupi terhadap orang lain, seperti muka, bentuk badan, umur yang tampak pada keadaan badan (tua, muda). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang 2: Diri terlena&lt;br /&gt;Bagian diri yang tanpa disadari diri sendiri, tertutup terhadap dirinya, tetapi tersampaikan kepada orang lain atau diketahui oleh orang lain. Misalnya kebiasaan-kebiasaan, sifat-sifat, dan kemampuan tertentu yang tidak disadari ada pada diri sendiri, yang sering berpengaruh (positif atau negatif) dalam berhubungan dengan orang lain (misalnya sering membuat interupsi, kurang memperhatikan perasaan orang lain, senang membantah, membanggakan diri, dan sebagainya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang 3: Diri tersembunyi&lt;br /&gt;Bagian diri yang disadari oleh diri sendiri, tetapi secara sadar ditutup-tutupi atau disembunyikan terhadap orang lain. Mungkin juga orang tidak tahu bagaimana menyampaikan dirinya kepada orang lain (misalnya tidak setuju tentang pendapat orang lain, tetapi tidak dapat menyampaikan hal itu), atau karena kalau disampaikan akan membuat malu diri sendiri, misalnya perasaan ketidakpastian, keinginan yang rahasia, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang 4: Diri yang tak dikenal oleh diri sendiri dan oleh orang lain.&lt;br /&gt;Bagian diri yang tidak dikenal diri sendiri dan orang lain ini berupa motif, kebutuhan yang tidak disadari, terlupakan atau didesak ke bawah sadar sehingga tidak dikenal lagi dan masih mempengaruhi tindakan orang dalam berhubungan dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dirinya perlu dikembangkan kepercayaan dengan jalan membuka diri terhadap pendapat, perasaan, dan pikiran orang lain, artinya membuka jalan bagi orang lain untuk memberikan umpan balik kepada dia sehingga bidang diri terbuka (1) melebar dan akan timbul perbaikan dalam hubungan dengan orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenali diri maksudnya adalah memperoleh pengetahuan tentang totalitas diri yang tepat dengan menyadari segi keunggulan yang dimiliki maupun segi kekurangan-kekurangan yang ada pada diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umpan balik &lt;br /&gt;Umpan balik merupakan proses di mana seseorang memberi tahu berdasarkan pengamatan dan perasaannya tentang tingkah laku seseorang guna membantu perkembangan pribadi orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal yang bisa dijadikan pegangan sebagai upaya perubahan sikap adalah memiliki motivasi kuat untuk berkembang, memiliki antusiasme dengan cara berpikir positif, bersedia belajar meyakini dan menghargai kemampuan diri, berupaya meningkatkan kemampuan untuk mendapatkan apa yang menjadi tujuan diri sendiri, berupaya tidak membiarkan perkecualian terjadi, sebelum kebiasaan baru berakar pada kehidupan, dan bersikap rajin berlatih pada setiap kesempatan diperoleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan kepribadian&lt;br /&gt;Kecuali modal pegangan tersebut diatas, untuk mengembangkan diri perlu dipertimbangkan juga faktor di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Faktor penghambat yang berasal dari lingkungan.&lt;br /&gt;Sistem yang dianut. Kadang-kadang sistem yang berlaku dalam lingkungan kita, apakah dalam pekerjaan pendidikan atau lingkungan sosial di mana kita berada, tanpa disadari menghambat pengembangan diri kita, misalnya diberlakukannya sistem senioritas dalam jenjang jabatan di mana kita bekerja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggapan atau sikap/kebiasaan dalam lingkungan kebudayaan. Kadang-kadang tradisi atau kebiasaan yang berlaku menghambat perwujudan dari perkembangan diri seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Faktor penghambat yang berasal dari diri individu sendiri.&lt;br /&gt;Faktor tujuan hidup yang tidak/belum tergambar dengan jelas. &lt;br /&gt;Faktor motivasi dan faktor keengganan untuk menelaah diri. Kadang-kadang manusia takut untuk menerima kenyataan bahwa ia memiliki kekurangan ataupun kelebihan pada dirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor usia. Kadang-kadang orang yang sudah tua dalam usia tidak melihat bahwa kearifan dan kebijaksanaan dapat dicapainya. Mereka cenderung memandang bahwa usia muda lebih hebat karena produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang banyak aspek penghambat pengembangan kepribadian kita, namun sebenarnya masalah utamanya terletak pada jawaban kita terhadap pertanyaan, "Benarkah kita berkeinginan untuk mengembangkan diri kita?" (GCM/Kps)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-7776882165846286830?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/7776882165846286830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=7776882165846286830' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/7776882165846286830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/7776882165846286830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/mengenali-diri-dan-mengembangkan.html' title='Mengenali Diri dan Mengembangkan Kepribadian..!'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-5223297076080312602</id><published>2008-06-07T05:47:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T05:49:10.762-07:00</updated><title type='text'>Menjawab Komentar Saudara “peter”</title><content type='html'>Menjawab Komentar Saudara “peter”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat lalu kalau tidak salah tepatnya hari selasa (26/5) tulisan saya yang berjudul “Papua Diambang Kehancuran” ditayangkan di website kabar Indonesia.  yang sekaligus menjadi berita utama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan itupun dibuat berdasarkan  hasil wawancara singkat penulis dengan salah satu tokoh agama sekaligus tokoh pendidikan di Kabupaten Nabire. Beliau adalah Pdt. Yance Nawipa, M.Th.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penguraian sempat penulis beberkan berbagai permasalahan yang terjadi di Papua. Diantaranya mengenai kehidupan social masyarakat asli Papua yang selalu terbelakang, padahal mereka hidup ditanah kelahiran mereka. Dan otonomi khusus yang telah nyata-nyata membuat orang Papua buta dan menutup mata dengan giuran uang otsus yang triliunan rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun alangkah kagetnya, ketika membuka surat elektronik (e-mail)  yang menghiasi kotak masuk. “tulisan anda dengan judul Papua di Ambang Kehancuran mendapat komentar dari pembaca” demikian bunyi kotak masuk yang tertera di e-mail saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tergesa-gesa, berharap komenatar itu dapat membangkitakan semangat, saya pun membuka kabar Indonesia. alangkah kagetnya, komentar pedas yang seakan-akan menyudutkan penulis tertera didalamnya. Dan yang agak menyaktikan adalah pengomentar tidak menulis nama lengkap, seraya menerapkan nama samaran saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peter adalah nama samaran dari pengomentar itu. Menurutnya permasalahan yang telah saya uraikan itu adalah pandangan yang berlebih-lebihan. Demikina kutipan komentar singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sebagai pembaca ingin sekali mendengar analisa penulis soal Otsus. Seberapa banyak dia tahu proses, prosedur, masalah-masalahnya, dst. Jangan mengenalisir dengan mengatakan dana tersebut dikorupsi. Tunjukkan korupsi itu seperti apa, di tingkat apa, bagaimana kaitannya dengan situasi histories di Papua ,dst. Kalau tidak, ini hanya lagu lama: hiperbolik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya salut saudara “peter” yang dengan berani mengomentari tulisan saya secara blak-blakan tanpa  memandang usia, status maupun jabatan. Dana saya yakin ini suatu langkah bagus yang diambil supaya tercipta seorang jurnalisme yang baik, efektif serta independent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi bagaimanapun, apapun yang telah kita muat dalam suatu media, baik media masa maupun media elektronik harus di pertanggungjwakan kebenarannya agar semua konsumen tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak berntanggung jawab. Dan saya rasa dalam hal ini saya tidak salah, karena sayapun menyampaikan komentar yang ajukan, tetapi saya sebagai pemuat berita rasa sangat bertanggun jawab sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keakuratan data megenai korupsi ditanah Papua.&lt;br /&gt;Gerakan Masyarakat Adat Papua Anti Korupsi berunjuk rasa di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi mendesak segera menyelidiki para pejabat lokal Papua yang diduga menilap dana Otonomi Khusus Papua. Selama 7 tahun terakhir dana Otonomi Khusus Papua yang dikorupsi pejabat lokal Papua mencapai Rp 6 triliun per tahun.&lt;br /&gt;Menurut catatan Gerakan Masyarakat Adat Papua Anti Korupsi, setidaknya 14 bupati, bekas bupati, dan wali kota diduga terlibat korupsi penyaluran dana Otsus Papua. Mereka di antaranya Soleman Daut Betawi (Bupati Yapen Waropen), Onesimus Ramand Y (Bupati Waropen), Yusak Yaluwo B (Bupati Bovendigoel), Philip Wona (bekas Bupati Yapen Waropen), YP Wanane (bekas Bupati Sorong), dan Y Yumame (Wali Kota Sorong).&lt;br /&gt;Gubernur Papua, Barnabas Suebu mengatakan uang otonomi khusus yang dikorupis oleh pejabat kurang lebih &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bas : 90% dana otsus lenyap tanpa sepengetahuan (dimakan rayap kali)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah pandangan yang berlebih-lebihan, yang melulu berdasarkan telaah teologis yang sangat sempit, seolah pemerintahan bisa dibedah dengan definisi baik-buruk religius. Ada banyak sekali masalah di Papua. Semua pihak terlibat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada juga begitu banyak perkembangan di Papua yang banyak orang justru menutup mata ataupun terlalu dangkal dalam analisa namun berkoar-koar pandangannya seakan pakar sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengatakan Papua di ambang kehancuran adalah contoh betapa takaburnya seseorang. Seakan orang-orang di Papua dan di luar Papua buta dengan berbagai masalah dan juga berbagai terobosan serta perkembangan nyata di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk dana Otsus yang seringkali dijadikan ukuran tanpa analisa yang memadai. Apakah karena ada sejumlah pejabat korupsi ataupun terjadi korupsi secara berjenjang di Nabire berarti seluruh Papua nyaris rata dengan tanah? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAmi sebagai pembaca ingin sekali mendengar analisa penulis soal Otsus. Seberapa banyak dia tahu proses, prosedur, masalah-masalahnya, dst. Jangan mengenalisir dengan mengatakan dana tersebut dikorupsi. Tunjukkan korupsi itu seperti apa, di tingkat apa, bagaimana kaitannya dengan situasi historis, dst. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tidak, ini hanya lagu lama: hiperbolik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan saat ini adalah di&lt;br /&gt; Gerakan Masyarakat Adat Papua Anti Korupsi berunjuk rasa di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi mendesak segera menyelidiki para pejabat lokal Papua yang diduga menilap dana Otonomi Khusus Papua. Selama 7 tahun terakhir dana Otonomi Khusus Papua yang dikorupsi pejabat lokal Papua mencapai Rp 6 triliun per tahun.&lt;br /&gt;Menurut catatan Gerakan Masyarakat Adat Papua Anti Korupsi, setidaknya 14 bupati, bekas bupati, dan wali kota diduga terlibat korupsi penyaluran dana Otsus Papua. Mereka di antaranya Soleman Daut Betawi (Bupati Yapen Waropen), Onesimus Ramand Y (Bupati Waropen), Yusak Yaluwo B (Bupati Bovendigoel), Philip Wona (bekas Bupati Yapen Waropen), YP Wanane (bekas Bupati Sorong), dan Y Yumame (Wali Kota Sorong). Bisa dilihat di (http://www.vhrmedia.com/vhr-news/berita,Tiap-Tahun-Rp-6-Triliun-Dana-Otsus-Papua-Dikorup-1585.html)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menurut Dorus Wakum, Koordinator Gerakan Masyarakat Adat Papua Anti Korupsi, para pejabat lokal umumnya terlibat berbagai kasus korupsi. Seperti penggelembungan dana pengadaan barang sampai penyalahgunaan dana Otsus. "Kami meminta KPK segera mengambil alih kasus dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah bupati dan wali kota. Tangkap dan periksa mereka yang sudah terindikasi korupsi," kata Dorus di kantor KPK Jakarta, Rabu (9/4).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dia menyayangkan sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang cenderung takut mengeluarkan izin pemeriksaan terhadap para pejabat daerah yang terindikasi terlibat pidana korupsi. Menurut dia, penyelidik dan penyidik di Papua selama ini lamban menangani kasus korupsi. "Padahal dana Otsus diberikan selama 25 tahun ke depan. Kalau sampai tahun ke tujuh masih terus dicuri tanpa ada pemerataan pembangunan, mungkin orang seperti kami ini akan tersingkir di tanah sendiri," katanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jika dalam beberapa minggu ke depan KPK tidak menindaklanjuti laporan dugaan korupsi itu, Gerakan Masyarakat Adat Papua Anti Korupsi akan menyampaikan hal itu kepada masyarakat internasional. Mereka akan meminta masyarakat internasional mengintervensi hukum dan politik Indonesia agar segera menyelesaikan masalah di Papua. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selain itu, mereka akan menyerukan kepada masyarakat Papua dan seluruh masyarakat Indonesia agar melakukan boikot Pemilu Presiden 2009 jika masalah Papua tidak segera diselesaikan. "Selama ini Presiden janji-janji saja. Kalau tidak bisa juga, lebih baik kami diberi kemerdekaan daripada tertindas. Kalau hukum tidak berpihak pada kami, lebih baik merdeka saja," kata Dorus Wakum. (E1)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• 13 Mei 2008 &lt;br /&gt;Ribuan Mahasiswa Turun Jalan Tolak BBM Naik &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Komentar &lt;br /&gt;1. yale gweaknindi &lt;br /&gt;18 April 2008 pukul 15:39&lt;br /&gt;PELAYANAN PEMBAGUNAN JAYAWIJAYA DALAM ERA OTONOMI SEMAKIN KURANG JELAS .&lt;br /&gt;Dana bersumber dari otosu ,DAK dan DAu yang masuk di kabupaten jayawijaya mencapai milyaran rupiah namun kenyataan yang kita lihat tidak ada perubahan yang signifikan ,Walaupun Vulume dananya cukup banyak tapi volume prencanaan dan pengunaan dana sangat kecil kemanakah? miliyaran rupiah yang kurang jelasnya jejak itu..?&lt;br /&gt;terutama bidang kesehatan baik itu pelayanan dalam manajemen maupun klinik kurang jelas karena semuan dana yang turun untuk meningkatkan mutu pelayanan dan peningkatan sarana dan prasarana bidang kesehatan hanya tenggelam di dinas kesehatan dan indikasi sangat kuat karena adanya mafia korupsi yang berputar di dinas kesehatan kabupaten jayawijaya ,yang setingannya diatur oleh beberapa oranf dinas kesehatan sehingga perluh adanya tinjau kembali sem,ua dana yang turun ke dinas kesehatan kabupaten jayawijaya .&lt;br /&gt;.dalam pengajuman proposal dari dinas ke pemda jayawijaya jumlahnya cukup banyak namun setelah pengesahan dana semua proyek baik itu dana untuk program maupun fisik kabur dengan mengunakan SPPD palsu yang di buat didinas kenyataannya tidak turun pelayanan ke daerah sesuai dengan proposal proyek yang di ajukan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami harapkan perluh adanya membongkar mafia korupsi di dinas kesehatan yang berakibat masyarakat jayawijaya terutama daerah terpencil sama sekali tidak sentu dan belum pernah merasakan dana otsus itu yang bentuknya seperti apa ..&lt;br /&gt;penulis sebagai sfat dinas dan sebagai pengelolah satu satu puskesmas pedalaman jayawijaya berita,Tiap-Tahun-Rp-6-Triliun-Dana-Otsus-Papua-Dikorup-1585.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-5223297076080312602?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/5223297076080312602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=5223297076080312602' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/5223297076080312602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/5223297076080312602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/menjawab-komentar-saudara-peter.html' title='Menjawab Komentar Saudara “peter”'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-8967911239122681226</id><published>2008-06-07T05:43:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T05:44:57.193-07:00</updated><title type='text'>Catatan Hari Pendidikan Nasional</title><content type='html'>Catatan Hari Pendidikan Nasional&lt;br /&gt;Oleh : Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini tanggal 2 Mei tepatnya adalah hari Pendidikan Nasional. Hari dimana lahirnya pendidikan di Indonensia. Tanggal 2 Mei dijadikan sebagai hari Pendidikan Nasonal bertepatan dengan hari lahirnya salah satu tokoh pendidkan kita yaitu Ki Hajar Dewantar dengan nama asli: Raden Mas Soewardi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mengulas sedikit tentang perjuangan untuk memajukan pendidkan di bumi Indonesia, beliau sempat mendirikan salah satu taman siswa pada 3 Juli 1992 untuk sekolah kerakyatan di Yogyakarta. Kemudian beliau juga sempat menulis berbagai artikel yang intinya memprotes berbagai kebijakan para penjajah (belanda) yang kadang membunuh serta menghambat tumbuh dan berkembangnya pendidikan di Indonesia. Hingga salah satu artikel "Seandainya Aku Seorang Belanda" (judul asli : Als ik eens Nederlander was) yang pernah dimuat dalam surat kabar de Expres milik Douwes Dekker tahun 1913 adalah salah satu artikel yang mengubah paradigma banyak orang terlebih khusus para penjajah bahwa orang Indonesia khususnya penduduk pribumi membutuhkan pendidikan yang layaknya  sama dengan para penguasa dan kalangan berduit. &lt;br /&gt;Bertolak dari usaha, kerja keras serta pengorbanan dirinya melalui surat keputusan Presiden RI No. 305 Tahun 1959, tanggal 28 November 1959 dinobatkan sebagai salah satu Pahlawan Pergerakan Nasional. Bahkan yang lebih menggembirakan dirinya di anggap sebagai bapak Pendidikan untuk seluruh orang Indonesia, penghormatan itu terbukti dengan ditetapkan 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional.&lt;br /&gt;Untuk mewujudkan dan membangun dunia pendidikan di Indonesia yang sedang diusahaknnya dalam penjajahan para penjajah belanda beliau memakai semoboyan “tut wuei handayani” semboyan ini berasal dari ungkapan aslinya "ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa”. Semboyan ini masih dipakai dalam di dunia pendidikan kita hingga era reformasi ini. Bahkan dengan semboyan itu telah sedikit mengubah warna pendidikan kita di Indoenesia saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meninjau Perkembangan Pendidkan di Era Reformasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Banyak orang senang dan bahagia, terlebih khusus para penggila, pencinta dan pelaku pendidikan di seluruh Indonesia ketika memasuki era reformasi. Saat kekuasaan presiden Soeharto yang kurang lebih berkuasa selama 32 tahun tumbang pada tahun 1997 akibat pergerakan mahasiswa Indonesia mendasari lahirnya era reformasi. Era yang dikatakan sebagai era perubahan, era yang bisa semua orang berbicara serta era yang dikatakan sebgai era pembaharuan. Berarti pendidikan juga harus mengalami perubahan.&lt;br /&gt; Mereka berharap dan berpikir diera ini segalanya akan berubah. Problematika pendidikan yang terjadi saat Presiden Soekarno  memimpin di era orde lama (1945-1965) dan  Problematika pendidikan yang terjadi saat masa kepemimpinan Presiden Soeharto di era orde baru (1965-1985) serta masa kepemimpinan beberapa presiden setelah kedua pemimpin diatas memerintah bisa segera teratasi yang tentunya sesuai dengan cita-cita dan tujuan pendidikan kita.&lt;br /&gt; Namun yang memprihatinkan perkembangan pendidikan diera reformasi ini tidak jauh berbeda dengan perkembangan pendidikan diera orde lama (1945-1965) maupun perkembagan pendidikan diera orde baru (1965-1985). Malahan perkembangan pendidikan di era reformasi ini lebih menggenaskan dan memprihatinkan. Bahkan di era ini banyak korban pendidikan yang berjatuhan seperti; siswa, guru termasuk para orang tua pun menjadi korban daripada pendidikan di era reformasi ini. Mengapa saya bisa katakan demikian. &lt;br /&gt;Banyak anak-anak yang tidak memilik biaya hingga tidak bersekolah, banyak lulusan SMA/MA dan sederajat lainnya harus menggangur karena tidak mampu membayar biaya pendidikan bahkan banyak lulusan SMA/MA dan sederajat yang melanjutkan ke perguruan tinggi harus mengundurkan dari perkulihaan karena tidak mampu membayar biaya kuliah.&lt;br /&gt;Sesuai dengan tujuan dan cita-citanya pendidikan kita haruslah mencerdaskan kehidupan bangsa. Mungkin berkembang dari kata mencerdaskan banyak orang mengartikannya dengan mengambil berbagai kebijakan yang dapat membuat pendidikan di Indonesia bisa berkembang. Salah satu caranya unutk mencerdaskan kehidupan bangsa adalah mengadakan Ujian Nasional, nyatanya Ujian Nasional bukan menciptkan generasi yang cerdas namun menciptkan generasu yang rusak baik mentalnya maupun kerohaniaanya.&lt;br /&gt;Siapapu tidak bisa membantah kalau Ujian Nasional telah menciptakan generasi yang rusak moralitasnya. Sebagaimana bisa kita lihat beberapa fenomena kecurangan dan kejahatan yang sering terjadi hinggat ditayangkan diberbagai media masa maupun media elektronik. Beberapa saat lalu Ujian Nasional tingkat SMA/MA dan setingkat lainnya telah diberlangsungkan namun meninggalkan bekas yang sangat memprihatinkan karena dimana-mana terjadi kecurangan yang patutnya tidak perlu terjadi.&lt;br /&gt;Beberapa saat lalu tepatnya hari kamis hari terakhir Ujian Nasional bagi siswa-siswi SMA/MA, saya menyaksikan sebuah tayangan berita di salah satu TV swasta yang menayangkan kecurangan Ujian Nasional yang terjadi, hingga 17 orang guru harus berhadapan dengan aparat hingga harus diadili. Bukan kasus itu saja melainkan didaerah lainpun terjadi hal yang sama. Bahkan beberapa kepala sekolah tega menjual lembaran soal hingga mencapai jutaan rupiah. Dengan demikian inikah yang dinamakan mencerdaskan kehidupan bangsa yang sesuai dengan cita-cita nasional.&lt;br /&gt;“ seandainya beliau masih hidup beliau akan menangis dan meratapi melihat buruknya pendidikan di negeri ini”. Demikian salah satu kutipan artikel singkat yang ditulis oleh salah satu korespondesi situs wikimu di internet. Sedikit menyimak dan membaca artikel itu sayapun ikut sedih. Sebagaimana tidak sedih perjuangan beliau agar pendidikan di Indonesia bisa maju dan berkembagn yang sekaligus mengubah berbagai ketertinggalan yang terjadi namun, kenyataannya yang terjadi adalah keterpurukan system pendidikan.&lt;br /&gt;Kita seharusnya memahmi dan menyadari bahwa berjuang dibawah tekanan, penjajahan dan ancaman bukanlah hal termudah. Namun dalam kesulitan seperti inilah yang ditunjukan oleh Ki Hajar Dewantara bahwa beliau ingin adanya kemajuan pendidikan. Sehingga dalam tekanan apapun beliau tidak pernah gentar dan takut hanya demi memajukan pendidikan di negeri ini. Bertolak dari pada usaha dan kerja keras beliau seharusnya para pengambil kebijkan pendidikan di indenesia seharusnya berpikir dan mencerna bagaimana solusi yang diambil agar semua kegiatan pendidikan yang terjadi tidak membuat sedih pilunya hati bapak pendidikan kita.&lt;br /&gt;Fenomena keburukan yang terjadi saat ini bukan saja masalah Ujian Nasional, namun yang terjadi juga adalah biaya sekolah dari tahun ketahun yang semakin meningkat. Saya sendiri sebagai siswa menyadari adanya lonjakan tingginya uang sekolah dari tahun ke tahun. Padahal  berbagai janji manis seperti adanya dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) akan membantu meringankan biaya sekolah, bahkan ada juga yang mengatakan dengan adanya dana bos maka pendidikan alhasi akan gratis. Apakah pendidikan saat ini di Indoensua gratis? Jangan mimpi bo pendidikan mau gratis. Realisasi dana pendidikan yang dialokasikan menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasalnya yang ke 49  bahwa 20% dari APBN dialkosikan untuk pendidikan. Namun kenyataan sampai sat ini semua itu tidak nampak.&lt;br /&gt;Dengan berbagai janji manis yang sengaja dilanggar ini memberi peringatan kepada kita bagaimana nasib pendidikan Indonesia di masa depan nanti. Bagaimana nanti nasib generasi yang akan datang? Generasi yang akan datang mau dikemanakan? Bagaimana seandainya generasi yang akan datang mengikuti kesalahan para pengambil kebijakan pendidikan. Apakah ini mau dikatakan sebagai generasi yang berbobot dan generasi yang mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan cita-cita nasional yang telah tertera dalam Undang-Undang Dasar1945.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna Hari Pendidikan Nasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini sebagai hari pendidikan nasional. Tidak perlu kita, terlebih khusus para pejabat pemerintahan dan pengambil kebijkana pendidikan nasional berpikir keras dengan berbagai teori dan berbagai pedoman unutk memajukan pendidikan di Indoensia. Bahkan kitapun tidak perlu sibuk mencari cara-cara dan trik-trik untuk bersaing dengan Negara lain khususnya dalam bidang pendidikan.&lt;br /&gt;Dahulu kala saat orde baru para siswa-siswi dari Malaysia dan beberapa Negara tetangga lainnya yang datang dan belajar di Indonesia namun berbeda dengan saat ini para pelajar dari Indonesialah yang pergi belajar dan berguru di Negara jiran ini. “Saat ini, pelajar asing di Malaysia sudah mencapai angka 25.939 orang. Mereka datang dari berbagai negara, Uganda, Afrika Selatan, Korea Selatan, Korea Utara, India, Inggris, Vietnam, Bangladesh, Singapore, Kanada dan masih banyak lagi yang lainnya, termasuk negara tetangganya, Indonesia”. Demikian bunyi salah satu kutipan tulisan yang terdapat salah satu situs milik pemerintah Malaysia. Dengan membaca ini memberi perngertian pada kita kalau mereka (Malaysia) juga menaggap pendidikan di daerahnya lebih maju dan berkembang di bandingkan dengan di beberapa Negara termasuk kita negara tetangganya.&lt;br /&gt;Dengan ketertinggalan pendidikan serta problematika pendidikan yang terjadi terus-menerus di Negara kita, bagaimana jalan keluar yang perlu diambil agar kedua hal diatas tidak terjadi lagi? Memang berat kalau memikirkan penyelesaiaanya serta penuntasan problemnya. Namun semua akan terasa ringan dan mudah kalau penyelesaian ini kembali kepada system demokrasi sesuai dengan asas dan falsafah Negara kita. System demokrasi mengutamakan kebersamaan dalam mengambil keputusan dan tindakan. Ketika keputusan diambil secara bersama-sama (musyawarah) maka semua pihak yang ikut mengambil bagiaan termasuk masyarakat akan merasa puas dan bahagia, sehingga penerapan dan prakteknya dapat memberi kepuasaan kepada semua pihak dan semua instansi. Dengan cara seperti ini alhasi pendidikan di Indonesia sedikit baik mutunya hingga kita bisa merasakan enak dan baiknya pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Hari Pendidikan Nasional&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-8967911239122681226?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/8967911239122681226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=8967911239122681226' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/8967911239122681226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/8967911239122681226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/catatan-hari-pendidikan-nasional.html' title='Catatan Hari Pendidikan Nasional'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-8300251310112043479</id><published>2008-06-07T05:37:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T05:40:13.185-07:00</updated><title type='text'>Hardiknas dan Mitos Matinya Pendidikan</title><content type='html'>Hardiknas dan Mitos Matinya Pendidikan&lt;br /&gt;Oleh : Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;KabarIndonesia - Ujian Nasional tahun pemelajaran 2007/2008 tingkat SMA/MA/SMK dan yang sederajat telah dilaksanakan serentak pada tanggal 22-24 April 2008 kemarin. Berbagai kecurangan selama pelaksanaan kembali ditemukan, mulai dari dugaan bocornya kunci jawaban yang beredar melalui pesan singkat (short message service/SMS), pelanggaran POS UN oleh panitia, hingga kecurangan yang dilakukan oknum kepala sekolah dan guru yang dengan sengaja memperbaiki jawaban peserta, sebelum LJK disetor ke dinas pendidikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temuan kecurangan ini merupakan aib sekaligus dosa dunia pendidikan di Indonesia yang selalu terulang. Dosa yang sebenarnya tidak perlu terjadi tatkala seluruh stokholder pendidikan memahami hakekat pendidikan yang sesungguhnya. Ironisnya, berbagai bentuk kecurangan ini justru kembali ditemukan di saat Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang dipercaya sebagai lembaga penjamin mutu pendidikan tengah gencar dan serius memerangi kecurangan pelaksanaan UN. Upaya BSNP yang mengetatkan pengawasan dengan melibatkan tim pemantau independen ternyata tak berpengaruh. Pertahanan (baca: pengawasan) berlapis yang diupayakan ternyata dapat dijebol. Tentu saja kita tidak bisa menuduh atau menjatuhkan seluruh kesalahan ini pada BSNP. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat lembaga baru ini ternyata juga mendapatkan hambatan di lapangan. Bukan hanya dalam masalah SDM yang sangat minim, jauh berat dari itu BSNP harus menghadapi gurita raksasa yang bernama kompromi untuk melakukan dosa berjamaah yang dilakukan oknum guru, penyelenggara pendididikan dan peserta didik. Dalam hemat saya, bentuk kompromi semacam ini tidak saja melahirkan aib dan dosa besar dunia pendidikan, namun lebih dari itu kompromi ini dengan sendirinya membunuh (mematikan) hakekat pendidikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dibiarkan kompromi ini akan jadi bahaya laten yang terus mengancam kredibilitas pendidikan kita. Gilirannya kemudian mengancam kredibilitas bangsa Indonesia di mata dunia. Bukankah saat ini pendidikan di Indonesia masih berada pada rangking bawah, bahkan diantara negera-negera anggota Asean. Laporan UNESCO, badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membidangi pendidikan yang dirilis November 2007 menyebutkan bahwa, peringkat pendidikan di Indonesia turun dari 58 menjadi 62 dari 130 negara di dunia. Dilaporkan, indeks pembangunan pendidikan atau Education development index (EDI) Indonesia adalah 0,935, di bawah Malaysia (0,945) dan Brunei Darussalam (0,965). Dalam versi yang berbeda disebutkan bahwa bahwa kualitas pendidikan kita berada di urutan ke-129 dunia. &lt;br /&gt;Mitos Bangsa Indonesia terlanjur menetapkan tanggal 2 Mei sebagai hari pendidikan nasional (hardiknas) yang selalu diperingati sebagai tanggal (momentum) titik tumpu kebangkitan dunia pendidikan di Indonesia. Tanggal 2 Mei merupakan moment bersejarah bagi dunia pendidikan di Indonesia, sebab pada tanggal yang sama (2 Mei 1889) di Yogyakarta lahir intelektual muda pendiri perguruan (sekolah) Taman Siswa yaitu Ki Hajar Dewantara. Nama aslinya penggagaas landasan filosofi pendidikan nasional ini adalah adalah Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Tiga pilar kokoh dan landasan filosofi pendidikan yang ia cetuskan yaitu; Ing Ngarso Sun Thulodho, Ing Madyo Mangun karsa, dan Tut wuri Handayani. Ki Hajar Dewantara meninggal di Yogyakarta, pada 28 April 1959. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain diperingati dengan acara seremonial seperti upacara bendera, momentum Hardiknas juga diisi dengan kegiatan diskusi serta refleksi dunia pendidikan kita. Beragam hujatan baik dalam bentuk diskursus maupun liputan khusus dan berita tentang terpuruknya dunia pendidikan selalu menghiasi halaman media cetak. Saya yakin ini bukan kebetulan, lantara pada kenyataanya dunia pendidikan kita memang terpuruk. Yang menarik adalah tatkala momentum Hardiknas di Indonesia dikatikan dengan momentum meninggalnya seorang filosofis pendidikan terkemuka dunia, Paulo Freire (1912-1997). Filosof pendidikan yang terkenal dengan konsep pendidikan pembebasan ini meninggal dunia pada 2 Mei 1997, atau bertepatan dengan momen Hardiknas di Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hemat saya, ini menjadi menarik lantaran dua momen berbeda tersebut, jika kita hubungkan seperti memiliki pertalian erat. Tanggal 2 Mei selalu kita peringati sebagai Hardiknas yaitu moment kebangkitan dunia pendidikan di Indonesia, di sisi lain tanggal yang sama juga selalu dikenang sebagai hari meninggalnya filosof revolusioner tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks dunia pendidikan kita, meski angka tahun dua peristiwa besar itu terpaut sangat jauh (hampir setengah abad lebih), namun realitas pendidikan di Indonesia yang selalu direfleksikan tiap peringatan Hardiknas, justru melahirkan mitos. Relasi Hardiknas dengan meninggalnya Paulo Freire menciptakan mitos, seolah meninggalnya filosof besar tersebut mencitrakan kematian dunai pendidikan kita. Benar atau tidaknya mitos ini sangat tergantung pada bagaimana cara pandang kita atas relasi antara kebenaran (realitas) yang terjadi saat ini dengan cerita atau anggapan yang kita pikirkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantaran menurut Umar Yunus (1981) Mitos tidak dibentuk melalui penyelidikan, tapi melalui anggapan berdasarkan observasi kasar yang digeneralisasikan. Sehingga ia kerap dijumpai dalam masyarakat, setidaknya mitos selalu hidup dalam gosip, dan boleh jadi (akan) dibuktikan dalam kenyataan. Benar ungkapan dan anggapan Yunus, bahwa kita hidup dalam mitos, yang selalu berubah dari satu mitos ke mitos yang lain. Paulo Freire Pertanyaannya adalah, kenapa harus Paulo Freire yang menggagas konsep pendidikan pembebasan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari konsep-konsep pendidikan yang dituangkan dalam bukunya, Freire terbukti konsisten dengan gagasan pendidikan pembebasan. Dengan tegas ia mengatakan bahwa pendidikan harus membebaskan, dan tidak memaksakan. Arah politik pendidikan yang sangat kentara berpihak pada kaun tertindas inilah yang mendasari anggapan bahwa konsep pendidikan Freire cocok diterapkan di Indonesia.  Meski konsep pendidikannya sangat jelas dan matang, namun Freire justru mengakui bahwa konsep pendidikan yang ia gagas merupakan akumulasi dari pendahulunya yaitu; Satre, Che Guevara, Althusser, Ortega Y Gasset, Martin Luther King Jr, Eric Fromm dan lain-lain. (lihat: Pendidikan Popular - Membangun Kesadaran Kritis, terbitan Read Book dan Insist, 2001) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pandangan Freire, yang dimaksud kau tertindas tidak hanya terbatas pada penindasan kekuasaan melainkan juga penindasan yang lain seperti penidasan oleh rezim otoriter, penidasan oleh struktur sosial yang diskriminatif, dan sebagainya. Mereka yang tertindas adalah mereka mengalami keterasingan (alienasi) diri dan lingkungan, sehingga tidak mampu memegang peran sebagai subyek yang independen (otonom). Orang dalam penindasan seperti ini hanya mampu menjadi epigon (pengekor) atas diri orang lain. Kemudian mereka juga merasa bodoh, tak mengetahui apa-apa dan pada gilirannya akan mengalami self depreciation. Dua karakter inilah yang menjadi parameter bahwa orang berada dalam kondisi tertindas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan pada hakekatnya menurut Freire, adalah upaya memanusiakan manusia (humanisasi). Sedangkan proses pendidikan kita masih jauh dari konsep Freire, pendidikan kita tak lebih merupakan proses dehumanisasi. Pandangan Freire ini telah banyak dibahas dalam berbagai diskursus tentang pendidikan, juga dalam konteks Indonesia. Kembali pada konteks pelanggaran pelaksanaan UN. Saya melihat bahwa ketentuan nilai standar kelulusan UN Tahun 2008, yang dinaikkan dari 4,5 menjadi 5,0 dengan nilai rata-rata syarat kelulusan tidak boleh kurang dari 4,25 secara tidak langsung telah menimbulkan penindasan pada peserta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian bukan berarti saya tidak setuju dengan peningkatan kualitas pendidikan. Permasalahannya kemudian adalah, bahwa pemerintah telah melahirkan penindasan dengan kebijaksan mentargetkan jumlah lulusan yang harus dicapai mnecapai 90 prosen, Sekalipun pernyataan Wapres ini sempat diralat, namun penindasan terlanjur terjadi dan ini sangat dirasakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tengoklah berbagai kasus pelanggaran pelaksanaan UN yang ditemukan kemarin, seluruhnya terjadi karena pihak sekolah tidak ingin dianggap gagal dalam mendidik siswanya, guru tidak siap menanggung kenyataan jika ada siswanya yang gagal UN. Dan siswa juga tidak kesatria untuk mengakui bahwa ia tidak memliki kemampuan atau kompetensi, akibat selama ini tidak pernah serius dalam mengikuti proses belajar mengajar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka lebih sibuk bermain dengan khayalan yang saban hari disajikan melalui tayangan sinetron di televisi. Alih-alih tercipta manusia yang menganut ideologi serba instant. Pun demikian dalam meraih kelulusan, mereka ingin menempuh jalan instan dengan mencontek atau mencari bocoran kunci jawaban. *) Teguh Trianton, Penyair dan Guru SMK Widya Manggala Purbalingga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-8300251310112043479?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/8300251310112043479/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=8300251310112043479' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/8300251310112043479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/8300251310112043479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/hardiknas-dan-mitos-matinya-pendidikan.html' title='Hardiknas dan Mitos Matinya Pendidikan'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-6407786282831111055</id><published>2008-06-07T05:34:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T05:36:58.283-07:00</updated><title type='text'>Guru Ujung Tombak Pendidikan</title><content type='html'>Guru Ujung Tombak Pendidikan&lt;br /&gt;Oleh : Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;KabarIndonesia - Asian Reader's Digest (Agustus 2007) memuat artikel menarik. Judulnya Celebrate Human Spirit! berisi penelitian seputar kejujuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan bila kita melihat HP tergeletak di meja restoran. Syahdan cell phone itu berdering. Apa yang akan kita lakukan? Menjawab panggilan atau segera memasukkannya ke saku? Hasilnya sungguh menakjubkan karena 2/3 responden dari seluruh Asia memilih The Right Thing alias mengembalikan HP tersebut kepada pemiliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya, dunia pendidikan nasional justru melupakan nilai keutamaan tersebut. Misal tatkala Ujian Nasional (UN) kunci jawaban beredar via sms, para siswa menuliskannya di kertas-kertas kecil yang terselip di bawah rok/celana bahkan ada guru yang mendiktekannya di muka kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut hemat penulis, sistem UN memang berpotensi menyebabkan disintegrasi dunia pendidikan secara keseluruhan. Kenapa? karena untuk mencapai hasil akhir (baca lulus UN), para murid cenderung tidak menghargai proses. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang semester para siswa asyik berleha-leha sebab berasumsi kelak akan menerima bocoran. Anak-anak bangsa melupakan petuah leluhur, "Jer basuki mawa bea". Dalam konteks persekolahan berarti kalau ingin sukses lulus ujian ya musti berkorban waktu dan energi untuk belajar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, para pengajar pun melupakan amanah UU Guru dan Dosen No. 44/2005 butir 9. Yakni untuk meningkatkan pelayanan pendidikan yang bermutu. Kenapa? karena gaji mereka mepet sehingga terpaksa nyambi di luar. Apalagi ditambah prilaku anak yang bandel dan malas mengerjakan tugas karena lebih senang menonton sinetron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi ini bila terus berlanjut niscaya menimbulkan stres dan menyebabkan depresi dalam diri para guru sehingga tidak mampu berfikir jernih. Padahal dalam institusi pendidikan - meminjam istilah Lawrence Kohlberg - guru ialah ujung tombak pendidikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit sharing, penulis rutin menjadi sukarelawan dalam acara Mengajar Tanpa Dihajar Stres (MTDS) yang diadakan oleh Forum Kebangkitan Jiwa (FKJ). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelatihan managemen stres ini digagas oleh Anand Krishna dan diampu para fasilitator yang berpengalaman di bidangnya masing-masing. Terakhir program sosial tersebut digelar di Surakarta pada 11 Mei 2008 lalu dan diikuti puluhan guru dari SMK Marsudirini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui latihan praktis yang tertuang dalam buku Self Empowerment (PT. One Earth Media, 2005) para peserta MTDS difasilitasi untuk memberdaya diri dan mengubah pola hidup sehari-hari agar lebih kreatif, inovatif dan tas-tes (baca: efektif-efisien). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah kecil ini sekedar persembahan bagi para guru yang telah mendidik anak-anak bangsa hingga menjadi dewasa seperti saat ini. Salam Indonesia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-6407786282831111055?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/6407786282831111055/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=6407786282831111055' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/6407786282831111055'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/6407786282831111055'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/guru-ujung-tombak-pendidikan.html' title='Guru Ujung Tombak Pendidikan'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-4679726942176397218</id><published>2008-06-07T05:32:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T05:33:52.343-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>TNI Mengawasi dan Mengintai Kegiatan Gereja Baptis di Papua Barat&lt;br /&gt;Oleh: Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanah Papua 29 Mei 2008 &lt;br /&gt;Pada tanggal 18 April 2008 anggota Intelejen Indonesia datang ke MAF Wamena mengecek keberangkatan pemimpin gereja Baptis ke Kuyawagi dalam rangka kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dan pemutaran Film Sejarah Gereja Baptis Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 26 April 2008, empat Anggota TNI dari Batalyon 756 Wamena yang bertugas di kampung Tiom bertanya kepada pemimpin gereja Baptis ; (1) darimana bapak-bapak? (2) Tujuan apa? (3) Siapa yang menyuruh untuk memutar film Sejarah gereja Baptis Papua? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 30 April 2008, tiga anggota TNI dari Batalyon 756 Wamena yang bertugas di kampung Pirime bertanya kepada pemimpin gereja dengan pertanyaan yang sama, yaitu: (1) darimana bapak-bapak? (2) Tujuan apa? (3) Siapa yang menyuruh memutar film Sejarah Gereja Baptis Papua?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 15 Mei 2008:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø Anggota TNI yang bertugas di Pos Kampung Yikonime, Distrik Yikonikme, Perbatasan kabupaten Puncak Jaya dan Kabupeten Tolikara datang ke Distrik Kanggime dan berkata kepada para pemimpin gereja bahwa “mereka sedang mencari sapi”. Ini berarti “mereka menamakan orang asli Papua di Kanggime sebagai sapi”. Karena, di Kanggime tidak pelihara kambing, yang ada di sana adalah hanya babi-babi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø Anggota Kopassus yang bertugas di Distrik Ilu bertanya kepada para pemimpin gereja bahwa (1) bapak-bapak darimana? (2) tujuan apa datang ke Puncak Jaya? (3) bapak-bapak bekerja sebagai apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø Anggota TNI juga bertugas di kampung Tingginambut, Kampung Guragi, dan gunung Irinmuli. Pos-Pos TNI yang berada dikampung-kampung bahkan berdekatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 18 Mei 2008 di bMulia ibu kota Puncak Jaya, anggota TNI datang mengambil foto atau mengambil gambar pemimpin-pemimpin gereja dan dalam penjagaan yang ketat anggota TNI bertanya kepada para pemimpin gereja sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(a) Darimana bapak-bapak datang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(b) Mengapa ibadah gereja dalam jumlah orang yang sangat banyak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(c) Mengapa Film Sejarah Gereja ini diputar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(d) Tujuan apa Film sejarah gereja ini diputar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam laporan ini terlihat gambaran bahwa bagaimana Pemerintah Indonesia dan TNI menekan kebebasan beragama, berkumpul dan berbicara di Papua Barat oleh pemimpin-pemimpin gereja. Para pemimpin gereja diawasi dan diintai dengan berbagai cara dan pendekatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada kebebasan, rasa ketakutan telah diciptakan oleh Pemerintah dan TNI di Papua Barat. Situasi semakin suram dan sangat memprihatinkan masa depan gereja dan orang asli Papua di Papua Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota TNI mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang sangat tidak masuk akal. Karena Gereja menyadari bahwa Gereja sudah ada sejak 5 Februari 1855 sebelum Pemerintah Indonesia mencaplok dan menduduki dan menjajah Papua sejak 1 Mei 1963.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih tidak manusiawi lagi ialah anggota TNI menamanakan orang asli Papua sebagai seekor sapi. Anggota sebenarnya sedang mencari orang asli Papua yang dicurigai sebagai anggota OPM, tetapi mereka katakana bahwa mereka sedang mencari sapi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar Belakang singkat para pemimpin gereja:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Departemen Penginjilan Persekutuan Gereja-geraja Baptis Papua melakukan pelayanan pastotal kepada seluruh anggota Gereja Baptis di pegunungan dan juga pemutaran film sejarah Gereja Baptis Papua dari sejak 28 Oktober 1956. Kegiatan pelayana pastoral dan pemutaran film ini dilaksanakan sejak tanggal 18 April sampai 19 Mei 2008. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan ini, para pemimpin gereja Baptis ini dimonitor dan dintanya oleh anggota TNI dan Kopassus.&lt;br /&gt;____________________________________________&lt;br /&gt;Pelapor adalah: Ketua Umum Badan Pelayan Pusat Persekutuan Gereja-gereja Baptis Papua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-4679726942176397218?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/4679726942176397218/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=4679726942176397218' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/4679726942176397218'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/4679726942176397218'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/tni-mengawasi-dan-mengintai-kegiatan.html' title=''/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-8889276494606886931</id><published>2008-06-07T05:30:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T05:31:10.044-07:00</updated><title type='text'>Dunia tidak selebar daun kelor????</title><content type='html'>Dunia tidak selebar daun kelor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia tidak selebar daun kelor. Itulah kata beberapa orang. Didalam dunia ini ada tiga hal yang sering dilewati hampr dalam tiap segi kehidupan. Yaitu belajar, diajar dan mengajar. Ketiga hal ini kalau satu saja tidak ditetapkan maka kefatalan akan terjadi.&lt;br /&gt;BELAJAR…banyak orang mengartikan belajar hanya di sekolah atau formal saja. Padahal tidak dimanapun kita bisa belajar. BelajSar bukan hanya butuh guru atau pendamping namun diri kita juga bisa menggunakan apapun yang ada dsekitar lingkungan kita untuk belajar. Istilah belajar secara sederhana adalah perubahan pandangan dari yang tidak tahu menjadi tahu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun dalam hal ini guru dan orang yang lebih dewasa menjadi panutan untuk siapapun belajar. Belajar juga bisa dari pengalaman atau kisah hidup yang pernah terjadi. Banyak anak muda termasuk saya pernah berpikir kendala utama seseorang tidak berkembang karena terbatasnya fasilitas. Padahal tidak contoh besar dapat kita lihat dari kejeniusan dan kemampuian Thomas alfa Edison menciptakan bola lampu karena kemauan dan semangat juang. Memilki berbagai Fasilitas belajar namun tidak ada semangat dan kemauan percuma saja, bukan? &lt;br /&gt;Dalam pelajaran PPKN saya pernah mendapat sedikti ilustrasi bagus yang menguraikan bagaimana seseorang mempunyai satu buah apel dan satu lagi mempunyai satu buah mangga. Apa yang harus dilakukan agar seseorang bisa merasakan enaknya kedua buah tersebut. Jawabannya yah harus membaginya? Sama halnya dengan ilmu apa yang harus diilkauakn agar labih mendaptkan ilmu yang intinya hrus mau diajar. &lt;br /&gt;DIAJAR….. di atas langit masih ada langit. Hal inilah yang selalu ditekankan oleh para guru maupun pengasuh saya ketika saya bertindak agak sedikti sombong. Dengan demikian mau tidak mau kita harus mau untuk menempuh langit yang lebih tinggi dari langit kita itu. Dengan cara mau diajar. Hal utama yang membuat seseorang tidak berkembang karena dirinya menganggap tidak pantas seseorang muda usia yang lebih berpengalaman mengajarkan pada orang tua. Hal ini banyak terjadi dalam kehidupan. Dengan demikian apabila cara ini tetap dibiarkan akan berdampak merusak hidup. &lt;br /&gt;Diajar bisa dari apa, sesuai amanat UU No 32 tahun 2003 mengenai tempat menempuh pendidikan dibagi menjadi 3 bagian. Informal di sana kita harus mau didik oleh keluarga, baik kakak, adik maupun famili kita yang lain. Non formal, di sana kita juga harus mau didik dan diajar oleh para pembibing les atau kursus yang telah kita daftar. &lt;br /&gt;Kita tidak bisa bertindak semena-menanya karena di sana kita mempunyai pengajar. Yang berikut hal ini telah formal di mana disini kita dibina dididik dan diajar oleh guru yang telah berpengalaman yang semua pengajar itu mau membawa kita kepada kesuksesan. &lt;br /&gt;Rasanya sangat bosan dan jenuh apabila kita selalu menginginkan pengajaran dari tiap orang. Dan hal ini juga secara tidak sadar sedikit memalukan karena orang akan menganggap “wah orang itu belajar terus, pelit lagi”. Paling siapapun tidak inginkan hal ini diucapkan oleh orang yang menilai dirinya di lingkungan tempat dirinya tinggal. Untuk menjaga dan mengantisipasi agar hal ini tidak terjadi maka ada tindakan yang harus diambil dari pada orang yang selalu belajar adalah tahap ketiga yaitu mengajar. &lt;br /&gt;MENGAJAR…..mengajar adalah memberikan kepada seseorang sebuah ilmu atau kemampuan yang kita miliki. So, pasti ketika kita belajar dan diajar semua ilmu telah kita milki, dengan demikian salah satu cara terbaik untuk kita disenangi atau disayangi oleh orang lain adalah kita mengajari mereka. Namanya mengajar bukan saja ilmu namun masih banyak hal lagi seperti mengajar orang dari berbagai pengalaman kita kemudian mendidik karakter orang melalui pengalaman kita dan lain sebagainya. &lt;br /&gt;Semua pengajaran yang kita berikan jangan selalu berpikir uantuk mengajar dengan mengharapkan imbalan tetapi berpikir uantuk memberikannya dengan setulus hati kita karena upah yang kita harapkan diberikan nanti oleh Sang Pencipta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-8889276494606886931?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/8889276494606886931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=8889276494606886931' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/8889276494606886931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/8889276494606886931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/dunia-tidak-selebar-daun-kelor.html' title='Dunia tidak selebar daun kelor????'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-4306331694854298311</id><published>2008-06-07T05:26:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T05:29:01.509-07:00</updated><title type='text'>Dampak Penggunaan Internet Pada Pendidikan</title><content type='html'>Dampak Penggunaan Internet Bagi Percepatan Perkembangan Dunia Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tema atau topic yang diangkat oleh pihak politeknik telkom dalam perlombaan ini sangat menarik untuk dibahas dan dibicarakan. Adapun topic atau tema yang diberikan adalah  “Dampak Penggunaan Internet Bagi Percepatan Perkembangan Dunia Pendidikan”. Tentunya topic ini diberikan selayaknya ada maksud dan tujuan yang diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mengingat yang mengikuti perlombaan pada umumnya adalah siswa-siswi SMA/MA dan sederajat lainnya. Harapan yang diharapkan dari ajang perlombaan penulisan karya ilmiah ini tentunya tidak lain yaitu dalam rangka menumbuh-kembangkan minat, bakat, dan kemampuan siswa dalam dunia tulis menulis selain itu juga meningaktkan kreatifitas siswa dalam mengembangkan talenta yang telah dianugerahkan sang pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Generasi muda yang berintelektual tinggi dan berakhlak mulia dapat memahami perkembangan yang terjadi di negaranya baik perkembagangan yang positif maupun yang negatif. Demikian halnya kita generasi muda yang ada di Negara Indonesia diharapkan dapat memiliki intelektual yang tinggi, sehngga kita juga mampu menyiasati berbagai perkembangan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan yang terjadi setiap waktu dan setiap saat itu membutuhkan orang yang mampu mencerna, sehingga penerapan itu dapat di rasakan dan di pahami. Salah satu perkembangan yang terjadi di seluruh dunia adalah dengan perkembgan Tekonologi dan Informasi. Tidak bisa kita menuntut unutk teknologi dan informasi yang mengejar kita, tetapi haruslah kita yang berusaha dengan giat mengejar kedua hal itu. Karena dari waktu ke waktu setiap detik kemajuan teknologi inforamasi selalu mengalami kemajuan yang pesat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbukti kemajuan Teknologi Informasi yang pesat itu membuat  berbagai berita yang actual dan terpercaya dapat kita terima dan serap dari berbagai seluruh penjuruh dunia. Bahkan berkat kemajuan Teknologi Informasi itu sehingga sekarang terciptalah “sang dewi” informasi yang orang sebut dengan istilah internet. Yang selalu diagung-agungkan kehebatan dan kemampuannya dalam memberitakan berbagai informasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet memberikan kontribusi dan dampak yang sangat besar dalam memajukan dunia pendidikan. Bukan Negara Indonesia saja yang mengalami manfaat adanya internet, melainkan seluruh Negara di dunia merasakan manfaat adanya internet. Tentunya sebelum kita melangkah lebih jauh tentang internet kita harus mengenali dulu apa itu internet, asal usulnya, manfaatnya serta istilah-istilah yang selalu di temukan dalam dunia internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. INTERNET&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pengertian Internet&lt;br /&gt;Saya memang bukan orang ahli dalam tekonologi, apalagi berbicara mengenai internet. Karena tempat tinggal saya (Nabire-Papua) saja perkembangan dunia teknologi saja masih tertinggal jauh di bandingkan dengan berbagai daerah di pulau Jawa. Fenomena itu dapat terlihat dari harga browsing di warnet yang harganya sangat tinggi. Harganya 10.000 rupiah/jam. Mahal bukan? Padahal di pulau Jawa harganya hanya 2.000-3.000 rupiah/jam.&lt;br /&gt;Namun dengan berbagai keterbatasan yang saya  miliki sebagai putra daerah Papua bukan berarti saya akan berhenti untuk berkarya. Tetapi dengan berbagai keterbatasan itu memacu semangat saya untuk tetap memajukan dan mengembangkan berbagai talenta yang saya miliki diantaranya dengan mengikuti lomba penulisan karya ilmiah yang diselenggarakan oleh politeknik telkom saat ini.&lt;br /&gt;Internet adalah jaringan computer besar yang luas dan mendunia yang menghubungakan pemakai computer dari satu Negara ke Negara yang lain diseluruh dunia. Dimana didalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai  yang statis hingga yang dinamis dan interaktif. Sehingga saat ini tidak heran kalau internet menjadi tempat utama pelarian berabagai kalangan untuk mendapatkan berbagai informasi yang berimbang dan akurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sejarah Internet&lt;br /&gt;Sejarah internet dimulai pada tahun 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advance Research Projects Agency (DARPA) memutuskan unutk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah computer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang  berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.&lt;br /&gt;Kemudian pada tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu muda sehingga langsung menjadi popular. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang pentng yang menunjukan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan computer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer Universitas College di London merupakan computer pertama yang ada diluar Amerika yang menjadi anggota jaringan ARPANET. Pada tahun yang sama, dua orang ahli computer yakni Vinton Cerf dan Bob Khan mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.&lt;br /&gt;Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link. &lt;br /&gt;Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.&lt;br /&gt;Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10.000 lebih. &lt;br /&gt;Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.&lt;br /&gt;Walaupun sejarah internet didunia telah di kenal pada tahun 1969, namun di Indonesia sendiri mulai mengenal internet pada awal tahun 1990-an. Saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan dan gotong-royong sangat hangat dan terasa diantara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana internet Indonesia pada perkembagannya kemudiam yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktivitasnya, terutama yang melibatkan perdagangan internet.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Istilah-istilah di Internet&lt;br /&gt;Perkembangan teknologi yang mendunia turut merubah pemakaian kosakata Indonesia. Istilah internet yang selalu di gunakan setiap waktu dan setiap saat oleh masyarakat Indonesia merupakan serapan dari bahasa Inggris Amerika, karena bahasa-bahasa dari luar dipandang memilki kekayaan kosakata yang luas serta beragam. &lt;br /&gt;Banyak dari istilah-istilah internet yang memilki sejarah panjang yang membuat makan kata sesungguhnya kabur, sebagai contoh nama-nama merek terkenal yang seringkali mengambil kosakata dari bahasa dimana perusahan itu berada. Dengan demikian istilah itu tercampur dengan kebudayaan dan dan sejarah suatu bangsa akan semaki sulit diterjemahkan ke dalam budaya yang sama sekali berlainan dan tidak memiliki sejarah internet yang sama panjangnya. Sebagai conothnya dapat kita lihat dari istilah desktop sama sekali tidak ada hubungannya dengan “meja” ataupun “permukaan” di dalam bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;Sedikit dari sekian banyak istilah internet yang ada seperti ini attachment: lampiran, bandwidth: lebar pita, broadband: jalur lebar, browser: penjelajah, bulletin boar: papan bulletin, chat: obrolan, crash: bertabrakan, domain: ranah, download: ambil data, hosting: hosting, install: instalasi, logout: log keluar, e-mail: imel/rate, website: situs web, wireleas: nirkabel.&lt;br /&gt;Penguasaan istilah-istilah internet yang semakin banyak sangat membantu sekali. Karena dengan memahaminya kita bisa menjelajahi kemanapun. Orang-orang yang tidak paham dengan istilah-istilah di internet akan mengalami kesulitan apabila ingin menemukan hal-hal yang baru. Sehingga jangan heran kalau banyak orang cepat puas dan bangga apabila baru saja memulai sesuatu hal yang baru termasuk internet. Orang yang bertipe seperti ini cenderung membunuh dirinya sendiri dari berbagai perkembangan yang ada. Sehingga kehidupannya tidak pernah berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.  PENDIDIKAN&lt;br /&gt;Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara. Itu bunyi makna pendidikan menurut Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.&lt;br /&gt;Berbicara mengenai dunia pendidikan sangat luas, lebar bahkan tak terselami. Karena masalah pendidikan bukan saja kita belajar disekolah, melainkan dimanapun kita bisa belajar. Bahkan yang lebih trend orang menyebutnya dengan pendidikan kehidupan atau pendidikan hidup.&lt;br /&gt;Dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Naional pada pasalnya yang ke-13-16 disitu sedikit mengupas tentang beberpa jenis pendiidkan. Berdasarkan Undang-undang tersebut terdapat tiga jenis pendidikan seperti Pendidikan Formal, nonformal, dan informal yang dapat saling memperkaya.&lt;br /&gt;1. Pendidikan Formal&lt;br /&gt;Pendidikan Formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Pada jalur inilah kita bisa dibentuk. Mulai dari pembentukan moral melalui pelajaran agama, pembentukan karakter melalui pelajran PPKN, pembentukan keahlihan melalui pelajaran keseniaan dana masih banyak lagi pelajaran yang mengarahkan kita pada pemebelajaran.&lt;br /&gt;Jalur pendidikan Formal berbeda dengan Informal dan nonformal. Karena dijalur inilah kita dibentuk, diarahkan serta dikomandoi. Disini kita mempunyai seorang pengasuh yang disebut dengan guru, serta memilki atasan yang kita namakan dengan Kepala Sekolah. &lt;br /&gt;Guru dan kepala sekolah berperan penting dalam berkembangnnya segala sector yang kita milki. Baik perkembangan IQnya maupun EQnya. Karena yang mengontroli jalannya perkembangan belajar kita adalah mereka. Selain itu pendidikan formal merupakan salah satu jenis pendidikan yang punya kuasa dan hak dalam memberikan surat (ijazah) kepada seseorang yang telah cukup cakap dalam menguasai berbagai ilmu maupun pelajarang yang diterapkan dan diajarkan disekolah itu.&lt;br /&gt;2. Pendidikan nonformal&lt;br /&gt;Penidikan non formal adalah jalur pendidikan diluar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Seperti pelatihan, pembinaan, seminar, lokakarya dan lain sebagainya. Jenis pendidikan ini berbeda karena tidak resmi dan tidak mempunyai badan hukum. Sehingga orang yang menempuh pendidikan dan pembinaan disini sering bertndak semaunya dan semana-menanya.&lt;br /&gt;Biasanya orang yang menempuh pendidikan disini adalah mereka yang ingin adanya keahlihan khusus. Akhir daripada pendidikan nonformal sering kali orang mendapatkan yang namanya sertifikat. Sertifkt ini kalau melihat kegunaan tidak terlalu memberikan arti karena kita tidak bisa leluasa untuk bertindak menggunakannya. Sehingga pendidikan nonformal ini lebih sering ditempuh oleh mereka yang dituntut dengan pekerjaan yang mengharuskan mereka unutk menguasainya.&lt;br /&gt;Sebenarnya manfaat yang bisa kita dapat dari menempuh pendidikan nonformal sangat besar. Hanya banyak orang tidak memahami dan tidak mengerti penitngnya penidikan nonformal. Namun pendidikan nonformal seringkali diper-untukan bagi mereka yang mempunyai uang atau duit. Karean biaya yang dikeluarkan cukup besar.&lt;br /&gt;3. Pendidikan Informal&lt;br /&gt;Pendidikan informal adalah adalah jalur pendiidkan keluarga dan lingkungan. Disini yang berperan dan berfungsi dalam memberikan pendidikan adalah orang tua serta mereka yang ada dilingkungan  tempat kita hidup.&lt;br /&gt; Orang tua mempunyai fungsi antara lain membina karakter kita, membina moral kita, serta mengarahkan hidup kita. Kemudian masyarakat di lingkungan kita mempunyai fungsi menasehati dan menegur kita apabila kita mempunyai kesalahan yang dapat merugikan orang lain.&lt;br /&gt;Selain menunggu pengajaran dari mereka tugas kita juga mendegar, mentaati serta mengikuti semua yang telah mereka tetapkan agar kita menjadi orang berhasil dan sukses. Jalur pendiidikan ini memberikan fungis dan peran yang lebih terhadap orang tua. Jadi jangan heran kalau kita lihat banyak anak mempunyai moralitas yang rusak karena fungsi daripada pendidikan inforamal tidak efektif ditanamakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. DAMPAK MEMPELAJARI INTERNET&lt;br /&gt;Mengetahui banyak hal tentang internet, sama saja kita mengetahui dunia. Yang perlu kita pahami dunia ini yang mendiami bukan hal-hal yang positif saja, tetapi hal-hal negatifpun ada di dalamya. Karena berbagai macam informasi ada di internet. Jadi manfaat yang diberikan bagi kita sangat besar, tetapi tergantung kita bagaimana cara kita mengolah informasih yang kita dapatkan itu.&lt;br /&gt;1. Dampak Positif&lt;br /&gt;Dampak penggunaan internet tentunya sangat membantu sekali. Yang terutama dan utama adalah wawasan kita yang dulunya sempit menjadi luas berkat adanya internet. Kemudian kemudahan dalam mempelajari berbagai ilmu yang dulunya dianggap mahal dan tidak bisa didapatkan menjadi muda dipelajari.  Selain itu manfaat dan dampak yang di timbulkan dari mempelajari internet sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia. &lt;br /&gt;2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web / jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah. &lt;br /&gt;3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat. &lt;br /&gt;4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi. &lt;br /&gt;5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain &lt;br /&gt;6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dampak Negatif&lt;br /&gt;Rusaknya anak-anak muda zaman sekarang disebabkan karena mereka tidak bisa mengontrol hidup mereka. Internet memberikan kebebesan yang seluas-luasnya untuk anak-anak muda berselancar dan berselami. Internet mengijinkan kemanapun anda mau melangkah, bahkan memperbolehkan anda membuka berbagai situs yang jelek (porno) untuk di download dan di tonton.&lt;br /&gt;Dalam hal ini kebebasan anda diuji, apakah dengan kebebasan itu akan merusak hidup anda ataukah dengan kebebasan itu akan mengarahkan dan memberikan pelajaran terpenting unutk pengembangan pembelajaran kemampuan anda. Dalam hal ini andalah yang menentukan arah hidup anda. &lt;br /&gt;Apakah hidupmu mau dirusaki dengan berbagai situs jelek yang ada di internet, ataukah kamu memilih unutk menghindar. Ada beberapa dampak negatif yang dapat di timbulkan dari penggunaan internet, seperti; &lt;br /&gt;Pornografi&lt;br /&gt;Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses. Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak.&lt;br /&gt;Violence dan gore&lt;br /&gt;Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjual situs mereka. Salah satunya dengan Menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.&lt;br /&gt;Penipuan&lt;br /&gt;Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Carding&lt;br /&gt;Karena sifatnya yang real time (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjudian&lt;br /&gt;Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.&lt;br /&gt;1. Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face). &lt;br /&gt;2. Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi. &lt;br /&gt;3. Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang). &lt;br /&gt;4. Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. DAMPAKNYA BAGI PERKEMBANGAN DUNIA PENDIDIKAN&lt;br /&gt;Teknologi internet kiranya adalah angin segar yang hadir dengan fungsi unutk mendongkrak kemajuan pendidikan diseluruh dunia termasuk Indonesia pada saat ini. Komunikasi melalui internet dapat dilakukan secara interpersonal (misalnya e-mail dan chating) atau juga melalui secara masal  yang dikenal dengan istilah “one to many communication” (misalnya mailing list). Bahkan internet juga mampu hadir secara real time audio visual seperti pada metode konvensional dengan adanya aplikasi teleconference.&lt;br /&gt;Berdasarkan beberpa hal yang telah disebutkan diatas, maka internet sebagai media pendidikan mampu menghadapkan karakteristik yang khas, yaitu :&lt;br /&gt;a. Sebagai media interpersonal masa&lt;br /&gt;b. Bersifat Interaktif&lt;br /&gt;c. Memungkinkan komunikasi secara sinkron maupun asinkron&lt;br /&gt;Karakteristik ini memungkinkan pelajar melakukan komunikasi dengan sumber ilmu secara lebih luas bila dibandingkan dengan hanya menggunakan media kovensional. Teknologi internet menunjang pelajar yang mengalami keterbatasan ruang dan waktu untuk tetap dapat menikmati pendidikan.&lt;br /&gt;Metoda talk dan chalk, ”nyantri”, ”usrah” dapat dimodifikasi dalam bentuk komunikasi melalui e-mail, mailing list, dan chatting. Mailing list dapat dianalogikan dengan ”usrah”, dimana pakar akan berdiskusi bersama anggota mailing list. Metoda ini mampu menghilangkan jarak antara pakar dengan pelajar. Suasana yang hangat dan nonformal pada mailing list ternyata menjadi cara pembelajaran yang efektif seperti pada metoda ”usrah”.&lt;br /&gt;Berikut adalah beberapa manfaat penggunaan teknologi informasi yang membantu suksesnya pendidikan di dunia termasuk pendidikan kita :&lt;br /&gt; Arus informasih tetap mengalir setiap waktu tanpa ada batasan waktu dan tempat.&lt;br /&gt; Kemudian mendapatkan resource yang lengkap&lt;br /&gt; Aktifitas pembelajaran pelajar meningkat&lt;br /&gt; Adanya standarisasi pembelajaran&lt;br /&gt; Meningkatkan learning outcomes baik kuantitas/kualitas.&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian di atas, dapat dikatakan bahwa internet bukanlah pengganti sistem pendidikan. Kehadiran internet lebih bersifat suplementer dan pelengkap. Metoda konvensional tetap diperlukan, hanya saja dapat dimodifikasi ke bentuk lain. Metoda talk dan chalk dimodifikasi menjadi online  conference. Metoda ”nyantri” dan ”usrah” mengalami modifikasi menjadi diskusi melalui mailing list.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. PENUTUP&lt;br /&gt;Memang dalam proses perkembangannya, internet sangat berperan penting. Namun yang sangat disayangkan pada saat ini dengan adanya kemajuan internet, ternyata lebih banyak memberikan dampak yang tidak baik. Saya contohkan saja di daerah saya tinggal (Nabire-Papua), pada saat internet (warnet) belum hadir gambar-gambar, video maupun CD yang berbau porno sangat sukar unutk ditemukan. &lt;br /&gt;Namun ketika mengikuti perkembangan zaman yang kian hari kian modern pada saat internet masuk di daerah kami, hal-hal gila yang tidak pernah di pikirkan oleh kami terjadi. Dimana-mana dibangun Warung Internet (warnet) bahkan banyak yang membangun tepat di depan persekolahan. Sehingga kalau diselidiki secara cermat maka seluruh siswa-siswi yang mempunyai Handphone telah memilik video maupun gambar yang berbau porno.&lt;br /&gt;Inikah yang dinamakan perkembangan internet membantu pendidikan, tentunya tidak. Karena ini malah merusak perkembagan pendidikan di Negara kita. &lt;br /&gt;Dan yang lebih mengherankan banyak anak-anak pelajar rela menghabiskan waktu berjam-jam di warnet hanya untuk menonton dan melihat gambar berbau porno. Yang kalau diamati dapat memanggu mental dan moral mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian kita sebagai generasi muda, tulang punggung bangsa kita.  Marilah sama-sama bahu membahu perangi dan lenyapkan berbagai cara yang selalu digunakan unutk merusak hidup para generasi muda saat ini. Kampanyekanlah anti pornografid dan berbagai hal lain yang bisa membuat genersi muda rusak. Agar kemajuan dan perkembangan bangsa ini dapat kita kerjakan secara bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-4306331694854298311?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/4306331694854298311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=4306331694854298311' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/4306331694854298311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/4306331694854298311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/dampak-penggunaan-internet-pada.html' title='Dampak Penggunaan Internet Pada Pendidikan'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-5234235300281406661</id><published>2008-06-07T05:20:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T05:23:24.762-07:00</updated><title type='text'>Budaya Menulis di Kalangan Mahasiswa  2</title><content type='html'>Mecintai Buku &lt;br /&gt;oleh: Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;Suatu kebiasaan yang ingin saya tumbuhkan kepada putra kami adalah kecintaan kepada buku. Saban hari Sabtu dan/atau Minggu, saya dan istri mengajak buah hati kami yang masih berusia 6 bulan berkunjung ke Perpustakaan Kota Jakarta Pusat, di Jalan Tanah Abang I. Jarak tempuh 5 menit jalan kaki dari istana kami di Petojo Enclek XIII. Meski anak kami benar-benar masih belum paham benar apa itu buku, apa itu perpustakaan, kami tetap nekat mengajak dia turut serta ke rumah buku itu. Alasannya, kami ingin mengenalkan suasana buku, suasana perpustakaan kepadanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sebuah keadaan miris terjadi di perpustakaan. Saban kami di sana, pengunjung tak pernah banyak. Kadang hanya kami sendiri bertiga, kadang ditambah dua atau tiga anak SD yang lebih banyak bermain di dalam perpustakaan ketimbang duduk membaca. Perpustakaan dengan ribuan judul buku itu sepi pengunjung. Iseng-iseng bertanya ke petugas. Ia menuturkan bahwa hari Sabtu dan Minggu paling maksimal 20 orang. Hari biasa pun kurang lebih sama. &lt;br /&gt;Kondisi perpustakaan yang sepi berbanding terbalik dengan kolam renang yang berada tepat di depan hidung gedung perpustakaan. Lebih dari 100 orang, separuhnya anak-anak bermain-main di kolam. Untuk menikmati kolam, pengunjung harus merogoh kocek Rp1.600. Bagi yang membawa kendaraan harus membayar parkir. Padahal masuk perpustakaan gratis. Aneh bin ajaib. Orang lebih senang bermain-main ketimbang menghabiskan waktu dengan membaca. &lt;br /&gt;Hemat saya, Membaca buku bisa mengubah pola pikir seseorang untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan. Membaca buku juga bagian dari proses pendidikan bagi pembacanya. Hanya saja, sebagian besar kegiatan membaca selama ini kerap diterima sebagai kewajiban atau keharusan. Hal itu dikatakan pakar pendidikan Arief Rachman. Menurutnya, orang tua dan guru harus terlibat aktif menumbuhkan minat baca di kalangan anak dan siswa. Jangan biarkan anak menonton tayangan televisi yang tidak jelas. Menyalahkan anak dan siswa saja tentu tidak bijak, apabila orang tua dan guru tidak memberikan teladan. Sangat indah ketika kita menyaksikan anak-anak sejak dini sudah dibiasakan untuk membaca&lt;br /&gt;Membaca buku erat kaitannya dengan menulis. Keduanya adalah elemen yang saling mendukung dan tidak dapat dipisahkan. Menulis tanpa membaca ibarat orang buta yang sedang berjalan. Artinya, dalam proses penulisan, seseorang akan mengalami banyak kesulitan, tertatih-tatih dan sekali berjalan lantas berhenti karena tidak tahu tujuannya. Sementara itu, membaca tanpa menulis ibarat orang pincang. Pengetahuan yang kita miliki tidak dimanfaatkan untuk kepentingan banyak orang. Karena ilmu pengetahuan yang tidak dikembangkan dan disampaikan kepada orang lain secara lisan atau tulisan terasa kurang memberikan makna dalam kehidupan.&lt;br /&gt;Membaca tidak lain adalah suplement food atau energy drink bagi para penulis. Kalau ada penulis yang mengaku bisa produktif tanpa membaca sama sekali, hemat saya ada dua kemungkinan. Pertama, ia memang sudah mencapai tahap ‘manusia guru’ atau manusia setengah dewa. Kedua, ia berbohong, dan ini rupanya lebih masuk akal. Menulis bisa gampang kalau suplai informasi ke otak dan batin kita memadai. Proses pemasukan informasi itu berasal terutama dari aktivitas membaca. Membaca berarti memberi makna. Dengan membaca kita menafsirkan teks sekaligus belajar memahami konteks. Kita mencoba memahami apa yang tersurat sekaligus apa yang tersirat. Ini menjadi bagian pemulihan energi untuk penulis.&lt;br /&gt;Buku adalah jendela dunia. Dengan membaca buku, kita menimba banyak manfaat. Membaca itu memperluas wawasan dan memperkaya perspektif kita, memperoleh banyak solusi atas berbagai masalah yang dihadapi, mengatasi trauma atau frustrasi, memadukan kerja pikiran sadar dan tidak sadar. Selain itu, membaca berarti mengolahragakan pikiran dan menimba kesegaran baru.&lt;br /&gt;Sudah saatnya budaya membaca itu menjadi budaya kita. Anak-anak dilatih untuk membaca dan mencintai bacaan sejak dini. Perpustakaan yang ada di mana-mana bukanlah museum bagi buku-buku bacaan. Itu universitas rakyat, seperti moto perpustakaan umum di daerah-daerah. Ada banyak buku menarik dan berguna di perpustakaan-perpustakaan kita yang ada saat ini. Namun, tak ada artinya jika tidak dibaca. Benar kata-kata Joseph Brodsky, pengarang asal Rusia: “Ada beberapa kejahatan yang lebih buruk daripada membakar buku. Salah satunya adalah tidak membaca buku.” Bahkan ada anekdot satir untuk kita: “Kalau orang Jepang tidur sambil membaca, sedangkan orang Indonesia membaca sambil tidur.”&lt;br /&gt;Masyarakat membaca (reading society) bisa dimulai dari kebiasaan membaca. Mencintai buku adalah awal dari kebiasaan gemar membaca. Sudahkan Anda membaca hari ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai Diri &lt;br /&gt;Pagi ini seorang temanku mengirimkan email yang menurutku bagus, jadi mau kubagi pada teman-teman yang membaca wikimu. Atau mungkin juga teman-teman yang lain juga telah mendapat email yang sama karena sepertinya ini email berantai. &lt;br /&gt;Ada 3 kaleng Coca Cola, ketiga kaleng tersebut diproduksi di pabrik yang sama. &lt;br /&gt;Ketika tiba hari, sebuah truk datang ke pabrik mengangkut kaleng-kaleng Coca Cola dan menuju ke tempat yang berbeda untuk pendistribusian&lt;br /&gt;Pemberhentian pertama adalah supermaket lokal. Kaleng Coca Cola pertama di turunkan di sini. Kaleng itu dipajang di rak bersama dengan kaleng Coca Cola lainnya dan diberi harga Rp. 4.000.&lt;br /&gt;Kemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan besar. Di sana , kaleng kedua diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga Rp. 7.500.&lt;br /&gt;Pemberhentian terakhir adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah. Kaleng Coca Cola ketiga diturunkan di sana. Kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas. Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan. &lt;br /&gt;Dan ketika keluarkan, kaleng ini dikeluarkan bersama dengan gelas kristal berisi batu es. Semua disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan membuka kaleng Coca Cola itu, menuangkannya ke dalam gelas dan dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya Rp. 60.000.&lt;br /&gt;Sekarang, pertanyaannya adalah : &lt;br /&gt;engapa ketiga kaleng Coca Cola tersebut memiliki harga yang berbeda padahal diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang sama dan bahkan mereka memiliki rasa yang sama?&lt;br /&gt;Lingkungan mencerminkan harga. Lingkungan berbicara tentang RELATIONSHIP.&lt;br /&gt;Apabila berada di lingkungan yang bisa mengeluarkan terbaik dari dalam diri, maka akan menjadi cemerlang. Tapi bila berada di lingkungan yang meng-kerdil-kan diri maka akan menjadi kerdil. &lt;br /&gt;(Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama) + lingkungan yang berbeda = NILAI YANG BERBEDA.&lt;br /&gt;[oleh: Siti Maesaroh/www.wikimu.com]&lt;br /&gt;Mendiknas Alokasikan Dana Rp 200 Miliar &lt;br /&gt;Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo menyatakan, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp200 miliar untuk mahasiswa kurang mampu di Indonesia."Dana tersebut akan direalisasikan kepada mahasiswa sebanyak 400 ribu orang mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta," kata Bambang Sudibyo di Sanur, Bali, Kamis. Usai pembukaan Konferensi Regional Asia-Pasifik Persiapan untuk Konferensi Internasional Bidang Pendidikan ke-48 di Swiss, ia mengatakan, mahasiswa yang mendapatkan bantuan tersebut sesuai dengan kreteria yang telah ditentukan, dan untuk pembagiannya diserahkan kepada masing-masing PT pada semester ganjil yakni Agustus mendatang. "Masing-masing mahasiswa akan mendapat bantuan sebesar Rp500 ribu per semester," katanya. &lt;br /&gt;Ia mengatakan, jumlah penerima bantuan khusus sebanyak 400 ribu mahasiswa itu, setara dengan 10 persen dari total jumlah mahasiswa PTN dan PTS di Indonesia, yang jumlahnya mencapai empat juta orang. &lt;br /&gt;Mendiknas menyebutkan, dana bantuan khusus ini adalah sebagai bagian bentuk kompensasi menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Langkah yang dilakukan pemerintah merupakan upaya mengurangi angka "drop out" akibat naiknya harga BBM yang berpengaruh juga terhadap naiknya harga kebutuhan hidup lainnya. "Soal pendidikan menjadi prioritas utama, karena merekalah yang nantinya akan membangun negara ini," ucapnya. &lt;br /&gt;Selain dana bantuan khusus tersebut kata Bambang, pemerintah juga akan mengalokasikan beasiswa bagi siswa berprestasi mulai dari jenjang pendidikan SD, SMP, SMA/SMK hingga PT. "Kami belum bisa rinci dana beasiswa untuk siswa atau mahasiswa berprestasi itu," katanya menambahkan.**&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;Sumber:http://papuapos.com/Antara&lt;br /&gt;Partai Mahasiswa, Mungkinkah? &lt;br /&gt;Sepuluh tahun reformasi politik di Indonesia memang belum menunjukkan dampak yang nyata terhadap kesejahteraan ekonomi rakyat. Upaya mengubah sistem pemerintahan dari sentralisasi ke arah pendekatan desentralisasi dengan diterapkannya otonomi daerah masih belum memberikan pengaruh yang nyata terhadap kesejahteraan rakyat di daerah, kecuali bertambahnya kesejahteraan para pejabat daerahnya saja. Bagi-bagi kue kekuasaan berujung kepada terkurasnya sumber daya alam yang hasilnya bukan mensejahterakan rakyat di daerah tetapi lebih cenderung menambah pundit-pundi kekayaan pejabat-pejabatnya dan orang-orang tertentu saja. Banyak daerah yang kaya akan sumber daya alam dan tinggi pendapatan daerahnya tetapi rakyatnya masih ada yang menderita busung lapar, kurang gizi, pengangguran dan putus sekolah.&lt;br /&gt;Mencari nafkah di partai politik&lt;br /&gt;Permasalahan utama yang menyebabkan reformasi seperti jalan di tempat adalah tidak jelasnya kelanjutan komitmen reformasi itu sendiri. Komitmen yang dicanangkan di awal-awal gemuruhnya semangat reformasi yang diteriakkan di telinga rakyat dan janji-janji politik para penggagas reformasi, ternyata belum bisa dibuktikan oleh politikus-politikus yang kemudian bermunculan. Politikus-politikus dadakan dan oportunis bermunculan bak jamur di musim hujan. Mereka mengisi sebagian besar keanggotaan partai dan juga duduk di kursi dewan. Tak jelas karir politik mereka sebelumnya, ternyata setelah reformasi digulirkan mereka sudah aktif berpolitik dan gaungnya lebih menyalak dari pada politikus yang sudah berpengalaman. Bahkan banyak yang sebelumnya berstatus (maaf) preman dan pekerja kasar yang pendidikan sangat tidak jelas dan keintelektualannya tidak bisa dijamin bisa menjadi anggota partai dan duduk sebagai anggota dewan. Dan ini fakta yang bisa ditemui di banyak daerah, dibuktikan ada beberapa anggota dewan yang ijasah kesarjanaan bahkan ijasah sekolahnya terbukti palsu.&lt;br /&gt;Biarpun seorang politikus dadakan tapi kalau mempunyai komitmen yang kuat untuk menegakkan cita-cita reformasi dan mengutamakan kepentingan rakyat sudah tentu termasuk politikus yang sangat diharapkan tampil di depan panggung politik Indonesia. Namun apabila para politikus oportunis yang banyak mengambil peran – baik politikus lama maupun dadakan – bisa dibayangkan bagaimana nasib bangsa Indonesia ke depannya nanti.&lt;br /&gt;Mereka para politikus oportunis tersebut menjadikan partai dan kedudukannya dalam keanggotaan dewan maupun posisi jabatan di pemerintahan adalah sebatas sarana untuk mencari nafkah saja bukan sebagai wahana pengabdian, sehingga pada akhirnya yang menjadi tujuan bukanlah kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat, melainkan bagaimana menambah jumlah kekayaan pribadi lebih banyak lagi. Orang-orang seperti ini tidak bisa diharapkan memajukan bangsa ini, bahkan bisa menjadi penghancur masa depan bangsa dan memiskinkan rakyat. Memang tidak ada yang menyalahkan kalau politikus tersebut mencari nafkah di politik, tapi seharusnya yang halal dan resmi saja, bukan mengambil yang bukan haknya (korupsi).&lt;br /&gt;Mahasiswa dan pemuda sebagai politikus berintelektual&lt;br /&gt;Peran politik mahasiswa belum ditunjukkan secara penuh oleh mahasiswa sekarang ini. Padahal hak dipilih dan memilih seharusnya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Banyak mahasiswa dan pemuda masih bereaksi secara keliru dan berkesan sesaat atas suatu kejadian yang merupakan akibat langsung dari kebijaksanaan politik yang tidak sesuai dengan kehendaknya. Memilih untuk golput atau berdemo bila melihat suatu ketimpangan biasa menjadi pilihan, padahal tindakan tersebut biasanya bersifat kontra produktif dan hanya membuahkan cibiran banyak pihak. Seharusnya mahasiswa dan pemuda sudah mulai merapatkan barisan dan mengajukan ide-ide politik dan pembangunan ke dalam bentuk sarana yang resmi, misalkan sebuah partai politik.&lt;br /&gt;Seperti diketahui hubungan mahasiswa antar kampus sudah terjalin dengan baik, seperti adanya Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se-Indonesia. Selain modal jaringan yang jelas dan meliputi wilayah yang luas, modal SDM yang berdedikasi, mempunyai loyalitas tinggi dan berintelektual juga merupakan modal dasar yang kuat untuk membentuk suatu partai politik yang handal. Masalah pendanaan mungkin bisa dirintis dari swadaya mahasiswa sebagai anggota partai. Kalau perlu BEM mendirikan suatu badan usaha dengan bidang usaha yang bisa dipasarkan di kalangan mahasiswa dan masyarakat, seperti kos-kosan, laundry, sewa-menyewa komputer, pengetikan dan lain sebagainya. Hasil usaha yang dijalankan dari, oleh dan untuk mahasiswa ini dapat dijadikan dana penggerak operasional partai. Sedangkan untuk pengurus inti partai dan yang dapat ditunjuk sebagai wakil partai di dewan adalah mahasiswa strata satu tingkat akhir, mahasiswa majister, doktoral atau para alumnus yang dianggap kompeten mewakili suara para mahasiswa. Para wakil rakyat dari partai mahasiswa dapat membawa suara dan program partai yang merupakan hasil musyawarah nasional (munas), di mana di dalam munas tersebut ditunjuk pula wakil-wakil partai dimaksud dan juga pengurus-pengurus partai di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;Mahasiswa harus membuktikan diri sebagai pembela rakyat&lt;br /&gt;Sudah saatnya para mahasiswa mengganti strategi parlemen jalanan ke parlemen yang sebenarnya. Premanisme yang mewarnai demonstrasi mahasiswa sudah saatnya ditinggalkan. Jaket almamater hendaknya jangan lagi berlumuran darah akibat pukulan dan tembakan aparat, tapi gantilah dengan keringat karena berpikir dan bekerja untuk kepentingan rakyat. Teriakan-teriakan di tengah jalan dapat dipindah ke ruang siding dewan menjadi suara-suara yang tegas dan penuh ide brilian. Ayo, para mahasiswa seluruh Indonesia, buktikan keintelektualan kalian dengan kerja nyata di lapangan politik. Buktikan pula bahwa kalian bukan hanya bisa protes tapi juga bisa bekerja. Apabila partai ini bisa terwujud, saya yakin rakyat banyak akan mendukung kalian, termasuk saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-5234235300281406661?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/5234235300281406661/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=5234235300281406661' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/5234235300281406661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/5234235300281406661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/budaya-menulis-di-kalangan-mahasiswa-2.html' title='Budaya Menulis di Kalangan Mahasiswa  2'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-39326231856460326</id><published>2008-06-07T05:19:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T05:20:19.256-07:00</updated><title type='text'>Budaya Menulis di Kalangan Mahasiswa 1</title><content type='html'>Budaya Menulis di Kalangan Mahasiswa &lt;br /&gt;Oleh : Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;DALAM menempuh pendidikan di perguruan tinggi, mahasiswa tak dapat dilepaskan dari aktivitas membaca dan menulis. Kedua aktivitas tersebut dimaksudkan untuk memperkaya khazanah pengetahuan sekaligus mengembangkan spesialisasi keilmuan mahasiswa. Dengan melakukan aktivitas membaca dan menulis, mahasiswa diharapkan akan memiliki kemampuan memahami dan mengaplikasikan bidang keilmuan yang tentu saja sangat menunjang proses akademiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas membaca dan menulis pada dasarnya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Untuk dapat melakukan aktivitas menulis, mahasiswa dituntut membudayakan aktivitas membaca. Dengan kata lain, aktivitas menulis mahasiswa berkaitan erat dengan aktivitas membacanya. Namun demikian, aktivitas membaca yang menjadi landasan menulis ini ternyata belum begitu maksimal. Masih dijumpai mahasiswa yang kurang antusias membaca literatur-literatur terkait mata kuliahnya. Tidak jauh berbeda dengan tingkat membaca masyarakat Indonesia umumnya, rendahnya minat membaca juga terjadi di kalangan mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya kenyataan rendahnya budaya membaca di kalangan mahasiswa ini tentu berpengaruh terhadap aktivitas menulisnya. Dalam melakukan aktivitas menulis, mahasiswa dituntut membuka berbagai literatur. Kesulitan dalam melakukan aktivitas menulis dimungkinkan terjadi jika mahasiswa tidak memiliki motivasi dan ketekunan membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang dapat dikatakan mahasiswa yang memasuki perguruan tinggi tidak bisa menghindar dari aktivitas menulis. Di perguruan tinggi, khususnya S1, mahasiswa dilatih untuk menghasilkan karya tulis, seperti makalah, laporan praktikum, dan skripsi (tugas akhir). Yang disebut terakhir umumnya merupakan laporan penelitian berskala kecil, tetapi dilakukan cukup mendalam. Sementara makalah yang ditugaskan kepada mahasiswa lebih merupakan simpulan dan pemikiran ilmiah mahasiswa berdasarkan penelaahan terhadap karya-karya ilmiah yang ditulis pakar-pakar dalam bidang persoalan yang dipelajari. Penyusunan laporan praktikum ditugaskan kepada mahasiswa sebagai wahana untuk mengembangkan kemampuan menyusun laporan penelitian (Harry Firman : 2004).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, mahasiswa dituntut memiliki kemampuan menulis dalam menunjang keberhasilan studinya. Sebut saja misalnya dosen yang mengampu mata kuliah X menganjurkan mahasiswa menyusun makalah sebagai bagian dari penilaian akhir. Mahasiswa yang mendapatkan tugas menyusun makalah tentu saja harus menuliskannya secara baik, sistematis, dan mudah dipahami. Dengan penyusunan makalah yang baik dipastikan memudahkan dosen memahami kerangka berpikir mahasiswa dalam penyajian makalahnya. Penyusunan makalah secara baik, sistematis, dan mudah dipahami jelas akan memberikan nilai positif. Tugas penyusunan makalah ini tidak saja diberikan oleh dosen yang megampu mata kuliah X, tetapi juga dosen-dosen mata kuliah lainnya. Banyaknya tugas makalah yang diberikan dosen berarti menuntut mahasiswa selalu membuka literatur dan menulis. Kebiasaan membaca dan kemampuan menuangkan pemikiran dalam tulisan yang dimiliki mahasiswa dipastikan akan berbanding lurus dengan peningkatan prestasi akademiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditinjau lebih jauh, aktivitas membaca dan menulis sebenarnya telah ditumbuhkan dosen di perguruan tinggi. Tugas penyusunan makalah, misalnya, mengajak mahasiswa tekun membaca dan meningkatkan kualitas tulisan. Lomba kepenulisan karya ilmiah pun sering kali diselenggarakan di perguruan tinggi, seperti Lomba Karya Tulis Mahasiswa (LKTM) dan Program Penulisan Kritis Mahasiswa (PPKM). Dari pemberian tugas makalah dan lomba kepenulisan tersebut mahasiswa diarahkan untuk membiasakan membaca dan menulis sebagai tradisi intelektual di perguruan tinggi. Pertanyaannya, apakah mahasiswa memberikan respons positif terhadap stimulus menulis tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas menulis di kalangan mahasiswa bisa dikatakan belum berjalan baik. Rangsangan menulis yang dilakukan dosen atau pun melalui lomba penulisan menunjukkan beragam perilaku di kalangan mahasiswa. Diakui atau tidak, mahasiswa sering kali merasa terbebani dengan tugas-tugas penyusunan makalah. Setiap dosen memberi tugas menyusun makalah selalu ditanggapi negatif oleh sebagian mahasiswa. Bahkan, mahasiswa tidak jarang memberikan stigma buruk terhadap dosen yang memberi tugas menyusun makalah karena dianggap memberatkan. Berbagai lomba kepenulisan pun hanya diikuti oleh segelintir mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya respons kurang baik dari mahasiswa ini tentu disebabkan berbagai faktor yang tidaklah sederhana. Harus diakui jika karakter sebagian mahasiswa saat ini lebih menyukai pekerjaan yang tidak terlalu berat. Setiap tugas kuliah—tidak hanya penyusunan karya tulis—selalu dianggap membebani mahasiswa. Budaya instan memang disadari telah menjangkiti kepribadian sebagian mahasiswa di perguruan tinggi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku menyontek saat ujian pertengahan semester dan ujian akhir semester tidak dimungkiri merupakan penyakit akut yang menunjukkan budaya instan tersebut. Mahasiswa dengan karakter seperti ini (baca : mahasiswa Z) dalam mengerjakan tugas kuliah termasuk menyusun makalah sering kali asal cepat jadi. Dalam penyusunan makalah atau karya tulis lainnya, mahasiswa Z ini sering kali hanya memindahkan tulisan orang lain atau mencomot berbagai referensi tanpa memerhatikan kaidah penulisan yang baik dan benar. Misal, mahasiswa Z dalam menyusun tugas makalah memiliki tema “Keluarga dan Penanaman Moral”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa Z ini mencari literatur di perpustakaan yang terkait dengan penanaman moral dan keluarga. Dari bacaan-bacaan terkait, mahasiswa Z sering kali hanya copy paste apa yang dituliskan penulis dalam bacaan tersebut. Perilaku seperti itu memang tidaklah salah, namun tanpa memerhatikan kaidah penulisan tentu tidak dibenarkan dalam penyusunan karya tulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah bentuk aktivitas akademik, upaya menumbuhkan dan memacu minat mahasiswa untuk menulis tentu harus terus-menerus dilakukan. Meminjam istilah Prof. Dr. T. Jacob dalam Kata Pengantar buku Menulis Karya Ilmiah karangan Etty Indriati, Ph.D (2003), mahasiswa yang menulis karya-karya ilmiah disebut sebagai karyawan ilmiah. Bagi karyawan ilmiah, menulis seharusnya telah menjadi budaya dan panggilan hidup untuk menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan kepada masyarakat luas. Dengan menulis, mahasiswa tentu akan dapat mentransformasikan pengetahuan dan wawasannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pihak mahasiswa, motivasi internal dalam diri mahasiswa sendiri untuk giat menulis tentu saja sangat diharapkan. Respons positif diharapkan muncul dari mahasiswa dengan, pertama, mengerjakan tugas-tugas penyusunan makalah, paper, laporan praktik/observasi sesuai kaidah keilmuan dan kepenulisan yang benar. Kedua, berperan dan berpartisipasi aktif dalam setiap perlombaan karya tulis ilmiah sebagai upaya menerapkan dan menguji ilmu pengetahuan terkait jurusan dan program studinya. Ketiga, mengembangkan ilmu pengetahuan terkait jurusan dan program studinya melalui karya-karya tulis yang dapat memberikan kontribusi bagi kehidupan masyarakat. Semoga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-39326231856460326?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/39326231856460326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=39326231856460326' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/39326231856460326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/39326231856460326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/budaya-menulis-di-kalangan-mahasiswa-1.html' title='Budaya Menulis di Kalangan Mahasiswa 1'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-880633668810642224</id><published>2008-06-07T05:15:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T05:17:03.926-07:00</updated><title type='text'>Belajar Nge - Design Web Yuk ….!!</title><content type='html'>Belajar Nge - Design Web Yuk ….!! Sekilas Dreamweaver July 12, 2006&lt;br /&gt;Posted by sarach in Web Master, Tips Programming. trackback &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ada banyak Tools yang dapat digunakan untuk men-design suatu web, tools yang saya gunakan saat ini adalah DreamWeaver MX dari MacroMedia, Berikut Sekilas tutorial nya …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mendefinisikan local site&lt;br /&gt;1. Setelah masuk ke Dreamwever, dari menu Site pilih New Site.&lt;br /&gt;2. Pada bagian Site Name, tuliskan nama web Anda. Misalnya Gratisan. Sedangkan Local Root Folder adalah folder tempat Anda akan menyimpan semua file untuk web yang Anda buat, termasuk file images, audio, javascript, css, dan sebagainya. Klik pada icon  &lt;br /&gt;untuk mem-browse.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Setelah selesai klik OK.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;4. Maka akan muncul window baru. Setelah Anda mencapai langkah ini berarti Anda sudah bisa memulai membuat halaman web baru.&lt;br /&gt;Membuat halaman web pertama&lt;br /&gt;1. Dari menu File pilih New.&lt;br /&gt;2. Tentukan title, warna background dan link untuk halaman web Anda. Dari menu Modify, pilih Page Properties.&lt;br /&gt;Untuk mengganti warna background dan link, klik pada icon  . Sedangkan untuk mengganti background image, klik pada tombol Browse.&lt;br /&gt; Title = title atau judul halaman web&lt;br /&gt;Background image = image yang digunakan sebagai background&lt;br /&gt;Text = warna teks&lt;br /&gt;Links, Visited Links, Active Links = warna link&lt;br /&gt;3. Untuk mengakhiri klik tombol OK.&lt;br /&gt;4. Supaya aman simpan dulu file tersebut dengan mengklik menu File - Save.&lt;br /&gt;Membuat tabel&lt;br /&gt;Langkah ini sangat penting untuk dicermati karena hampir semua halaman web memakai tabel. Anda tidak akan dapat membuat halaman web yang warna-warni tanpa unsur tabel. Anda juga tidak dapat membuat halaman web seperti halaman yang sedang Anda baca ini tanpa tabel. Untuk membuat dan memodifikasi tabel pada Dreamweaver caranya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;(Supaya tutorial ini lebih maksimal hasilnya ada baiknya Anda membaca artikel di sini terlebih dahulu)&lt;br /&gt;1. Dari menu Insert, pilih Table. Atau tekan Ctrl + Alt + I.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Rows Jumlah baris&lt;br /&gt;Columns Jumlah kolom&lt;br /&gt;Width Lebar tabel yang bisa dinyatakan dalam persen maupun dalam pixel&lt;br /&gt;Border Ukuran border tabel&lt;br /&gt;1. Hasilnya adalah seperti gambar di bawah ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2. Untuk mengganti warna background pada tabel, letakkan pointer mouse pada cell (kolom atau baris –pada gambar di bawah ditandai dengan tanda silang warna merah–) yang akan Anda ganti warnanya lalu klik icon yang terletak pada Properties.&lt;br /&gt;Untuk mengganti warna background lebih dari satu baris atau kolom drag pointer mouse dari cell yang satu ke cell selanjutnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-880633668810642224?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/880633668810642224/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=880633668810642224' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/880633668810642224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/880633668810642224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/belajar-nge-design-web-yuk.html' title='Belajar Nge - Design Web Yuk ….!!'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-4056595465952912737</id><published>2008-06-07T05:12:00.001-07:00</published><updated>2008-06-07T05:13:55.985-07:00</updated><title type='text'>BBM NAIK MEMBUAT  APA YANG TERJADI??????</title><content type='html'>BBM NAIK MEMBUAT  APA YANG TERJADI??????&lt;br /&gt;BBM yang akan naik Juni nanti, sudah pasti memukul telak orang-orang miskin. Bantuan Langsung Tunai, membuat mereka seolah-olah terselamatkan dan terbantu. Padahal, beban makin berat, hidup makin susah. Kalau sudah begitu, bunuh diri jelas jadi modus yang banyak dilakoni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;BBM belum naik saja, seorang ibu dan anaknya yang berumur setahun membakar diri dan beberapa hari kemudian akhirnya meninggal.&lt;br /&gt;BBM jelas memicu harga-harga melambung. Waktu kenaikan harga minyak goreng saja dan kelangkaan tempe, seorang penjual gorengan di Banten juga memilih mengakhiri hidupnya.&lt;br /&gt;Bunuh diri, rupanya jadi solusi mujarab bagi segelintir orang. Mendengarnya terasa memilukan, karena terjadi di tengah negeri yang sebenarnya bergelimang dengan kekayaan alam luar biasa cuma salah urus.&lt;br /&gt;Bung Karno pernah bilang sebelum meninggal, mungkin bangsa Indonesia harus menderita 50 tahun lagi sebelum muncul zaman baru.&lt;br /&gt;SBY mungkin orang baik. Legitimate karena dipilih rakyat. Tapi selama pemerintahannya, kok ya ada saja musibah bertubi-tubi datang. Tsunamilah, banjirlah, gempalah, asaplah, kelaparanlah. Apakah ada yang keliru? Entahlah... &lt;br /&gt;Sekarang, terpaan datang bukan dari negeri dan alam sendiri, tapi dari luar, dengan kenaikan harga minyak yang gila-gilaan, resesi dunia yang diujung mata, krisis pangan yang mulai mengintip.&lt;br /&gt;Duh, makin pilu rasanya membayangkan apa yang terjadi ketika BBM nanti sudah benar-benar naik dan dampaknya mulai terasa di kalangan masyarakat miskin.&lt;br /&gt;Ada nggak yang punya resep jitu mengurangi kecenderungan bunuh diri? Soalnya, ada kemungkinan karena itu diekspos besar-besaran, cara itu menjadi modus mereka yang juga mengalami persoalan dan penderitaan yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-4056595465952912737?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/4056595465952912737/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=4056595465952912737' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/4056595465952912737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/4056595465952912737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/bbm-naik-membuat-apa-yang-terjadi-bbm.html' title='BBM NAIK MEMBUAT  APA YANG TERJADI??????'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-8467175357363951433</id><published>2008-06-07T05:03:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T05:04:34.489-07:00</updated><title type='text'>BAHAYA KECELAKAAN POLITIK</title><content type='html'>BAHAYA KECELAKAAN POLITIK: WIN-WIN OPPORTUNITY &lt;br /&gt;"Sekedar kerangka berfikir bersama dalam menyikapi aksi-aksi perjuangan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;Pengalam Lalu: Siapa yang salah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah seharusnya menjadi guru yang baik dalam melakukan perjuangan pembebasan nasional Papua Barat. Pertama, Secara de facto 1 Desember 1961, rakyat Papua Barat berikrar mendirikan negara Papua Barat, nyatanya Jakarta dengan misi trikora mengklaim itu negara boneka, hasilnya pendudukan NKRI di bumi kasuari ini; kedua, PEPERA 69 paling tidak DMP difungsikan dan bisa jadi kemenangan rakyat Papua, ternyata 1025 jiwa berhasil diringkut untuk memenangkan PEPERA; ketiga, sebagai reaksinya, OPM bermula di Manokwari melakukan perlawanan, hasilnya rakyat Papua Barat korban militer sebelum dan sejak DOM di Papua Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;keempat, aksi perlawanan sporadis di masing-masing basis OPM, hasilnya diklam GPK dan untuk bisnis dan perluasan koter (komando teritorial) militer; kelima, proklamasi Thom Wanggai dengan Bintang 14, hasilnya membunuh sejarah kebenaran dan ketidak-penyatuan dalam gerakan perjuangan dan ini membingkan solidaritas di satu sisi, dan kemenangan RI; keenam, 1998 hingga 2000 bintang kejora berkibar dan lahirkan PDP, hasilnya Otsus dengan korban nyawa rakyat Papua (sekarang sebagian orang PDP mengemis uang di Otsus); ketujuh, akhir 2005 Front PEPERA-PB dibentuk untuk fight Neoliberalisme (Freeport), dan Neo-kolonialisme (otsus), hasilnya: presure terhadap Fi menguntungkan NGO ulah aktivis reaksioner yang tidak tau proses gerakan; kedelapan, gerakan-gerakan kota yang tanpa sadar banyak meloloskan kepentingan segelincir elit lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang harus dijawab, kesalahan ada dimana? RI dengan segala kekuataanya? Rakyat Papua Barat? ataukah, 'pejuang kemerdekaan' Papua Barat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah sejarah membuktikan, pejuang dalam organisasi perjuangan Papua Barat paling banyak melakukan kesalahan yang menghasilkan keuntungan dipihak musuh? mari kita koreksi diri sebelum melakukan perlawanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berjuang Karena Emosi Penjajah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau OPM angkat senjata mulai tahun 1965 kita harus jujur karena adanya infasi militer RI. OPM, walaupun bagian dari mempertahankan kekuasaan, tapi lebih banyak karena menghadapi perlakukan senjata aparat NKRI. Hasilnya, perjuangan tidak melalui kesadaran gerakan perjuangan yang masif melalui pembacaan universal. Akibatnya, kita dibuat korban ideologi negara-negara adikuasan seperti AS/Belanda dan Rusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua perjuangan dengan basis di hutan, tidak mampu melakukan perjuangan secara sistematis dan terorganisir, karena semua basis bertujuan untuk melawan militer RI yang menjadi musuh babuyutan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan saja dalam organisasi OPM yang ibarat organisasi militer, tapi juga perlawanan-perlawan an yang muncul hingga kongres II di Port Numbay, rakyat melakukan aktivitas perjuangan lebih dikarenakan preteksi mereka melihat praktek-praktek penjajahan. Mereka buta tentang ideologi (harapan) kemerdekaan Papua Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankan gerakan-gerakan demonstrasi di jalan, dengan massa yang dihipnotis dengan berbagai macam cerita praktek-praktek penjajahan itu sedang terjadi? bukankah banyak pemimpin-pemimpin yang bergeming dalam organisasi-organisa si gerakan itu adalah mereka yang memiliki/mengalami perlakukan kejih oleh militer RI?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Membangun Gerakan Yang Tidak Mengakomodir Ideologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OPM hingga PDP terbentuk tidak ada satu kerangka acuan tentang pembebasan sejati. Jangankah rakyat, orang-orang yang berjuang dalam tubuh-tubuh organisasi tidak mengerti pembangunan gerakan pembebasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, banyak agenda dibuat, tapi rakyat tidak terpimpin secara politik. Rakyat belum diajarkan untuk mengerti arti penting kemerdekaan Papua Barat. Merdeka secara apa? bukan sekedar mengajar rakyat untuk demo dengan berpatokan pada ritme perjuangan politik beberapa anak negeri di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Membangun Organisasi yang Tidak Ada Standar Nasionalisme dan Demokratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 1961, kita boleh memilih DMP dan memang sedikit representatif, karena ada mekanisme yang jelas, walaupun belum mengakomodir keseluruhan suku-suku di Papua. Tapi yang terjadi sekarang lain, buat organisasi yang tidak mencerminkan nasionalisme Papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita buka saja, di lingkaran Adat disana ada DAP yang tidak mengakomodir suku-suku, DeMMak dengan pusat aktivitas politik di England dengan basis Koteka (jelas tidak ada nilai nasionalisme) . Di lingkaran Mahasiswa, AMPTPI dengan basis anak Mahasiswa koteka, bikin gerakan perjuangan Papua Merdeka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otorita Nasional yang tidak tahu lahir dimana dan dalam mekanisme yang bagaimana, yang jelas ia tidak lahir dalam sebuah mekanisme formal untuk mengukur apakah organ politik ini demokratis atau tidak? boro-boro sampai membuat pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun PDP ada mekanisme formal, tapi komposisi PDP tidak menjadi kekuatan bersama, karena memang organisasi ini tidak mencerminkan kekuatan dari setiap suku-suku di Papua Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Imbasnya, Keuntungan Bagi NKRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi kekuatan internal organisasi perjuangan yang demikian, tunggu saja waktunya, akan ada kemenangan di pihak musuh. Pasalnya, Indonesia selalu mencari kecelakan politik untuk memasang kuda-kuda politik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan- kemungkinan patut dicermati: pertama, Bahaya dialog nasional. Bila &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-8467175357363951433?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/8467175357363951433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=8467175357363951433' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/8467175357363951433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/8467175357363951433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/bahaya-kecelakaan-politik.html' title='BAHAYA KECELAKAAN POLITIK'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-6130315583338056829</id><published>2008-06-07T04:56:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T05:08:11.481-07:00</updated><title type='text'>Aku ingin menjadi LUAR BIASA !</title><content type='html'>Aku ingin menjadi LUAR BIASA !&lt;br /&gt;      Mata, pikiran dan hati selalu ingin melihat semuanya indah seperti yang kita impikan. Tetapi mengapa kenyataannya tidak seperti yang kita harapkan ? Anda tentu punya impian, harapan, keinginan atau cita - cita.Pertanyaanya, sudahkah semuanya menjadi kenyataan ? atau sudah berapa persenkah anda mewujudkannya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini akan mengajak anda mendesain masa depan yang lebih baik. Namun sebelum melanjutkan membacanya , siapkan pensil dan buku untuk mencatat hal terpenting yang muncul. Siapkan pula pikiran, hati, ketulusan serta kejujuran anda menerima dalil - dalil di bawah ini : &lt;br /&gt;Pengakuan diri yang jujur merupakan kunci sukses pribadi anda&lt;br /&gt;Sebuah keberanian akan mengantar anda kejalan yang tepat&lt;br /&gt;Sikap mau belajar merupakan teman seperjalanan yang akan memberi penerangan&lt;br /&gt;Rendah hati adalah senjata untuk menghancurkan semua rintangan&lt;br /&gt;Setelah memahami dalil - dalil diatas, mari berlayar memahami diri anda, menemukan impian dan meraihnya.&lt;br /&gt;Cita - cita. Pengenalan diri secara jujur merupakan sikap yang sangat bijaksana sebelum anda ingin menjadi luar biasa. Dengan begitu anda akan menemukan kelebihan dan kekurangan anda. " aku dan cita - citaku " adalah suatu bentuk keinginan paling mendalam dari setiap orang. Untuk mengenali diri anda sendiri maka anda harus set ulang apa sebenarnya cita - cita anda. Mau jadi apa saya dalam 3, 5, 10 tahun mendatang ? Orang - orang luar biasa selalu mencari lingkungan yang mendukung dirinya menjadi apa yang diimpikannya. Jika tidak menemukannya, mereka tidak pasrah ! Mereka justru menciptakan lingkungan sendiri. Silahkan introspeksi diri apakah cita - cita anda sejalan dan mendapatkan lingkungan yang sesuai. Jika tidak anda harus berani keluar dari jalan yang selama ini dijalani. Beranilah berputar haluan ! Lalu tatapkan cita - cita anda dan pegang teguh itu. Kenali diri anda dengan cita - cita anda.&lt;br /&gt;Citra Diri. Bagaimana cara anda memandang diri anda sendiri ? Apakah anda melihat diri anda sebagai sosok yang lemah, tak berdaya, penuh rasa rendah diri, apatis, egois, menyebalkan, minder, takut gagal atau sifat dan sikap negatif lainnya ? Citra diri yang baik merupakan syarat mutlak untuk anda menjadi manusia yang luar biasa. Jika  selama ini anda pesimis pada diri sendiri,maka sudah waktunya mengubah diri menjadi optimis, berpenghargaan besar, berambisi, dan berani menghadapi tantangan dan resiko. Setiap pribadi layak untuk berhasil dan sukses. Setiap pribadi berhak menetapkan cita - citanya setinggi langit, berhak mendapatkan apa yang diinginkan. Selama anda merasa todak layak, tidak mampu, itu berarti anda terlalu menghina diri anda sendiri. Anda sudah menginjak - injak diri sendiri. Sebab itu perbaiki cara melihat diri sendiri. Perbaiki citra diri anda.&lt;br /&gt;Harga Diri. Perasaan diri sendiri atau berapa besar menyukai diri sendiri itu adalah sebuah harga diri. Pernahkah anda membayangkan jadi bintang film terkenal yang disanjung dan dihormati banyak orang ? Bukankah hati dan perasaan anda sangat luar biasa ? Bukankah itu sangat berpengaruh terhadap perasaan ? Bukankah kemudian anda semakin menyukai diri anda sendiri ? Itulah sebuah harga diri. Menyukai, bangga, dan menyayangi diri sendiri merupakan faktor terpenting untuk menjadi luar biasa. Orang lain tidak mungkin akan menghargai anda jika anda sendiri tidak pernah menghargai diri sendiri. Kalau anda memberikan nilai 10 pada diri anda maka orang lain pun akan memberikan nilai 10, bahkan lebih ! Sebaliknya jika anda sudah tidak menghargai diri sendiri, begitu murah menghargai diri sendiri, orang lain pun akan melakukan hal yang sama terhadap anda. Maka hargai diri anda setinggi - tingginya.&lt;br /&gt;Menantang Diri Sendiri. Anda tidak mungkin termotivasi setiap saat. Ada kalanya jika hidup terasa sulit sehingga motivasi hilang. Tetapi sebaliknya, jika perasaan anda sedang senang maka anda akan mendapatkan kembali api motivasi tersebut. Motivasi akan muncul jika berhubungan dengan nilai kehidupan, keinginan, kebutuhan dan ambisi. Motivasi juga akan timbul jika kita hendak bepergian, kehidupan terancam atau waktu menghadapi sebuah resiko. Maka, tatkala anda kehilangan motivasi, saatnya anda harus menantang diri sendiri. Ciptakan lagi motivasi yang terhilang tersebut. Bagaimana caranya ? lakukan cara ini : tetap antusias, penuhi diri dengan rasa ingin tahu, baca buku, dengar kaset motivasi, renungkan terus impian, bayangkan saat impian terwujud, sadari bahwa anda dalam proses perubahan, dan jangan berharap kehidupan jadi lebih mudah. Menantang diri sendiri berarti anda berani mengakui segala kelemahan dan kekurangan. Anda harus siap mengubahnya menjadi kekuatan dan kelebihan. Berani menantang diri anda sendiri berarti anda sudah masuk ke dalam dunia komitmen yang tertinggi dalam proses pencapaian kemenangan diri anda.&lt;br /&gt;Mulai Bergerak. Setelah mengetahui dengan pasti ke mana anda akan pergi, maka saatnya anda bergerak. Kesiapan sangatlah diperlukan dalam perjalanan anda menjadi manusia yang luar biasa. Maka hal - hal yang harus anda lakukan adalah : mengubah frustasi menjadi aksi. Sudah saatnya anda tinggalkan konsep - konsep, metode, cara - cara kerja dan kebiasaan lama. Ganti dengan yang baru. Saatnya anda bangkit, bangun dan sadar bahwa ternyata anda menjadi luar biasa jika anda mau dan bersedia membayar harganya. Apa yang harus anda perbuat ? Buat daftar sifat terbaik lalu buang sifat buruk. tetaplah bergairah, terus belajar mengembangkan potensi diri, kepribadian, tantangan lebih berani, selalu bicara positif, membuat prestasi lebih baik, selalu berhubungan dengan orang lain, selalu memotivasi diri setiap saat, dan memahami hukum panen. Jika anda menghendaki buah durian janganlah menanam biji jagung.&lt;br /&gt;Menjadi Luar Biasa. Setelah mengenali diri, berani menantang diri sendiri, mulai bergerak ke depan ke arah perbaikan, kemajuan, pengembangan diri yang positif, maka siap - siaplah menyongsong lahirnya diri anda sebagai manusia luar biasa. Jika sudah jadi manusia baru , siapkan " pakaian, sepatu, helm dan kendaraan yang baru ". Pakaian melambangkan cara, pola, kebiasaan hidup dan harga diri yang baru. Menjadi manusia luar biasa berarti cara berfikirpun harus disesuaikan, emosi dikontrol, perkataan dicermati, tindakan dikontrol. Sebagai manusia luar biasa anda seperti berdiri di bawah lampu sorot. Sepatu melambangkan langkah, tindakan dan keputusan anda. Maka selalu pertimbangkan dengan baik -baik dan hitung risikonya dengan tepat. Helm melambangkan pikiran, cara berfikir, cara belajar, memandang masalah dan cara memberi arti terhadap sesuatu hal. Berfikir terlebih dulu baru bertindak adalah cara yang benar yang dilakukan oleh orang - orang luar biasa. Kendaraan berati fasilitas yang dipergunakan untuk menuju ke masa depan yang anda inginkan. Kendaraan anda tidak lain adalah semangat anda.&lt;br /&gt;Kemauan. Akhir kata, kemauan dan pilihan adalah yang sangat menentukan apakah anda ingin tetap menjadi manusia yang biasa atau luar biasa. Tidak perduli anda siap dan dari mana, jika anda mau dan memilih untuk menjadi orang yang luar biasa anda pasti bisa. Tetapi jika anda tidak mau, maka hidup anda tidak akan pernah berubah. Jika anda tidak memilih, janganlah menyalahkan keadaan. Anda yang menentukan ke mana akan pergi, dengan siapa pergi, apa yang harus dibawa, berapa banyak bekal, kapan mau berangkat, jalan mana yang harus dilewati, semuanya tergantung pada pilihan dan keputusan anda sendiri. Menjadi luar biasa hanyalah salah satu pilihan yang dapat anda pilih dalam kehidupan anda. Anda pasti bisa jika anda menginginkannya. Salam sukses ! ( oleh:Olija Racing Team ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-6130315583338056829?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/6130315583338056829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=6130315583338056829' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/6130315583338056829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/6130315583338056829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/aku-ingin-menjadi-luar-biasa-mata.html' title='Aku ingin menjadi LUAR BIASA !'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-7372943964052343941</id><published>2008-06-07T04:52:00.000-07:00</published><updated>2008-06-07T04:55:25.529-07:00</updated><title type='text'>Kapan Papua Bangkit</title><content type='html'>Seabad Kebangkitan Nasional, Kapan Papua Bangkit ?&lt;br /&gt;Oleh : Putra.Tatiratu&lt;br /&gt;Kebangkitan nasional adalah masa bangkitnya semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan 350 tahun. Masa ini diawali dengan dua peristiwa penting Boedi Oetomo (1908) dan Sumpah Pemuda (1928). Masa ini merupakan salah satu dampak politik etis yang mulai diperjuangkan sejak masa Multatuli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh-tokoh kebangkitan nasional Indonesia, antara lain seperti: Sutomo, Gunawan, dan Tjipto Mangunkusumo, dr. Tjipto Mangunkusumo, Suwardi Suryoningrat (Ki Hajar Dewantara), dr. Douwes Dekker, dll&lt;br /&gt;Selanjutnya pada 1912 berdirilah partai politik pertama Indische Partij. Pada tahun ini juga Haji Samanhudi mendirikan Sarekat Dagang Islam (Solo), KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah (Yogyakarta) dan Dwijo Sewoyo dan kawan-kawan mendirikan Asuransi Jiwa Bersama Bumi Putera di Magelang.&lt;br /&gt;Suwardi Suryoningrat yang tergabung dalam Komite Boemi Poetera, menulis Als ik eens Nederlander was (Seandainya aku orang Belanda), 20 Juli 1913 yang memprotes keras rencana pemerintah jajahan Belanda merayakan 100 tahun kemerdekaan Belanda di Hindia Belanda. Karena tulisan inilah dr. Tjipto Mangunkusumo dan Suwardi Suryoningrat dihukum dan diasingkan ke Banda dan Bangka, tetapi “karena boleh memilih”, keduanya dibuang ke Negeri Belanda. Di sana Suwardi justru belajar ilmu pendidikan dan dr. Tjipto karena sakit dipulangkan ke Indonesia.&lt;br /&gt;Kebangkitan Serta Kemerosotan Indonesia&lt;br /&gt;Sebut saja beberapa kebangkitan Indonesia di bidang pendidikan yang menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia, ketika Prof. Dr. Yohanes Surya membawa Yudistira Virgus dan kawan-kawannya menjuarai Olimpiade Fisika Internasional di China-Shanghai beberapa tahun lalu. Selain itu, saat pemerintah pusat berhasil mengundang-undangkan pelaksanaan Ujian Nasional bisa dikatakan sebagai suatu kebangkitan yang luar biasa menurut mereka.&lt;br /&gt;Namun yang disayangkan pendidikan di Indonesia sangat memperihatinkan. Ujian Nasional yang dianggap sebagai dewa dalam mendongkrak standar, mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia namun kenyataannya sama sekali tidak membuahkan hasil yang menggembirakan. Karena beberapa fakta menunjukan Ujian Nasional telah menciptakan generasi yang rusak, baik mental maupun moralnnya.&lt;br /&gt;Peristiwa yang tidak bisa hilang dari bayangan dan ingatan kita, ketika 17 guru di batam harus berurusan dengan aparat keamanan ketika terbukti membocorkan soal Ujian Nasional yang dianggap sebagai rahasia Negara kepada siswa-siswi mereka. Kemudian yang lebih memperihatinkan lagi ketika ratusan siswa-siswi SMA di Jogja mengundurkan diri karena tidak mampu, dan merasakan beratnya Ujian Nasional. Inikah yang dinamakan dengan kebangkitan pendidikan Nasional.&lt;br /&gt;Kemudian dibidang olahraga, saat duta-duta Bulutangkis Rudi Hartono, Susi Susanti, Taufik Hidayat serta beberapa rekan mereka menjuarai berbagai turnamen bergengsi yang sekaligus menghantarkan Indonesia sebagai salah satu Negara yang disegani dan ditakuti dibidang olahraga bulutangkis. Selain itu Indonesia bangga juga ketika melahirkan pemain berbakat seperti Bambang Pamungkas dan Ellie Aiboy yang menghantar klub sepakbola Selangor FC, salah satu klub ternama di negeri jiran yang  memuji dan mengagungkan Indonesia yang mampu melahirkan pemain berbakat seperti mereka.&lt;br /&gt;Seluruh bangsa Indonesia sengan dan bangga ketika Rudi Hartono serta bambang Pamungkas Elie Aiboy dan bersinar membawa nama Indonesia ke dunia umum. Namun apakah kebangkitan mereka dalam membawah Indonesia masih tetap dilanjutkan dengan kebangkitan Indonesia pada saat ini.&lt;br /&gt;Baru beberapa hari kemarin kejuaran bulutangkis yang paling bergengsi di dunia internasional telah berlangsung, yaitu piala Thomas Cup dan Uber Cup. Namun yang membekas dan menjadi luka batin bagi seluruh rakyat Indonesia ketika Taufik Hidayat dan kawan-kawan tidak mampu merebut satupun piala, baik Thomas maupun Uber. Mengapa bisa yah, padahal main di kandang sendiri lho? Sakit bukan ketika ditaklukan Korea pada semifinal bagi piala Thomas dan ditaklukan China di final di piala Uber.&lt;br /&gt;Selain itu kebangkitan Indonesai dibidang Teknologi, kita bisa amati diberbagai persekolahan baik SD, SMA, MA hingga perguruan tinggi yang ada di wilyah barat telah dipasang jaringan internet yang tujuannya memudahkan setiap siswa-siswa serta para guru untuk mengakses berbagai informasi dari luar agar bisa menunjang dalam kegiatan belajar mengajar. Selain itu juga dengan hadirnya berbagai stasiun TV yang baru.&lt;br /&gt;Namun yang memperihatinkan dibidang teknologi ini berbeda. Mengapa saya bisa katakan demikian? Indonesia dikatakan daerah nusantara berarati termasuk Papua. Kita bisa amati keadaan perekembangan teknologi di Papua, karena kurangnya kesempatan yaitu menyangkut pemerataan dari pemerintah pusat sehingga jangan kaget kalau mahasiswa yang duduk dibangku kuliah semester akhir mengoperaasikan computer saja masih barang langkah.&lt;br /&gt;Contoh yang membekas di pikiran saya, ketika saya mengajari seorang alumnus dari perguruan tinggi di Sulawesi Utara. saya mengajari cara membuat email. saya mengajarinya secara perlahan-lahan hingga dia mengatakan dia telah paham. Karena hampir tiga kali saya mengulang-ulang cara membuat hingga cara mengirim kemudian saya menyuruh sendiri seraya meninggalkan ruangan, bagaimana cara membuka dan mengirim email. Ketika saya balik, kaget hampir 20 menit saya meninggalkannya namun belum apa-apa dibuatnya, karena dia tidak tahu sama sekali apa yang harus dibuat padahal beberapa saat saja saya telah mengajarinya.&lt;br /&gt;Dengan contoh ketidakmampuan seperti diatas memberi pertanyaan buat kita semua, apakah kebangkitan Indonesia telah bangkit. Kebangkitan Indonesia yang sesungguhnya berbicara mengenai kemerataan dan penyentuhan yang menyeluruh terhadap seluruh bangsa Indonesia yang ada. Termasuk mereka yang ada di tanah Papua, bagian timur Indonesia.&lt;br /&gt;Selain itu dibidang politik bisa dikatakan suatu kemajuan yang luar biasa ketika keberaniaan Presiden Bambang Yudoyono merombak kabinetnya. Yang dikatakan beberapa kalangan dengan lahirnya pemerintahan yang baru. Selain itu juga keberanian pemerintah pusat dalam memberika ijin pemekaran beberapa daerah baru di Indonesia seperti di Sulawesi, Papua dan Sumatera. Bisa dikatakan ini sebagai suatu kebangkitan yang cukup signifikan.&lt;br /&gt;Namun apakah kebijakan yang diambil beliau dalam hal ini memberikan perubahan yang pesat terhadap kebangkitan bangsa Indonesia, nyatanya sama sekali tidak berdampak. Malahan banyak orang mengistilahkan wajah lama dengan jabatan baru. Berarti bagaimana mau adanya perubahan dan kebangkitan? Yang duduk orang-orang lama kok. Sebut saja seperi Hatta Rajasa yang saat itu menjabat sebagai menteri perhubungan, langsung di alihkan ke Menteri Sekertaris Negeri.&lt;br /&gt;Selain berbicara perombakan kabinet, berbicara pemekaran daerah-daerah baru di seluruh Indonesia nyatanya tidak membawah Indonesia bangkit dari berbagai ketertinggalan. Seperti pemekaran besar-besaran yagn terjadi beberapa saat lalu di Papua. Pemekaran beberapa Kabupaten baru di Papau sampai saat ini masih jadi pro dan kontra, sebut saja seperti Kabupaten Dogiyai, Kabuapten Intan Jaya, Kabupaten Lani hingga beberapa kabupaten lainnya. Dengan adanya berbagai pro kontra tersebut tentunya bukan tidak mungkin akan terjadi adanya berbagai hal yang tidak di inginkan.&lt;br /&gt;Kini, momentum kebangkitan nasional diharapkan mampu untuk membuka mata, hati dan fikiran sehat kita semua dalam menjawab segala keterpurukan bangsa. Kebangkitan adalah upaya perubahan menjadi lebih baik dari sebelumnya. Kebangkitan menjadi pemicu tumbuhnya sesuatu yang baru dan lebih baik. Kebangkitan melahirkan generasi yang memiliki pola pikir dan semangat baru dalam menciptakan karya yang berguna bagi masyarakat luas.&lt;br /&gt;Generasi bangkit adalah generasi yang kualitas, mandiri dan berkarya serta memiliki kemampuan menjawab harapan para Pahlawan “kebangkitan nasional” dan tantangan masa depan. Keterpurukan menjadi pelajaran yang berharga dan pijakan anak muda untuk bangkit guna melampaui tantangan dan hambatan yang terbentang luas.&lt;br /&gt;Generasi bangkit adalah generasi yang kreatif dan inovatif dalam mencari celah hambatan dan tantangan yang selanjutnya diubah menjadi sebuah peluang untuk bangkit dan memenangkan persaingan di era global. Menerobos celah sulit dilakukan secara sendirian, tetapi mudah jika dilakukan bersama-sama. Sudah sepatutnya anak muda berlomba-lomba untuk bangkit dan siap menjadi pemimpin dan dipimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papua Harus Bangkit dari Ketertinggalan&lt;br /&gt;Otonomi Khusus hamper tujuh tahun telah merumput di Papua. dengan uang otonomui khusus yang tidak sedikit jumlahnya. total dana APBN yang diberikan kepada kita sebesar 28 triliun, (Radar Timika, 18/02/08, SKM Tribun Papua, Edisi, 25/2 – 02/03/08, SKM Teropong, Edisi 20 – 26/02/08). Dana yang tidak sedikti jumlahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;puluhan triliun rupiah menguap begitu saja tanpa sasaran yang jelas. Tidak ada perubahan berarti bagi perbaikan kualitas kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, perlindungan dan penegakan HAM serta penegakan supremasi hukum. UU otsus mengamanatkan bahwa harus ada pertanggungjawaban atas pelanggaran HAM masa lalu dan pembentukan komisi kebenaran dan rekonsiliasi dalam rangka memantapkan persatuan dan kesatuan nasional. Namun faktanya Komnas HAM perwakilan Papua terancam dibubarkan karena tidak ada dana operasional (Tribun Papua, Edisi 28 Mei – 03 Juni 2007). Inilah salah satu dari sekian banyak janji indah pada UU No.21/2001, namun sampai hari ini, jauh panggang dari api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang memperihatinkan lagi dengan adanya Otonomi Khusus pemerataan pendidikan di Papua tidak Nampak. Sebut saja beberapa kecamatan di Papua yang dalam satu sekolah guru-gurunya bisa dipastikan hanya ada satu sampai dua guru saja,  dengan cara seperti itu bagaimana yah pendidikan di Papua mau maju. Padahal berbicara mengenai kemajuan haruslah pendidikan yang di perioritaskan dan diutamakan. Karena maju mundurnya suatu daerah tergantung dari para inteleqtula yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian jadikan Otonomi Khusus sebagai jembatan bangkitnya Indonesia  terutama Papua dari berbagai ketertinggalan yang ada. Karena adanya kebangkitan dan pembangunan yang merata menandakan kita menghargai para leluhur kita yang telah memperjuangkan bangkitnya  Bangsa Indonesia dari berbagai ketertinggalan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu dengan hari kebangkitan nasional yang seabad ini kita sama-sama mendukung berbagai kebijakan dan keputusan yang ada, karena hal ini mencerminkan diri kita menghargai sang Pencipta. Sebagaimana dikatakan dalam kitab suci pemerintah adalah wakil Allah dengan demikian disaat kita menghargai dan menghormati mereka berarti kita menghargai dan menghormati Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-7372943964052343941?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/7372943964052343941/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=7372943964052343941' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/7372943964052343941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/7372943964052343941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/kapan-papua-bangkit_07.html' title='Kapan Papua Bangkit'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-3303698303885089973</id><published>2008-06-06T08:09:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T08:10:01.469-07:00</updated><title type='text'>EVOLUSI 6</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Bab IV&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;PENUTUP&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Dalam bab ini kami menyimpulkan beberapa materi yang telah kami uraikan dalam bentuk makalah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;4.1 Kesimpulan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;Ø &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Dalam asal usul kehidupan terdapt beberapa teori yang mendukung diantaranya: Teori Abiogenesis, Teori Boigenesis, dan Teori Kosmozoa &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;Ø &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Charles Darwin adalah seorang pencetus teori evolusi yang hingga saat ini teorinya masih digunakan. Dalam bukunya ia menuliskan pokok-pokok evolusi yaitu:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;a. makhluk hidup yang ada sekarang berasal dari makhluk hidup sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;b. Evolusi terjadi melalui seleksi alam.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Wingdings;" lang="SV"&gt;Ø &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Lamarck mengatakan organisme dapat berevolusi karena ada pengaruh dari lingkungannya, namun weismann menolak toeri itu dan berkesimpulan bahwa &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;a. perubahan sel tubuh karena pengaruh lingkungan, tidak diwariskan pada keturunannya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;b. evolusi merupakan masalah genetika &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;4.2 Saran &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Saran saya melalui makalah ini saya mengharapkan bagi para pembaca untuk bisa mengembangkan maksud dari evolusi itu dan juga ikut berperan dalam menggali evolusi di muka bumi ini yang mana kita tahu bahwa evolusi adalah suatu hal yang belum jelas dan dapat di buktikan secara langsung. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;By.Olija Team&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-3303698303885089973?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/3303698303885089973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=3303698303885089973' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/3303698303885089973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/3303698303885089973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/evolusi-6.html' title='EVOLUSI 6'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-6227956376667253799</id><published>2008-06-06T08:08:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T08:09:13.212-07:00</updated><title type='text'>EVOLUSI 5</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;3.3 Fosil &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Fosil merupakan sisa tubuh makhluk hidup yan telah membatu karena proses geologis yang membentuknya, yaitu proses fisika dan proses kimia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Proses fisika. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Proses fisika yang membentuk fosil misalnya proses yang menyebabkan bangkai makhluk hidup mengalami pembekuan (tertimbun oleh salju abadi) dan pengeringan (tertimbun diatas tanah yang kering sehingga mikroba dekomposer tidak dapat bekerja membusukan bangkai tersebut), dan pengerasan (terperangkap oleh getah pohon). Proses fisika tersebut menyebabkan bangkai mengalami pengawetan fisik. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Proses kimia. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Proses kimia yang membentuk fosil misalnya adanya suatu zat pengawet alami sehingga bangkai makhlik hidup tidak dapt didekomposisi oleh mikroba. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Fosil dibedakan menjadi dua jenis, yaitu fosil biologis dan fosil sisa atau tanda kehidupan. &lt;span style="color: blue;"&gt;Fosil Biologis&lt;/span&gt; merupakan fosil tubuh makhluk hidup, baik yang utuh maupun yang tidak utuh. &lt;span style="color: blue;"&gt;Fosil Sisa &lt;/span&gt;atau tanda adanya kehidupan merupakan fosil yang berasal bukan dari bagian tubuh makhluk hidup. Misal feses, jejak telapak kaki, alat atau perkakas. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Kegunaan fosil untuk evolusi adalah membantu rekonstruksi kehidupan di masa lalu. Namun demikian, fosil memunyai beberapa kelemahan sebagai bukti evolusi. Kelemahan fosil yaitu rekaman fosil umumnya mengalami daur biokimiawi yang menyebabkan bangkai makhluk hidup menjadi musnah secara alami. Hanya karena faktor istimewa yanf diuraikan di atas menyebabkan dapat dijumpainya suatu fosil. Umumnya bagian yang menjadi fosil adalah bagian yang keras seperti tulang, cangkang, dan gigi-geligi. Bagian yang linak seperti daging dan darah segera membusuk secara alami, kecuali oleh proses yang mengawetkannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Kelemahan lain dari penggunaan fosil sebagai bukti evolusi adalah yrytan fosil tidak selalu menggambarkan urutan filogeni yang utuh. Selalu ada mata rantai yang hilang (&lt;i&gt;missing link&lt;/i&gt;) tidak semua bentuk transisi antara dua macam makhluk hidup dapat ditemukan. Meskipun demikiann terdapat fosil yang lebih lengkap dan dapat menceritakan kembali urutan filogeni. Hal ini antara lain &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="*" style="'width:9.75pt;"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Admin/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" shapes="_x0000_i1025" height="13" width="13" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Archaeptera, bentuk antara reptil purba dengan burung purba, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" alt="*" style="'width:9.75pt;height:9.75pt'/"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Admin/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" shapes="_x0000_i1026" height="13" width="13" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Seymoria, bentuk transisi antara amfibi purba dengan reptil purba, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" alt="*" style="'width:9.75pt;height:9.75pt'/"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Admin/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" shapes="_x0000_i1027" height="13" width="13" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Fosil kuda yang menggambarkan bentuk-bentuk transisi kuda pliohippus, dan Equus (kuda modern). &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-6227956376667253799?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/6227956376667253799/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=6227956376667253799' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/6227956376667253799'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/6227956376667253799'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/evolusi-5.html' title='EVOLUSI 5'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-8319507555178172049</id><published>2008-06-06T08:07:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T08:08:35.760-07:00</updated><title type='text'>EVOLUSI 4</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;3.2 Pencetus Teori Evolusi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="*" style="'width:9.75pt;"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Admin/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" shapes="_x0000_i1025" height="13" width="13" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Jean Baptise de Lamarck (1744-1829)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;ialah seorang ahli biologi prancis yang menjelaskan evolusi berdasarkan suatu gagasan bahwa perubahan pada suatu individu disebabkan oleh lingkungan dan bersifat diturunkan; disebut teori Lamarckisme. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Contoh klasik yang digunakan untuk menggambarkan teori evolusi ini adalah jerapah memiliki leher yang panjang karena kebiasaannya memakan daun-daun dari pohon. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Hipotesis Lamarckdiformulasikan sebelum era biologi modern. Pada saat itu teori sel belum dikenal, dan diperlukan satu abad lagi sebelum peran gen-gen dan kromosom diketahui. Jadi tidaklah mengherankan bahwa suatu teori yang tidak dapat dipertahankan dalam ilmu pengetahuan modern, diajukan pada waktu itu. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" alt="*" style="'width:9.75pt;height:9.75pt'/"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Admin/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" shapes="_x0000_i1026" height="13" width="13" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Charles Robert Darwin (1809-1882)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Adalah seorang peminat ilmu alam dari inggris. Pada tahun 1831, ia mengikuti pelayaran HMS beagle untuk memetakan jalur pelayaran. Selama pelayaran ini, daarwin banyak mengumpulkan fosil,batuan, dan mengamati berbagai makhluk hidup yang ia jumpai. Ketika Beagle merapat di kepulauan galapagos yang terpencil (1050 km dari daratan utama Amerika Selatan). &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Setelah kembali ke inggris, Darwin kembali memikirkan ide-idenya tentang evolusi. Satu hal yang mengganggunya adalah evolusi seharusnya terjadi dalam waktu yang lama, ratusan ribu hingga jutaan tahun. Padahal pendapat yang populer di kalangan ahli geologi saat itu adalah bumi ini baru berusiia 6000 tahun. Darwin menemukan jawabannya dalam buku karangan Charles Lyell&lt;i&gt;, Principles of Geology. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Sebelum Darwin mempublikasikan idenya tentang evolusi secara luas, ia menerima karangan ilmiah dari Alfred Robert Wallace (1823-1913) yang melakukan penelitian di malaya. Tulisan Wallace tersebut sesuai bengan buah pikiran Darwin sehingga mereka memutuskan untuk menerbitkan tulisan mereka bersama-sama pada tahun 1858. Buku Darwin, &lt;i&gt;The Original of Species&lt;/i&gt;, diterbitkan setahun setelah itu. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Setelah melalui pengamatan dan kajian yang mendalam, akhirnya darwin mengemukakan teori evolusinya dalam bukunya yang berjudul &lt;i&gt;On The Origin of Species by Means of Natural Selection &lt;/i&gt;atau asal mula spesies yang terjadi melalui seleksi alam. Buku ini diterbitkan pada tanggal 24 November 1859. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Buku darwin tersebut mengandung dua teori utama. Pertama, spesies-spesies yang hidup sekarang ini berasal dari spesies-spesies yang hidup di masa lalu. Kedua, seleksi alam merupakan penyebab evolusi adaptif. Dua teori utama darwin tersebut merupakan hasil observasi darwin sebagai berikut. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;- &lt;b&gt;Observasi Ke-1. &lt;/b&gt;setiap spesies memunyai kemampuan fertilisasi yang besar sehingga ukuran populasi akan meningkat secara eksponensial bila setip individu yang dilahirkan berhasil melakukan reproduksi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;- &lt;b&gt;Observasi Ke-2. &lt;/b&gt;ukuran populasi cenderung menjadi stabil kecuali untuk fluktuasi musiman &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;- &lt;b&gt;Observasi Ke-3. &lt;/b&gt;sumber daya alam terbatas&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;- &lt;b&gt;Observasi Ke-4. &lt;/b&gt;individu-individu suatu populasi sangat berfariasi dalam hal ciri-ciri tubuh, namun tidak ada dua individu yang benar-benar sama. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;- &lt;b&gt;Observasi Ke-5. &lt;/b&gt;kebanyakan variasi diwariskan pada keturunannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;3.2.1 Teori Evolusi Lamarck versus Teori Evolusi Weismann.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Lamarck berpendapat bahwa makhluk hidup beradaptasi terhadap lingkungannya dengan cara menggunakan organ tubunya, kemudian sifat atau fungsi organ tersebut diwariskan pada keturunannya. Berdasarkan teori ini, menurut lamarck nenek moyang menjangan tidak bertanduk. Namun, dikarenakan sering mengadu kepala maka tanduk tumbuh dikepala menjangan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Teori lamarck ditentang oleh Weismann. Weismann berpendapat bahwa perubahan sel-sel tubuh akibat pengaruh lingkungan tidak diwariskan pada keturunannya. Wweismann membuktikan teorinya dengan menggunakan tikus. Weismann mengawinkan dua ekor tikus yang masing-masing ekornya telah dipotong. Kemudian, anak-anak tikus yang sudah dewasa tersebut dipotong ekornya dan dikawinkan dengan sesamanya. Hasilnya tetap anak-anak tikus yang berekor. Weismann melakukan percobaan ini hingga 21 generasi tikus dan hasilnya tetap sama&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-8319507555178172049?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/8319507555178172049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=8319507555178172049' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/8319507555178172049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/8319507555178172049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/evolusi-4.html' title='EVOLUSI 4'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-2234183819963689498</id><published>2008-06-06T08:06:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T08:07:10.730-07:00</updated><title type='text'>EVOLUSI 3</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;2.3 Teori Kosmozoa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Teori kosmozoa mengatakan bahwa kehidupan berasal dari tempat lain di alam semesta, misalnya dari meteor yang jatuh. beberapa meteor memang mengandung molekul-molekul organik, namun datangnya molekul di meteor tersebut dari angkasa luar tidak sama dengan datangnya kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;BAB III&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;TEORI EVOLUSI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Banyak penjelasan mengenai teori evolusi yang dikemukakan oleh para ahli biologi, baik pada masa sebelum teori evolusi darwin maupun pada masa sesudah teori evolusi Darwin. Teori-teori tersebut sebagai berikut.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;3.1 Teori Evolusi Sebelum Darwin&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Teori evolusi yang dikemukakan oleh para ahli sebelum munculnya teori evolusi Darwin adalah sebagai berikut. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;3.1.1 Anaximander (500 SM) &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Filsuf yunani ini sering disebut sebagai evolusionis pertama. Anaximander memercayai bahwa manusia berevolusi dari makhluk akuatik mirip ikan yang pindah ke darat. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;3.1.2 Empedocles (495-435 SM)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Empedocles adalah seorang filsuf yunani yang menyatakan bahwa kehidupan muncul dari limpur dan tumbuhan kemudian berubah menjadi hewan. Menurut Ia, makhluk-makhluk pertama memiliki bentuk seperti monster. Bentuk-bentuk ini berubah dan makhluk-makhluk yang memiliki bentuk paling baik bertahan hidup. Pemikiran empedocles ini adalah bentuk dari seleksi alam yang merupakan mekanisme penting dalam evolusi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;3.1.3 Georges louis leclarc de Buffon (1707-1788)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Adalah naturalis pertama di era modern yang mengembangkan konsep mengenai bentuk-bentuk kehidupan berevolusi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;3.1.4 Erasmus Darwin (1731-1802)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Ia menulis prosa berjudul Zoonomia yang menentang teori evolusi versi Lamarck. Namun, tulisannya ini dianggap kurang ilmiah. Erasmus Darwin adalah kakek dari Charles Darwin. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;3.1.5 Sir Charles Lyell (1797-1875)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Lyell adalh seorang ahli geologi skotlandia yang berpendapat bahwa permukaan bumi terbentuk melalui proses bertahap dalam jangka waktu yang lama. Pendapatnya ini bertentangan dengan pendapat kebanyakan pada waktu itu yang menganggap bumi masih berusia muda. Lyell menerbitkan teorinya dalam buku &lt;i&gt;Principles Of Geology. &lt;/i&gt;Hasil karyanya ini memengaruhi pemikiran Charles Darwin dan Lyell menjadi salah satu pendukung Darwin di kemudian hari. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-2234183819963689498?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/2234183819963689498/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=2234183819963689498' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/2234183819963689498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/2234183819963689498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/evolusi-3.html' title='EVOLUSI 3'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-2386271587928756773</id><published>2008-06-06T08:05:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T08:06:12.412-07:00</updated><title type='text'>EVOLUSI 2</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;BAB II&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;ASAL USUL KEHIDUPAN&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;2.1 Teori Abiogenesis (Generatio Spontanae)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Teori Abiogenesis menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda tak hidup. Orang yang pertama kali mengemukakan teori ini adalah Aristoteles (384 – 322 SM). Teori ini diperoleh dari pengamatan keadaan lingkungan disekitarnya. Misalnya cacing berasal dari tanah atau ulat berasal dari daging, sehingga diambil kesimpulan bahwa makhluk hidup berasal dari benda tak hidup. Namun, semakin banyak orang mempelajari biologi maka orang mulai meragukan teori abiogenesis. Keraguan tersebut berhasil diyakinkan oleh Anthony Van Leeuwenhoek pada abad ke-17. Leeuwenhoek menemukan mikroskop yang dapat memperlihatkan mikroorganisme, sperma, sel darah, dan mikroorganisme lainya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;2.2 Teori Biogenesis&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Teori Biogenesis merupakan teori yang mengatakan bahwa makhluk hidupberasal dari makhluk hidup yang ada sebelumnya. Teori ini didukung oleh beberapa penelitian. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;2.2.1 Percobaan Francesco Redi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Pada tahun 1668, seorang dokter italia yang bernama francesco redi melakukan percobaan untuk menunjukan bahwa ulat tidak muncul dari daging yang membusuk melainkan dari telur lalat. Pada percobaannya, francesco redi menggunakan 2 buah toples yang berisi daging. Toples pertama diisi daging dan ditutup dengan rapat. Toples kedua diisi dengan daging dan di biarkan terbuka. Setelah didiamkan beberapa hari, daging pada toples pertama tidak mengandung ulat. Sebaliknya pada toples kedua dagingnya mengandung ulat. Dari percobaan tersebut francesco redi menyimpulkan bahwa ulat yang terdapat pada toples kedua berasal dari lalat. Lalat yang hinggap pada daging tersebut bertelur, dan telurnya tersimpan dalam daging tersebut kemudian menetas dan menjadi ulat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Hasil percobaan ini tidak dapat diterima oleh para pendukung teori abiogenesis, karena pada toples pertama yang tertutup rapat udara tidak dapat masuk, sehingga kehidupan tidak dapat terjadi. Untuk membuktikan kebenaran teorinya, maka francesco redi melakukan percobaan yang kedua. Pada percobaannya kali ini daging diletakkan pada toples yang tidak ditutup dengan kain kasa sehigga udara masih dapat masuk, tetapi lalat tidak dapat masuk. Hasil dari percobaan tersebut adalah daging membusuk dan pada daging terdapat beberapa ulat. Kesimpulan yang diambl dari percobaan ini adalh bahwa ulat tidak berasal dari daging yang membusuk melainkan dari lalat yang hinggap di kain kasa dan telurnya jatuh di atas daging.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;2.2.2 Percobaan Lazzaro Spallanzani&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Penelitian mengenai biogenesis juga dilakukan oleh pendeta berkebangsaan italy, Lazzaro Spallanzani pada tahun 1765. Ia mencoba membuktikan bahwa mikroorganisme yang ditemukan oleh Leeuwwenhoek tidak muncul dengan sendirinya. Spallanzani melakukan percobaan dengan dua buah labu yang berisi air kaldu nutrien yang dipanaskan. Labu pertama diisi air kaldu nutrien, yang dipanaskan hingga suhu mencapai 15°C dan dibiarkan terbuka. Labu kedua diisi air nutrien, kemudian dipanaskan hingga mendidih (100°C), dan disumbat dengan gabus. Sesudah itu kedua labu didinginkan dan didiamkan selama satu minggu. Hasil percobaan ini adalah pada labu pertama air kaldu sedangkan pada labu kedua air kaldu tetap jernih, tidak berbau, dan tidak mengandung mikroorganisme. Tetapi, jika selanjutnya labu kedua dibiarkan terbuka maka setelah beberapa hari air kaldu menjadi keruh dan berbau.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Dari percobaan spallanzani ini dapat disimpulkan bahwa aktivitas mikroorganisme pada labu pertama menyebabkan air kaldu menjadi berbau. Mikroorganisme ini berasal dari udara karena labu tidak tertutup. Pada labu kedua tidak terjadi perubahan pada kaldu, karena mikroorganisme dari udara luar tidak dapat masuk. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;2.2.3 Percobaan Louis Pasteur&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Penelitian spallanzani disempurnakan oleh Louis Pasteur, seorang ahli biokimia dan mikrobiologi dari perancis. Pasteur juga mendidihkan gelas labu berisi kaldu, tetapi leher labu tidak di tutup rapat-rapat melainkan dibentuk seperti huruf S atau leher angsa, sehingga ujungnya tetap terbuka (udara dapat masuk). &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Labu berleher angsa diisi dengan air kaldu nutrien, kemudian didihkan hingga steril. Setelah itu labu didinginkan dan didiamkan. Setelah beberapa hari air kaldu dalam labu leher angsa tetap jernih, meskipun udara dapat masuk kedalam tabung. Mikroorganisme yang ada di udara tidak dapat mencapai air kaldu karena terjebak dalam leher labu yang panjang. Tetapi jika labu berleher angsa ini dimiringkan, sehingga iar kaldu bersentuhan dengan udara yang terperangkap dileher labu, maka beberapa hari kemudian air kaldu menjadi keruh. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Percobaan ini membuktikan bahwa mikroorganisme pada air kaldu berasal dari mikroorganisme yang ada di udara,bukan berasal dari air kaldu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-2386271587928756773?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/2386271587928756773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=2386271587928756773' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/2386271587928756773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/2386271587928756773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/evolusi-2.html' title='EVOLUSI 2'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-4514908780180868694</id><published>2008-06-06T08:03:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T08:04:31.008-07:00</updated><title type='text'>EVOLUSI 1</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%;"&gt;EVOLUSI&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Kata Pengantar&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Patut kami panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan yang Mahakuasa. Karena penyertaan-Nya kami dapat menyelesaikan makalah Biologi dengan judul “EVOLUSI” . Makalah Biologi ini merupakan hasil praktik Biologi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Evolusi dalam pengertian yang paling luas adalah pandangan bahwa realitas adalah kondisi perubahan secara terus-menerus. Evolusi dalam Biologi berarti proses kompleks pewarisan sifat organisme yang berubah dari generasi ke generasi dalam kurun waktu jutaan tahun. Evolusi berusaha memahami faktor-faktor yang mendorong terbentuknya berbagai makhluk hidup yang ada di dunia saat ini. karena itu beberapa hal yang penting yang berkaitan dengan evolusi akan kita bahas disini &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kami tahu materi yang kami paparkan belum sempurna. Oleh karena itu saran dan kritiknya yang bertujuan untuk memperbaiki makalah ini yang berjudul “evolusi” ini kami terima &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Nabire, 2008&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Penulis&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Olija Racing Team&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;BAB I &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;PENDAHULUAN &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;1.1. Latar Belakang &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Teori evolusi adalah salah satu toeri yang masih hangat dipertentangkan hingga saat ini. Banyak teori yang dikemukakan para ahli, tetapi tampaknya belum ada satu pun teori yang dapat menjawab semua fakta dan fenomena tentang sejarah perkembangan makhluk hidup. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Meskipun berada dalam 1spesies, tidak ada satu individu pun di muka bumi ini yang sama persis dengan individu lain. Hal ini disebabkan karena adanya variasi. Variasi individu dalam suatu populasi umumnya terjadi pada seluruh organisme yang bereproduksi secara seksual. Adanya variasi memberikan keuntungan makhluk hidup untuk dapat bertahan hidup &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;1.2. Tujuan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Semua makhliuk hidup tersusun atas sel. Berdasarkan bukti fosil yang ditemukan, sel telah ada miliaran tahun yang lalu. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah kapan dan bagaimana awal kehidupan dimulai?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kami ingin anda tahu bahwa para ilmuan sedang mencoba mencari jawaban mengenai asal-usul kehidupan. Dari percobaan-percobaan yang telah dilakukan, dihasilkan beberapa teori. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tujuan utama kami membuat makalah ini adalah untuk menuntaskan tugas praktik biologi sebagai tugas smester dengan baik dan benar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-4514908780180868694?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/4514908780180868694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=4514908780180868694' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/4514908780180868694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/4514908780180868694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/evolusi-1.html' title='EVOLUSI 1'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-5328503501157763235</id><published>2008-06-06T07:54:00.001-07:00</published><updated>2008-06-06T07:54:51.562-07:00</updated><title type='text'>KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 10</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Bab III&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 200%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;PENUTUP&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Dalam bab ini kami akan menyimpulkan beberapa hal dari materi yang telah kami uraikan dalam bentuk karya tulis ilmiah ini. Kami juga akan membantu orang-orang yang terkena penyakit jantung.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;3.1 Kesimpulan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Berdasarkan materi yang ada, dapat disimpulkan bahwa:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 9pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 200%;" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;jantung sangat penting bagi manusia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 9pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 200%;" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Jantung merupakan penyebab kematian terbesar dibanyak negara&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: 9pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 200%;" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Penyakit jantung bukan hanya diderita oleh orang yang sudah tua saja namun juga ada yang mengidap penyakit ini dari usia muda&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;3.2 Saran &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Saran yang dapat kami ajukan:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 200%;" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Jagalah jantung anda agar sehat &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 200%;" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Kurangi makanan berkolesterol tinggi&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 200%;" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Kita harus banyak olah raga agar jantung dapat berfungsi dengan baik&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Daftar Pustaka &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="*" style="'width:9.75pt;"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Admin/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" shapes="_x0000_i1025" height="13" width="13" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Gowan, Mary dan Castolli, Wiliam. 2001. &lt;i&gt;Menjaga Kebugaran Jantung. &lt;/i&gt;Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -27pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" alt="*" style="'width:9.75pt;height:9.75pt'/"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Admin/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" shapes="_x0000_i1026" height="13" width="13" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Patel, Candra. 1998. &lt;i&gt;Panduan Praktis Menjaga dan Mengobati Penyakit Jantung. &lt;/i&gt;Jakarta: PT.Gramedia.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" alt="*" style="'width:9.75pt;height:9.75pt'/"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Admin/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" shapes="_x0000_i1027" height="13" width="13" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Pearce, Evelyn. 2002. Anatomi dan Fisiologi Untuk Paramedis. Jakarta: PT.Gramedia&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-5328503501157763235?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/5328503501157763235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=5328503501157763235' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/5328503501157763235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/5328503501157763235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/karya-tulis-ilmiah-bagian-10.html' title='KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 10'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-3699960390402999778</id><published>2008-06-06T07:53:00.001-07:00</published><updated>2008-06-06T07:53:55.655-07:00</updated><title type='text'>KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 9</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;2.4 Penyakit Jantung &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Adalah penyebab kematian terbesar dibanyak negara. Semua orang mempunyai kemungkinan mendapatkan penyakit ini. Tetapi kita dapat memperkecil kemungkinan ini dengan melakukan beberapa langkah yang sederhana.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;2.4.1 Apa Penyebab Penyakit Jantung? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Anda mempunyai resiko lebih tinggi jika:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Merokok &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kolesterol tinggi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tekanan darah tinggi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tidak olahraga (Exercise) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kelebihan berat badan      (Overweight) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;2.4.2 Beberapa Langkah Menuju Kesehatan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Jangan merokok &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kurangilah makanan yang      mengandung lemak/minyak &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Perbanyak makan buah, sayuran,      roti dan cereal &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Jadikanlah olahraga bagian dari      kehidupan Anda sehari-hari (Jalan baik untuk kesehatan) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Jagalah berat tubuh Anda &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Pergilah ke dokter untuk      memeriksa tekanan darah dan kolesterol Anda &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;IKUTILAH LANGKAH-LANGKAH DI ATAS, ANDA PASTI AKAN MENIKMATI KEHIDUPAN YANG LEBIH SEHAT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 40pt; text-indent: -0.25in; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Untuk memperbaiki kadar lemak, perlu diperhatikan hal-hal berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kurangi makanan berlemak,      termasuk segala jenis lemak. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kurangi makanan yang mengandung      lemak hewani. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Gantikan dengan lemak      poliunsaturated (minyak jagung, minyak bunga matahari) dan lemak      monosaturated (minyak kanola, zaitun). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Makan ikan 3 - 4 kali seminggu.      &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tingkatkan jumlah serat      terutama dengan buah segar, sayuran, kacang-kacangan kering, barley oats      (sejenis gandum). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Pertahankan berat badan ideal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kurangi makan gula dan makanan      manis. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kurangi alkohol (maksimum 1      atau 2 gelas sehari). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Olah raga secara teratur. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Jangan merokok. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Catatan:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Jika anda mengidap tekanan darah tinggi, jangan gunakan garam dalam masakan dan jangan pula tambahkan kecap asin dalam makanan anda.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-3699960390402999778?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/3699960390402999778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=3699960390402999778' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/3699960390402999778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/3699960390402999778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/karya-tulis-ilmiah-bagian-9.html' title='KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 9'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-2809954246305390536</id><published>2008-06-06T07:48:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T07:49:21.884-07:00</updated><title type='text'>KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 8</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;2.3 Menghindari Serangan Jantung &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sekalipun telah berkurang, seerangan jantung masih tetap merenggut sejumlah besar nyawa orang setiap tahun. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya serangan jantung. Dengan mengurangi salah satu dari faktor-faktor tersebut maka kemungkinan berkurangnya terserang oleh serangan jantung. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Bagaimana serangan jantung dapat dihindari? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Penyakit ini adalah salah satu penyebab terbesar kematian didunia ini. Maka besar hukumnya untuk mempelajari cara-cara untuk mengurangi resiko tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Seperti yang sudah dinyatakan dengan jelas bahwa banyak dari antara penyebab itu telah diketahui dengan jelas bahwa banyak cara-cara untuk memperkecil resiko tersebut &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Inilah beberapa cara untuk memghindari serangan jantung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sejarah keluarga &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Jika orang tua Anda meninggal karena serangan jantung atau stroke, maka resiko anda terkena serangan jantung juga tinggi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Hal ini berkaitan erat dengan faktor genetik. Inilah salah satu pertanyaan pertama yang ditanyakan seorang dokter ketika melakukan pemeriksaan lengkap yang pertama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ada beberapa orang yang memunyai apa yang disebut sebagai penyakit turunan dari keluarga Hypercholesterolaemia yang berarti orang tersebut mewarisi kecenderungan darah berkadar kolesterol yang tinggi. Nasib orang seperti ini memang kurang menguntungkan, karena memunyai faktor-faktor resiko yang tinggi untuk mendapat penyakit jantung pada usia muda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Karbohidrat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Pada umumnya orang memakan banyak karbohidrat tiap hari. Ini adalah satu faktor resiko yang lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Telah dikatakan bahwa ini akan menaikan kadar &lt;i&gt;triglycerides&lt;/i&gt; dalam darah, karena karbohidrat berinteraksi dengan lemak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 39pt; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Obesitas &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Badan yang terlalu gemuk adalah penyakit yang umum di dunia ini yang didatangkan orang itu sendiri. Secara singkat dikatakan bahwa semakin besar pinggang Anda maka semakin pendeklah usia Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Hubungan di antara badan yang terlalu gemuk dengan penyakit sudah jelas ada. Pertambahan berat badan biasanya ditimbulkan oleh karbohidrat dan lemak yang terlalu banyak. Lebih banyak orang yang timbangan badannya terlalu berat menderita penyakit jantung koroner. Tekanan darahnya biasanya lebih tinggi, dan lebih mudah dapat diabetes. Singkatnya, orang-orang yang timbangan badannya lebih berat memperbesar faktor resiko untuk menderita penyakit jantung &amp;amp; serangan jantung pada usia dini. Biasanya orang-orang yang timbangan badannya terlalu berat memunyai kadar lemak darah yang menyolok, baik kolesterol &amp;amp; triglyceridenya, bila dibandingkan dengan orang-orang yang normal berat badannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dengan menurunkan berat badan maka tekanan darah akan turun, dan kadar kolesterol akan turun secara menyolok.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-2809954246305390536?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/2809954246305390536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=2809954246305390536' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/2809954246305390536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/2809954246305390536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/karya-tulis-ilmiah-bagian-8.html' title='KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 8'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-4814681962018401539</id><published>2008-06-06T07:46:00.001-07:00</published><updated>2008-06-06T07:46:55.438-07:00</updated><title type='text'>KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 7</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 40pt; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tanda-tanda Peringatan Dini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Bagaimanapun, salah sekali pendapat bahwa sebuah serangan jantung datang seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Petir" title="Petir"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;petir&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Siang&amp;amp;action=edit" title="Siang"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;siang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; bolong. Serangan jantung adalah puncak bencana dari sebuah proses kerusakan yang berlangsung lama, yang sering melibatkan kejutan-kejutan emosional, kekacauan &lt;i&gt;fisiologis&lt;/i&gt; dan kelelahan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mental&amp;amp;action=edit" title="Mental"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;mental&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Tanda-tanda peringatan dini begitu &lt;i&gt;subyektif&lt;/i&gt; dan begitu tersamar, sehingga bahkan dokter yang terlatih untuk mengukur segala sesuatu secara &lt;i&gt;obyektif&lt;/i&gt; masih bisa mengabaikannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;a name="Diagnosis"&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;-Diagnosis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Berdasarkan gejala-gejala yang dirasakan, seorang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dokter" title="Dokter"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;dokter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dapat membuat perkiraan yang nalar tentang apakah gejala-gejala itu mengisyaratkan serangan jantung atau tidak. Kecurigaannya mungkin diperkuat oleh penampilan si penderita, tingkat tekanan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Darah" title="Darah"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;darah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan bunyi detak jantung. Dokter mungkin akan mengirimnya ke pemeriksaan &lt;b&gt;ECG&lt;/b&gt; dan uji darah, tetapi bila masih merasakan nyeri, dokter barangkali akan memberi suntikan penghilang rasa nyeri sebelum pemeriksaan itu. Ini karena nyeri yang menakutkan dapat membawa ke jurang yang lebih dalam, yang bisa menyebabkan gejala jantung. Nyeri itu juga dapat menimbulkan dampak &lt;i&gt;psikologis&lt;/i&gt; jangka panjang. &lt;b&gt;ECG&lt;/b&gt; pertama mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda serangan jantung dan mungkin pemeriksaan itu harus diulang. Kadang-kadang uji yang kedua pun masih tidak menunjukkan perubahan, dan selama hal ini, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Diagnosis&amp;amp;action=edit" title="Diagnosis"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;diagnosis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; akan bergantung pada pemeriksaan darah. Jantung, seperti semua &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sel" title="Sel"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;sel&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; tubuh lain, mengandung bahan-bahan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kimia" title="Kimia"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;kimia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; khusus yang disebut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Enzim" title="Enzim"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;enzim&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Ketika sel-sel jantung mengalami kerusakan, enzim-enzim yang dilepaskan beredar bersama aliran darah. setelah sebuah serangan jantung, kadar sebagian enzim ini langsung naik, tetapi selanjutnya enzim-enzim tersebut lekas mengurai dan karena itu tidak terdeteksi lagi setelah sehari atau dua hari. Ada enzim yang baru dilepaskan beberapa jam atau bebera hari kemudian tetap tinggal dalam darah selama beberapa hari atau bahkan beberapa minggu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 40pt; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a name="10_anggapan_salah_tentang_penyakit_jantu"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;10 anggapan salah tentang penyakit jantung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Penyakit jantung hanya terjadi      pada orang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gemuk" title="Gemuk"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;gemuk&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; saja &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Penyakit jantung tidak bisa      pada anak atau orang muda &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Wanita terbebas dari penyakit      jantung &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Penyakit jantung hanya satu      macam &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Jantungnya sehat, tak mungkin      bisa sakit jantung &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Penyakit jantung muncul sebab      sering mengonsumsi menu jantung &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pisang" title="Pisang"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;pisang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tidak ada hubungan dengan      serangan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stroke" title="Stroke"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;stroke&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Penyakit jantung merupakan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penyakit_keturunan&amp;amp;action=edit" title="Penyakit keturunan"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;penyakit keturunan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;      &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Penyakit jantung tidak dapat      dicegah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Terkena penyakit jantung sebab      sering dikagetkan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-4814681962018401539?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/4814681962018401539/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=4814681962018401539' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/4814681962018401539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/4814681962018401539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/karya-tulis-ilmiah-bagian-7_06.html' title='KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 7'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-3198791624376577380</id><published>2008-06-06T07:40:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T07:41:41.525-07:00</updated><title type='text'>KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 7</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;2.2.3 Serangan Jantung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Serangan jantung adalah suatu kondisi ketika kerusakan dialami oleh bagian otot jantung (&lt;i&gt;myocardium&lt;/i&gt;) akibat mendadak sangat berkurangnya pasokan darah ke situ. Berkurangnya pasokan&lt;span style="color: black;"&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Darah" title="Darah"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;darah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; ke jantung secara tiba-tiba dapat terjadi ketika salah satu nadi koroner ter blokade selama beberapa saat, entah akibat &lt;i&gt;spasme&lt;/i&gt; - mengencangnya nadi koroner - atau akibar pergumpalan darah - &lt;i&gt;thrombus&lt;/i&gt;. Bagian otot jantung yang biasanya di pasok oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nadi&amp;amp;action=edit" title="Nadi"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;nadi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang terblokade berhenti berfungsi dengan baik segera setelah &lt;i&gt;splasme&lt;/i&gt; reda dengan sendirinya, gejala-gejala hilang secara menyeluruh dan otot jantung berfungsi secara betul-betul normal lagi. Ini sering disebut &lt;i&gt;crescendo angina&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;coronary insufficiency&lt;/i&gt;. Sebaliknya, apabila pasokan darah ke jantung terhenti sama sekali, sel-sel yang bersangkutan mengalami perubahan yang permanen hanya dalam beberapa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jam" title="Jam"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;jam&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; saja dan bagian otot jantung termaksud mengalami penurunan mutu atau rusak secara permanen. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Otot" title="Otot"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Otot&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang mati ini disebut &lt;i&gt;infark&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 40pt; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;a name="Gejala_Serangan_Jantung"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: Wingdings;"&gt;Ø&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Gejala Serangan Jantung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Gejala-gejala ini untuk setiap orang bisa berbeda. Sebuah serangan jantung mungkin dimulai dengan rasa sakit yang tidak jelas, rasa tidak nyaman yang samar, atau rasa sesak dibagian tengah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dada" title="Dada"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;dada&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Kadang, sebuah serangan jantung hanya menimbulkan rasa tidak nyaman yang ringan sekali sehingga sering disalahartikan sebagai gangguan pencernaan, atau bahkan lepas dari perhatian sama sekali. Dalam hal ini, satu-satunya cara yang memungkinkan terdeteksinya sebuah serangan jantung adalah ketika harus menjalani pemeriksaan &lt;b&gt;ECG&lt;/b&gt; untuk alasan lain yang mungkin tidak berkaitan. Dipihak lain, serangan jantung mungkin menghadirkan rasa nyeri paling buruk yang pernah dialami - rasa sesak yang luar biasa atau rasa terjepit pada dada, tenggorokan atau perut. Bisa juga mengucurkan keringat panas atau dingin, kaki terasa sakit sekali dan rasa ketakutan bahwa ajal sudah mendekat. Juga mungkin merasa lebih nyaman bila duduk dibanding bila berbaring dan mungkin nafas begitu sesak sehingga tidak bisa santai. Rasa mual dan pusing bahkan sampai muntah, bahkan yang lebih para yaitu ketika sampai &lt;i&gt;kolaps&lt;/i&gt; dan pingsan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ada beberapa gejala yang lebih spesifik, antara lain:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%; font-family: Symbol;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="*" style="'width:9.75pt;"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Admin/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" shapes="_x0000_i1025" border="0" height="13" width="13" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nyeri" title="Nyeri"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Nyeri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jika &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Otot" title="Otot"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;otot&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; tidak mendapatkan cukup &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Darah" title="Darah"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;darah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (suatu keadaan yang disebut iskemi), maka &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Oksigen" title="Oksigen"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;oksigen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang tidak memadai dan hasil &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Metabolisme" title="Metabolisme"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;metabolisme&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang berlebihan menyebabkan kram atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kejang&amp;amp;action=edit" title="Kejang"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;kejang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Angina merupakan perasaan sesak di dada atau perasaan dada diremas-remas, yang timbul jika otot jantung tidak mendapatkan darah yang cukup. Jenis dan beratnya nyeri atau ketidaknyamanan ini bervariasi pada setiap orang. Beberapa orang yang mengalami kekurangan aliran darah bisa tidak merasakan nyeri sama sekali (suatu keadaan yang disebut &lt;i&gt;silent ischemia&lt;/i&gt;). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%; font-family: Symbol;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1026" type="#_x0000_t75" alt="*" style="'width:9.75pt;height:9.75pt'/"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Admin/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" shapes="_x0000_i1026" border="0" height="13" width="13" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sesak_nafas" title="Sesak nafas"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Sesak nafas&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; merupakan gejala yang biasa ditemukan pada gagal jantung. Sesak merupakan akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga udara di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Paru-paru" title="Paru-paru"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;paru-paru&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (kongesti pulmoner atau edema pulmoner). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%; font-family: Symbol;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1027" type="#_x0000_t75" alt="*" style="'width:9.75pt;height:9.75pt'/"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Admin/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" shapes="_x0000_i1027" border="0" height="13" width="13" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kelelahan atau kepenatan. Jika jantung tidak efektif memompa, maka aliran darah ke otot selama melakukan aktivitas akan berkurang, menyebabkan penderita merasa lemah dan lelah. Gejala ini seringkali bersifat ringan. Untuk mengatasinya, penderita biasanya mengurangi aktivitasnya secara bertahap atau mengira gejala ini sebagai bagian dari penuaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%; font-family: Symbol;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1028" type="#_x0000_t75" alt="*" style="'width:9.75pt;height:9.75pt'/"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Admin/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" shapes="_x0000_i1028" border="0" height="13" width="13" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Palpitasi&amp;amp;action=edit" title="Palpitasi"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Palpitasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (jantung berdebar-debar) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%; font-family: Symbol;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1029" type="#_x0000_t75" alt="*" style="'width:9.75pt;height:9.75pt'/"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Admin/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" shapes="_x0000_i1029" border="0" height="13" width="13" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Pusing &amp;amp; pingsan. Penurunan aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal atau karena kemampuan memompa yang buruk, bisa menyebabkan pusing dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pingsan&amp;amp;action=edit" title="Pingsan"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;pingsan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-3198791624376577380?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/3198791624376577380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=3198791624376577380' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/3198791624376577380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/3198791624376577380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/karya-tulis-ilmiah-bagian-7.html' title='KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 7'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-7536399842954586188</id><published>2008-06-06T07:39:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T07:40:04.915-07:00</updated><title type='text'>KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 6</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;2.2.2 Faktor-faktor Resiko Penyakit Jantung Koroner&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Memasuki usia 45 tahun bagi      pria. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sangat penting bagi kaum pria untuk menyadari kerentanan mereka dan mengambil tindakan positif untuk mencegah datangnya penyakit jantung. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%; font-family: Symbol;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" alt="*" style="'width:9.75pt;"&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/Admin/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="*" shapes="_x0000_i1025" height="13" width="13" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Bagi wanita, memasuki usia 55 tahun atau mengalami &lt;i&gt;menopause&lt;/i&gt; dini (sebagai akibat operasi). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Wanita mulai menyusul pria dalam hal resiko penyakit jantung setelah mengalami &lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Menopause" title="Menopause"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;menopause&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Riwayat penyakit jantung dalam      keluarga. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Riwayat serangan jantung didalam keluarga sering merupakan akibat dari profil &lt;u&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kolesterol" title="Kolesterol"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;kolesterol&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/u&gt;yang tidak normal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Diabetes. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kebanyakan penderita &lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Diabetes" title="Diabetes"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;diabetes&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;meninggal bukanlah karena meningkatnya level &lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gula_darah" title="Gula darah"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;gula darah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,&lt;/span&gt; namun karena kondisi komplikasi&lt;span style="color: black;"&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jantung" title="Jantung"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;jantung&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Merokok. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Resiko penyakit jantung dari merokok setara dengan 100 pon kelebihan berat badan - jadi tidak mungkin menyamakan keduanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tekanan darah tinggi      (hipertensi). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kegemukan (obesitas). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Obesitas tengah (perut buncit) adalah bentuk dari kegemukan. Walaupun semua orang gemuk cenderung memiliki resiko penyakit jantung, orang dengan obesitas tengah lebih-lebih lagi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Gaya hidup buruk. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Gaya hidup yang buruk merupakan salah satu akar penyebab penyakit jantung - dan menggantinya dengan kegiatan fisik merupakan salah satu langkah paling radikal yang dapat diambil. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Stress. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Banyak penelitian yang sudah menunjukkan bahwa, bila menghadapi situasi yang tegang, dapat terjadi &lt;i&gt;arithmias&lt;/i&gt; jantung yang membahayakan jiwa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-7536399842954586188?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/7536399842954586188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=7536399842954586188' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/7536399842954586188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/7536399842954586188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/karya-tulis-ilmiah-bagian-6.html' title='KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 6'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-1012071159053738920</id><published>2008-06-06T07:38:00.001-07:00</published><updated>2008-06-06T07:38:56.360-07:00</updated><title type='text'>KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 5</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;2.1.4 MENOLONG DIRI SENDIRI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ada berbagai hal yang menyebabkan orang memerlukan darah lebih banyak di dalam jantung conyohnya pekerjaan dan gerak badan berat, cuaca dingin, perasaan kecewa, kaget dan sebagainya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Bertahun-tahun lamanya orang mencari penyebab timbulnya penyebab penyakit jantung koroner, banyak penelitian yang terus-menerus dilakukan mengenai hal ini, dan besar sekali jumlah biaya yang dihabiskan secara terus-menerus. Semua Negara-negara di dunia barat menaruh perhatian besar dan ingin mengatasi masalah ini. Di Australia, ada sekitar 35.000 orang yang mati setiap tahun sebagai korban dari penyakit ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Faktor-faktor pemicu serangan jantung ialah &lt;i&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rokok" title="Rokok"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Merokok&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;mengonsumsi makanan &lt;i&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kolestrol&amp;amp;action=edit" title="Kolestrol"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;berkolestrol&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; t&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;inggi, kurang gerak, malas &lt;i&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Olahraga" title="Olahraga"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;berolahraga&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stres" title="Stres"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;stres&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; dan kurang &lt;i&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Istirahat&amp;amp;action=edit" title="Istirahat"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;istirahat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-1012071159053738920?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/1012071159053738920/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=1012071159053738920' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/1012071159053738920'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/1012071159053738920'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/karya-tulis-ilmiah-bagian-5.html' title='KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 5'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-5816931380741174358</id><published>2008-06-06T07:34:00.001-07:00</published><updated>2008-06-06T07:34:36.446-07:00</updated><title type='text'>KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 4</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;2.1.2 DENYUT JANTUNG &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ini amat penting. Karena apabila ada rangsangan pada suatu bagian tubuh, secepat kilat ia akan sampaikan ke segenap organ tubuh. Dengan demikian, arus listrik sebagai pembuka jalan, akan segera menimbulkan kontraksi. Pada umumnya jantung berdenyut sebanyak 70 kali dalam 1 menit &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Namun jantung memunyai 4 ruang sendiri, yang masing-masingnya memunyai peranan penting. Karena darah itu dipompakan bukan hanya kepada satu peredaran saja namun kepada dua peredaran yang sama sekali berbeda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Yang besar adalah peredaran umum, mengalirkan darah ke seluruh bagian tubuh. Tetapi setelah tiba di ujung perjalanannya, darah itu kembali lagi ke sumber semula. Perjalanan kembali ini sangat pendek, dan melintasi paru-paru yang mengubah komponen darah itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ruangan-ruangan tersebut diberi nama. Ruangan sebelah atas disebut atrium (serambi), dan ruangan bawah disebut ventricle (bilik). Masing-masing ruangan ini dihubungkan dengan sistem peredarannya sendiri. Satu seri katup yang sederhana namun efisien mengatur perjalanan darah itu sehingga mengalir dengan bebas melalui pembuluh-pembuluh yang ada pada masing-masing ruangan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;2.1.3 PERTUKARAN UDARA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dengan cepat karbondioksida melepaskan diri dari darah lalu melintasi selaput halus yang memisahkan sel darah dari udara yang mengandung banyak oksigen pada kantong udara. Secara serentak, oksigen merembes dari jarak antara udara dan selaput lalu memasuki sel darah. Hemoglobinpun berubah dengan cepat dari warna gelap, karena kurang oksigen, menjadi merah cerah, karena telah mendapat oksigen kembali. Pada saat darah melintasi pembuluh darah yang halus inilah terjadi perubahan-perubahan tersebut. Darah saling menyusul untuk melakukan hal yang sama sehingga jantung itu memompa terus-menerus untuk mendorong sel-sel itu ke seluruh jaringan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Setelah selesai, maka darah yang kaya akan oksigen itu berkumpul menuju saluran yang semakin lama semakin besar sampai semuanya lewat paru-paru melalui pipa besar yang mengalirkan darah baru itu kembali ke serambi kiri. Setibanya di sana, maka prosedur yang samapun berulang kembali. Darah itu melimpah di serambi kiri, dan pada saat kontraksi terjadi, maka darah akan mengalir melintasi katupnya lalu masuk ke bilik kiri. Sesaat kemudian bilik besar yang kuat ini pun berkontraksi sehingga darah terdorong dari katup nadi dan masuk ke saluran besar yang disebut aorta. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Aorta adalah batang nadi yang menyalurkan darah dari jantung ke seluruh tubuh. Penyaluran ini dilakukan oleh cabang-cabang besar aorta yang terdapat pada tempat-tempat yang strategis. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Nadi ini terus bercabang dan cabang tersebut bercabang lagi sampai ke bagian-bagian tubuh yang vital. Cabang-cabang yang semakin kecil inilah yang sampai pada ujung-ujung bagian tubuh kita. Sesudah itu sampailah ia ke &lt;i&gt;arterioles &lt;/i&gt;dan kemudian &lt;i&gt;capillaries.&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-5816931380741174358?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/5816931380741174358/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=5816931380741174358' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/5816931380741174358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/5816931380741174358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/karya-tulis-ilmiah-bagian-4.html' title='KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 4'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-8823946406478569985</id><published>2008-06-06T07:32:00.001-07:00</published><updated>2008-06-06T07:32:47.972-07:00</updated><title type='text'>KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 3</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;2.1 Jantung Sebuah Maha Karya &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Seratus ribu kali sehari, 2.500 juta kali seumur hidup, jantung manusia memompa terus-menerus tanpa henti. Diantarkannya unsur-unsur penting ke seluruh sistem tubuh, dan mengangkut sampah melalui sistem peredaran darah. Ketertiban sederhana itu akan menolong jatung tetap sehat seumur hidup. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Jika anda mengatakan kepada seorang insinyur kawakan bahwa anda memerluka sebuah mesin yang mampu memompakan lima liter lebih cairan dalam satu menit dan berlangsung selama tujuh puluh tahun tanpa berhenti, maka ia akan memelototi anda dan berkata: “Mustahil!” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kemudian anda tambahkan kepadanya, bahwa mesin tersebut tidak perlu berhenti untuk turun mesin atau mengganti sesuatu suku cadangnya yang aus, walaupun anda tidak berkeberatan jikalau agak lambat jalannya sekali-sekali untuk waktu yang singkat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Namun, seorang insinyur yang berpendidikan tidaklah pantas berpendapat demikian, karena nyatanya ada jutaan mesin yang memenuhi persyaratan seperti ini. Malahan banyak yang lebih baik dari pada yang digambarkan. Itulah jantung. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Selain kesanggupannya memompakan cairan begitu banyak, ia juga memompa dengan ketetapan waktu yang luar biasa. Rata-rata denyutannya itu tujuh puluh kali semenit. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Bila mana diperbanyak maka terdapat kira-kira 4.200 kali sejam, 100.800 kali sehari, dan kurang lebih tiga puluh enam juta kali setahun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Apabila dihubungkan dengan usia alat itu, maka terdapatlah sejumlah 2.500 juta. Dikaitkan dengan banyaknya dengan cairan yang dipompakan maka samalah halnya dengan bilangan liter cairan, atau dengan perhitungan kasar sebanyak lima kali jumlah takaran liter. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;2.1.1 MESIN LUAR BIASA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;tentu angka yang mengherankan ini bergantung pada banyaknya pekerjaan yang dilakukan oleh jantung manusia secara teratur. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tetapi ini barulah awal ceritanya. Dihubungkan dengan rancangan vital didalam pompa super itu terdapat pipa-pipa yang panjang untuk menyalurkan cairan yang dipompakan itu. Yang terpenting ialah cairan yang berkaitan dengan tenaga raksasa ini. Darah berwarna merah, walaupun banyak orang mengaku mewarisi darah biru dari leluhurnya yang kaya raya dan termasyur. Sepintas lalu, kelihatan warnanya agak gelap, dan bahkan kehitaman bilamana dimasukkan ke dalam botol. Komposisi darah amat rumit sekali. Terdapat di dalamnya suatu komponen selular yang juga cairan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Campuran ini menghasilkan kemajemukan yang paling mengherankan yang pernah diketahui manusia. Sel-sel ini berjuta-juta banyaknya, dan masing-masing memuyai tugas tertentu. Pada dasarnya cairan tersebut adalah alat pengangkut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tetapi selain fungsi tersebut, produk-produk lain turut membentuk cairan tersebut. Enzim yang sangat halus, dan bahan kimia penangkis serangan penyakit terdapat juga di dalamnya. Semuanya ini turut berperan menjaga tubuh manusia agar tetap segar dan sehat, dan bebas dari serangan penyakit, dan selalu waspada terhadap serangan musuh dari luar tubuh yang bermaksud merusak keutuhannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sistem ini disebut oleh para dokter sistem kardiovaskular tubuh manusia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Jantung kita kira-kira sebesar kepalan tangan, terletak di dalam rongga dada, yang disebut rongga toraks disebelah kiri garis tengah rongga dada. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Terdiri dari otot-otot yang kuat berupa jaringan, dan masing-masing serat memunyai bentuk yang menarik yang agak berbeda dari bentuk serat otot-otot biasa yang berada pada bagian tubuh yang lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-8823946406478569985?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/8823946406478569985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=8823946406478569985' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/8823946406478569985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/8823946406478569985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/karya-tulis-ilmiah-bagian-3.html' title='KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 3'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-2973614633084935250</id><published>2008-06-06T07:30:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T07:31:43.979-07:00</updated><title type='text'>KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 2</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;BAB I &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;PENDAHULUAN &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;1.1. Latar Belakang &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;jantung adalah sebuah benda yang sangat berguna bagi makhluk hidup khususnya manusia. Tahukah anda bahwa jantung dapat diibaratkan sebagai mesin yang luar biasa. Karena mesin ini tidak pernah rusak apabila di jaga dengan baik dan tidak perlu berhenti apabila ingin turun mesin atau mengganti sesuatu suku cadangnya yang aus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kami mengambil tema jantung karena penyebab kematian terbesar dibanyak negara adalah penyakit jantung. Semua orang memunyai kemungkinan terserang oleh penyakit mematikan ini, tetapi ada beberpa cara yang dapat kita lakukan agar terhindar dari penyakit ini, yang penting kita lakukan dengan serius. Namun penyakit jantung ini dapt kita miliki dari orang tua kita apabila orang tua kita memiliki penyakit ini. Janutng sangat berguna bagi kehidupan kita apabila kita tidak menjaganya dengan baik maka kita pun akan merasa menyesal dan tak akan bias kita putar lagi waktu kembali untuk merawat &amp;amp; menjaganya. Oleh sebab itu mari kita jaga jantung kita sejak dini &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="SV"&gt;1.2. Tujuan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ada beberapa orang yang terkena penyakit jantung sejak lahir dan beberapa dari mereka merasa tak berguna lagi dan menyalahkan orang tua mereka. Ada juga yang mengidap penyakit ini karena kesalahannya sendiri sehingga hidupnya menjadi sia-sia di bumi ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kami ingin anda tahu bahwa penyakit jantung bukanlah penyakit kutukan dan bukanlah penyakit yang tak dapat disembuhkan. Namun penyakit ini dapat disembuhkan oleh diri kita sendiri apabila kita menjaganya dengan baik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tujuan utama kami membuat karya tulis ini adalah untuk menuntaskan tugas praktik bahasa Indonesia sebagai tugas smester dengan baik dan benar &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-2973614633084935250?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/2973614633084935250/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=2973614633084935250' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/2973614633084935250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/2973614633084935250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/karya-tulis-ilmiah-bagian-2.html' title='KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 2'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-5757328497838275553</id><published>2008-06-06T07:28:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T07:30:08.273-07:00</updated><title type='text'>KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 1</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;KARYA TULIS ILMIAH &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;JANTUNG ADALAH SEBUAH MAHA KARYA &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Oleh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: center; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%; font-family: Symbol;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Luxady Timberlake&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;(The Doctor)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;OLIJA Racing Team&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Salam Olahraga&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;NABIRE&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Kata Pengantar&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Patut kami panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan yang Mahakuasa. Karena penyertaan-Nya kami dapat menyelesaikan penyusunan karya tulis dengan judul “JANTUNG ADALAH SEBUAH MAHA KARYA” . karya tulis ini merupakan hasil praktik bahasa indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Jantung adalah organ vital bagi seluruh makhluk hidup, terutama manusia. Tugas jantung secara umum adalah memompa darah ke seluruh tubuh. Namun kedudukan jantung sebagai organ vital kurang di mengerti oleh masyarakat. Oleh karena itu beberapa hal yang penting yang berkaitan dengan jantung seperti:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Wingdings;"&gt;v&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Jantung sebuah maha karya &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Wingdings;"&gt;v&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Serangan jantung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Wingdings;"&gt;v&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Menghidari serangan jantung &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: Wingdings;"&gt;v&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 36pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Penyakit jantung &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Akan kita ketahui bersama &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Untuk menyelesaikan karya tulis yang berjudul “Jantung Adalah Sebuah Maha Karya” ini, kami mengalami banyak ganjalan. Namun atas kehendak Tuhan, kami boleh menyelesaikan karya tulis ini dengan baik. Kami berharap materi yang kami paparkan ini bermanfaat bagi kita semua&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tidak lupa kami berterima kasih kepada: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Rama J. Muji Santara S.J.      selaku Kepala SMA YPPK Adhi Luhur &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ibu Depi Novita Lathi S.T.P.      selaku guru pembimbing &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Orang tua/wali yang telah      memberikan dukungan sehingga kami dapat menyelesaikan karya tulis ini      dengan baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kami tahu materi yang kami paparkan belum sempurna. Oleh karena itu saran dan kritiknya yang bertujuan untuk memperbaiki karya tulis yang berjudul “Jantung Adalah Sebuah Maha Karya” ini kami terima &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Nabire, 2008&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Penulis:Lux&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-5757328497838275553?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/5757328497838275553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=5757328497838275553' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/5757328497838275553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/5757328497838275553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/karya-tulis-ilmiah-bagian-1.html' title='KARYA TULIS ILMIAH BAGIAN 1'/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-1616483807556260212</id><published>2008-06-06T02:52:00.001-07:00</published><updated>2008-06-06T02:52:45.013-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Bodoni MT Black&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;PROSES PENGOLAHAN MINYAK BUMI.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Minyak Bumi merupakan campuran berbagai macam zat organic, tetapi komponen pokoknya adalah hidrokarbon. Minyak bumi disebut juga minyak minyak mineral karena di peroleh dalam bentuk campuran dengan mineral lain. Minyak bumi tidak dihasilkan dan didapat secara langsung dari hewan atau tumbuhan, melainkan dari fosil. Karena itu minyak bumi di hasilkan dari bahan bakar fosil. Beberapa ilmuan menyatakan bahwa minyak bumi merupakan zat abiotik, yang berarti zat ini tidak berasal dari fosil tetapi merupakan zat onorganik yang dihasilkan secara ilmiah karena hanya memiliki sedikit bukti yang mendukung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Proses Pengolahan Minyak Bumi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Seperti yang kita ketahui bahwa minyak bumi merupakab campuran dari berbagai macam zat organic. Minyak Bumi bukan merupakan senyawa homogen, tapi merupakan campuran dari berbagai jenis senyawa hidrokarbon dengan perbedan sifatnya masing-masing, baik sifat fisika maupun sifat kimia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Proses pengolahan minyak bumi terdiri dari dua jenis proses utama, yaitu Proses Primer dan Proses Sekunder. Sebagian orang mendefinisikan Proses Primer sebagai proses fisika, sedangkan proses sekunder adalah proses kimia. Hal itu bisa dimengerti karena pada proses primer biasanya komponen atau fraksi minyak bumi dipisahkan berdasarkan salah satu sifat fisiknya, yaitu titi didih. Sementara pemisahan dengan cara Proses sekunderbekerja berdasarkan sifat kimia, seperti pemecahan maupun konversi, dimana didalamnya terjadi proses perubahn struktur kimia minyak bumi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-1616483807556260212?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/1616483807556260212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=1616483807556260212' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/1616483807556260212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/default/1616483807556260212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/2008/06/proses-pengolahan-minyak-bumi.html' title=''/><author><name>olija</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06576894462245028072</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6358766707996221436.post-3980910354469078869</id><published>2008-06-06T02:30:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T02:31:02.790-07:00</updated><title type='text'>Komentar</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;Komentar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t170" coordsize="21600,21600" spt="170" adj="7200" path="m@0,l@1,m,21600r21600,e"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="val #0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod #0 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 21600 0 @2"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @1 21600 @0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path textpathok="t" connecttype="custom" connectlocs="10800,0;@2,10800;10800,21600;@3,10800" connectangles="270,180,90,0"&gt;  &lt;v:textpath on="t" fitshape="t"&gt;  &lt;v:handles&gt;   &lt;v:h position="#0,topLeft" xrange="0,10792"&gt;  &lt;/v:handles&gt;  &lt;o:lock ext="edit" text="t" shapetype="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t170" style="'width:324.75pt;" adj="2158" fillcolor="blue" strokecolor="#b2b2b2" strokeweight="1pt"&gt;  &lt;v:fill color2="black" rotate="t" angle="-135" focus="-50%" type="gradient"&gt;  &lt;v:shadow on="t" type="perspective" color="#875b0d" opacity="45875f" origin=",.5" matrix=",,,.5,,-4768371582e-16"&gt;  &lt;v:textpath style="'font-family:" trim="t" fitpath="t" string="KEWARGANEGARAAN"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/F.tri/LOCALS%7E1/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image001.gif" alt="KEWARGANEGARAAN" shapes="_x0000_i1025" height="109" width="435" /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27.35pt; line-height: 150%;"&gt;Hari pers nasional membawa perubahan baru di dunia pers &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;, kita tahu bahwa pers di negara kita merupakan pers yang boleh dikatakan sebagai pers yang telah berhasil. Kebebasan pers di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; juga telah ada, namun terkadang masih ada juga yang selalu menyalahgunakan kebebasan pers tersebut sehingga masyarakat sering menganggap profesi wartawan tidak jelas. Oleh karena itu dalam merekrut wartawan sebaiknya setiap media melakukan seleksi agar selain menciptakan tujuan pers yang ada juga dapat menciptakan tanggapan yang positif dari masyarakat mengenai pers.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27.35pt; line-height: 150%;"&gt;Kebebasan pers di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; ini juga belum terlihat secara merata. Di tempat terpencil bahkan dalam &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;medan&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; pertempuran atau daerah-daerah konflik kadang tidak lagi terlihat kebebasan pers bahkan kekerasan terhadap pers semakin banyak. Dengan peringatan hari pers nasional ini para wrtawan dan juga para jurnalis ikin menyampaikan harapan mereka bahwa mereka juga adalah manusia yang memiliki hak selain itu keberadan pers adalah merupakan salah satu pejuang dan pahlawan bagi perkambangan pers.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27.35pt; line-height: 150%;"&gt;Pers di negara kita memang sudah sangat berkembang namun pers kita masih harus banyak belajar dan terus mengasah ketajamannya agar peranan pers dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan mengembangkan pendapat umum dapat terlaksana dengan baik dan jujur tanpa adanya manipulasi informasi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27.35pt; line-height: 150%;"&gt;Pers di Indonesia adalah pers tanggung jawab sosial sehingga dalam kebebasan yang dimilikinya pers harus dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan harus dapat memper tanggungjawapkan segala berita dan informasi yang diliputnya. Kebebasan pers di Indonesia tidak perlu dibatasia oleh begitu banyak peraturan yang terkadang malah membuat pers makin rancuh tetapi cukuplah dengan memciptakan kesadaran akan moral, etika, dan hati nurani insan pers maka kebebasan pers dengan sendirinya akan dibatasi oleh kesadaran tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27.35pt; line-height: 150%;"&gt;By.Olija Racing Team&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 27.35pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6358766707996221436-3980910354469078869?l=putra-tatiratu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://putra-tatiratu.blogspot.com/feeds/3980910354469078869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6358766707996221436&amp;postID=3980910354469078869' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6358766707996221436/posts/de
